
Beberapa hari kemudian setelah acara penyambutan siswa baru berakhir, proses pembelajaran kembali dilakukan, tapi masih ada yang mengungkit tentang acara itu terutama pertunjukan heboh dari kelompok Aria.
Dan beberapa hari lalu Aria banyak di tanyai dan ditawari beberapa pekerjaan walaupun orang-orang itu tahu kalau Aria masih SMA.
Sejak saat itu, kemanapun Aria melangkah saat itu juga orang-orang membicarakan nya, tapi tak kerap juga Aria mendapat tatapan pembasmian oleh beberapa orang.
Aria merasa lelah dengan semua ini, apa dari awal dia menolak saja ya untuk ikut serta.
Huuh...aku rindu komik ku. Hiksss sudah berapa lama aku tidak membaca nya.
Di dalam kelas Aria duduk sendirian karena Su Mi belum datang.
"Kemana anak itu." Aria terus memperhatikan orang-orang yang berdatangan masuk ke sekolah, dia juga melihat ke luar kelas tidak ada yang masuk ke kelas nya lagi sampai bel masuk kelas berbunyi.
Aria masuk dan duduk di meja nya, tanpa Su Mi Aria sendirian. Walaupun banyak orang yang sudah berkenalan dengan nya, tapi Arua hanya dekat dengan Su Mi saja, karena Su Mi mengerti tentang nya.
Tapi akhirnya Aria tahu kenapa Su Mi tidak masuk. Guru kelas nya memberitahukan bahwa Su Mi sakit saat mereka sedang absen.
Aria terkejut dan berpikir ini wajar saja jika Su Mi demam karena selama sebulan penuh persiapan acara kemarin, para anggota osis tidak pernah beristirahat lama. Aria juga menduga ketahanan tubuh Su Mi lemah saat dia memperhatikan betapa lelah wajah Su Mi saat acara dimulai.
Setelah absen, guru tersebut memberikan pelajaran yang sempat terhambat selama sebulan. Tentunya materi yang mereka pelajari berlipat ganda karena harus mengejar ketertinggalan.
Pembelajaran berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya sampai bel pergantian pelajaran berbunyi.
__ADS_1
"Sampai disini saja pertemuan kita. Sampai jumpa besok."
"Yaa." Serempak murid-murid di kelas melepas kepergian guru nya itu.
Setelah melihat guru itu berjarak cukup jauh, suasana kelas berubah total. Dimana tadi nya para siswa sangat sopan dan fokus dalam pelajaran, kini berubah seperti murid SMA biasanya, nakal dan lain-lain.
Biasanya saat seperti ini Aria bercada gurau dengan Su Mi, tapi karena Su Mi tidak ada Aria merasa kesepian.
Tapi sebagai ganti nya Aria membaca komik online nya. Dia sangat suka genre romantis, dia suka dengan karakter-karakter yang kuat dan beberapa tokoh tampan dalam komik terkadang masuk ke imajinasi nya.
Aria suka cerita romantis, tapi tidak suka kalau dia sendiri yang mengalami nya. Tidak...tidak lagi.
Beberapa menit berlalu, guru pelajaran selanjutnya masuk dan Aria menghentikan kegiatan nya.
"Baik anak-anak. Selamat siang dan makan yang banyak ya, supaya kalian cepat besar."
Mendengar perkataan si guru murid kelas 2-B itu tertawa.
"Yaa." Murid-murid itu serempak menjawab dan keluar dari kelas menuju kantin.
Aria pun ikut keluar, perut nya juga sudah keroncongan dari tadi.
Tapi tiba-tiba langkah Aria terhenti saat melihat sosok yang ingin mendekati kelas nya.
__ADS_1
"Apa lagi sih dia." Gerutu Aria saat melihat Lucas yang dengan gaya khas nya berjalan.
"Cihh sok kegantengan." Aria mulai merasa kesal.
"Siapa yang sok kegantengan."
Aria dikagetkan dengan suara yang tiba-tiba berasal dari belakang nya.
Aria berbalik dan melihat siapa sumber suara itu.
"Kau."
"Hai." Sapa Jin Ho.
.
.
.
.
Bersambung!!!
__ADS_1