Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
102


__ADS_3

"Dan aku meminta agar ayah mengirim ku ke luar negri sebagai hadiah ulang tahun. Dia tidak bisa menolaknya karena baru saat itulah aku meminta sesuatu sebagai hadiah, hidup ku tenang selama beberapa tahun sekolah jauh dari keluarga itu, tapi kenyataan nya aku kembali dan bertemu lagi... dengan dia."


Min Ho menjelaskan sedemikian rupa agar Aria mengerti.


Aria sendiri merasa terhormat karena Min Ho membuka diri nya sendiri pada orang lain. Luka terdalam nya dan masa lalu kelam nya yang tidak pernah ia beritahukan pada orang lain tak terkecuali ayah nya.


Aria melihat tangan Min Ho yang gemetaran di pangkuan nya.


Aria menarik Min Ho ke dalam pelukan nya, tentu saja respon pertama Min Ho itu terkejut, tapi karena dia memang butuh sandaran saat ini jadi dia menerima perlakuan hangat Aria saat ini.


"Karena dia juga aku menggunakan kacamata."


Ucap Min Ho pelan, tapi Aria mendengarnya.


"Kenapa." Tanya Aria. Sambil menepuk punggung Aria berulang kali.


"Wajah ini membawa malapetaka bagi ku, aku butuh sesuatu yang bisa menyembunyikan nya, dan aku terpikirkan ide untuk memakai kacamata. Aneh nya tapi beruntung, aku tidak di ganggu oleh nya karena dia merasa kalau aku berbeda dari bayangan nya." Jelas Min Ho sambil tertawa kecil.


Setelah mendengar penjelasan Min Ho yang panjang lebar, Aria benar-benar sudah menduga kalau masalah Min Ho sangat rumit. Tapi dia tidak mengira kalau kasus nya seperti ini, apalagi dia tidak memberitahukan hal itu pada ayah nya.


Sebenarnya setidakpercaya nya Min Ho dengan ayah nya itu sejauh apa.


Jika mendengar cerita Min Ho, memang ayah nya sangat keras bahkan keputusan nya tidak di butuhkan.

__ADS_1


Kalau aku punya ayah seperti itu juga aku tidak akan pernah membuka diri pada nya.


"Maka dari itu, aku ingin kau membantu ku dan dengan mengumumkan mu pada publik aku bisa membuat nya menyerah, mengingat ayah ku juga berniat untuk menjodohkan ku saat aku sudah lulus."


Mendengar itu, Aria terkejut dan melepaskan Min Ho dari pelukannya.


"Apa...?? Apa kalian selalu dijodohkan seperti ini." Tanya Aria.


Bagaimana jika Min Hyuk juga sudah dijodohkan, apa Su Mi bisa menerima nya.


Min Ho cukup terkejut dengn respon Aria, dan dia mengira kalau Aria tidak setuju jika dia dijodohkan.


"Aku juga tidak setuju, memangnya ini zaman apa. Maka nya aku meminta mu untuk tidak melepas ku walaupun kontrak kita selesai." Ucap Min Ho dengan semangat. Dan kemana wajah lesu nya tadi.


"Apa...." Min Ho malah bertanya balik karena bingung.


"Jika kalian semua nya di jodohkan bagaimana nasib Min Hyuk dan Su Mi."


Apa...


Min Ho tak habis pikir, Aria bahkan memikirkan orang lain saat dia menceritakan keluh kesah nya.


"Hei fokus, ini masalah kita berdua, jangan bicarakan orang lain." Pinta Min Ho.

__ADS_1


"Ehmm haha baiklah."


"Jadi inti nya aku ingin kau menjadi pacar palsu ku agar ayah berhenti menjodohkan ku dengan orang lain dan menjadi tameng ku dari wanita menyebalkan itu. Kita berdua sama-sama punya keperluan dalam kerja sama ini, tapi beda nya kerja sama ku ini tidak memiliki batas waktu."


"Yang bisa mengakhiri hubungan kita hanyalah aku, mengerti."


Mendengar penjelasan Min Ho tentu saja ini beresiko, tapi karena dia sudah berjanji, jadi dia tidak bisa melepaskan Min Ho begitu saja.


"Baiklah, dan anggap ini sebagai pelunasan hutang ku."


Aria mengungkit masalah hutang nya, tapi Min Ho tidak keberatan karena ini juga membantu.


"Baik." Ucap Min Ho sambil tersenyum dan menarik Aria dalam pelukannya.


.


.


.


.


Bersambung!!!

__ADS_1


__ADS_2