Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
176


__ADS_3

"Bukankah kau terlalu memaksa." Ucap Hou Gae dengan wajah serius.


Aria cukup terkejut dengan tingkah Hou Gae saat ini.


"Apa." Tanya Min Ho.


"Aku bilang apa kau tidak terlalu memaksa, dia sudah bilang tidak mau, tapi kau tetap saja." Jelas Hou Gae dengan tangannya masih menggenggam tangan Min Ho sampai-sampaj Aria membayangkan hal yang memang mustahil terjadi.


*Bayangan Aria.


"Kenapa kau tidak mengajak ku juga." Tanya Hou Gae dengan wajah yang memelas.


"Maaf, tapi aku tidak bisa bersamamu, karena cinta kita tidak akan pernah di restui, dan aku sudah di jodohkan dengan dia." Jelas Min Ho sambil meratapi nasib nya yang malang.


*End


"...ria."


"Aria." Panggil Min Ho.


"Ya." Jawab Aria cepat.


"Apa yang sedang kau pikirkan." Tanya Min Ho.


"Hm~, bukan apa-apa." Elak Aria sambil menggoyangkan tangan nya yang bebas.


Bisa-bisanya aku memikirkan hal seperti itu.. Hahahah...

__ADS_1


Min Ho keheranan dengan Aria yang yang senyum-senyum sendiri, sementara urusannya dengan Hou Gae belum selesai.


"Maaf, jika ini mengganggu, tapi kami memiliki hubungan sehingga saya memiliki hak untuk membawa nya, dan ini bukan memaksa." Ucap Min Ho yang membuat Hou Gae tidak dapat berbicara lagi.


Dan dia juga membuat Hou Gae melepaskan tangannya dari nya.


Tapi entah kenapa perasannya mengatakan kalau 'hubungan' yang di maksud bukanlah hubungan biasa melainkan sesuatu yang istimewa.


Saat Hou Gae hendak berbicara lagi, tiba-tiba Mou Gae datang dengan memegang bahu saudara nya.


"Kak, ayo pulang." Ajak Mou Gae lalu melihat Min Ho.


Hou Gae terdiam sebelum menjawab ajakan adiknya itu.


Dia melihat ke arah Aria yang juga melihat nya.


Akhirnya Hou Gae menerima ajakan saudara nya dengan berat hati.


"Baiklah, maaf jika saya telah berbicara kasual dan mengganggu waktu nya. Saya pergi dulu, sampai jumpa besok, Aria." Ucap Hou Gae dan berpamitan dengan Aria dan Min Ho.


Aria membalas kepergian Hou Gae dengan lambaian tangan, dan saat keduanya sudah berjarak cukup jauh, Aria menarik tangan Min Ho yang menggenggam nya.


"Seharusnya kau tidak boleh berbicara begitu." Gerutu Aria.


"Memangnya kenapa, dia sendiri yang ikut campur." Ucap Min Ho tidak mau tahu.


"Itu salah mu sendiri karena terlalu memaksa lagipula kau kan memang memaksa ku." Ucap Aria dan melepaskan tangan nya dari Min Ho.

__ADS_1


Min Ho terdiam saat Aria membelakangi nya karena sedang melepaskan kunci pada sepeda nya.


Tapi setelah nya Aria mendapat serangan mendadak.


"M.. Min Ho."


Aria terkejut karena Min Ho mendadak memeluk nya dari belakang.


"He... hei ini di sekolah, apa yang kau lakukan." Aria menepuk-nepuk tangan Min Ho yang melingkar di perut nya dan berusaha untuk melepaskan, tapi nihil Min Ho tidak mau melepaskan nya, dan tentu saja mereka berdua menjadi tontonan untuk anak-anak yang masih berada di sekolah.


Bukannya melepaskan dan paham akan situasi, Min Ho malah memperburuk dengan membenamkan kepala nya di belakang Aria.


"Baik, baik baik aku akan pulang dengan mu jadi lepaskan." Akhirnya Aria mengalah.


Dan seperti yang sudah di duga wajah Min Ho langsung sumringah dan kembali menggenggam tangan nya.


"Okee~." Min Ho menuntun Aria menuju mobil nya dan karena ulah nya tadi sepanjang jalan mereka di tatapi oleh orang-orang terutama Aria yang harus menutup wajah nya karena malu.


*Haa b*enar-benar....


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung!!!


__ADS_2