
Sohyu terperanga tidak percaya dengan apa yang di lakukan Min Ho dan teman-temannya. Merasa malu sudah pasti, selain dari di ketahui watak asli dirinya, Sohyu lebih malu karena sekarang para dosen dan rektor beserta seluruh mahasiswa ikut melihat tingkah buruk nya.
Dengan baju yang sudah compang camping, rambut berantakan, serta apa yang mereka tonton tadi membuat ekspektasi tinggi nya hancur.
Muka Sohyu memerah memendam malu, dia terus menunduk sambil mengepalkan tangan.
Apa yang sudah aku lakukan...
Jika seperti ini aku sama saja...ibu senang sekali saat aku bisa mengikuti pertukaran ini.
Aku menghancurkan kebahagiaan nya saat dia tahu apa yang terjadi.
Min Ho, Jin Ho, dan Jeffrey melihat setetes demi setetes air mata Sohyu terjatuh di atas tangan nya.
Hati nurani mereka memang berkata agar menolong nya, tapi melihat tindakan kurang ajar nya tadi, mungkin ini merupakan hukuman pas untuk nya.
...maaf Sohyu aku bukannya tidak memiliki hati nurani untuk membantu mu, hanya saja aku ingin kau menyadari jika bekerja bersama ibuku maka inilah balasan nya.
__ADS_1
Namun, aku juga tidak bisa sepenuhnya menyalahkan mu, karena kau seperti ini karena perintah ibu. Min Ho.
Sedikit demi sedikit kerumunan itu pergi dengan meninggalkan segala cacian maki, dan pihak tinggi kampus pun meminta Sohyu agar segera menghadap mereka.
Yang paling terakhir keluar yaitu ketiga orang yang sudah membuatnya seperti ini.
"Kenapa kalian belum keluar juga." Tanya Sohyu
dengan suara bergetar dan masing duduk meringkuk di lantai yang dingin.
Dan saat di tanya ketiga nya hanya diam hingga membuat Sohyu kesal.
Jeffrey yang tidak tahu apa yang sedang Sohyu katakan lebih memilih mengikuti Ho bersaudara. Dia tidak bisa meminta Sohyu untuk berbahasa inggria di lihat situasi sekarang.
Namun, saat ingin melangkah keluar tiba-tiba Jeffrey di kagetkan oleh Min Ho yang mengambil jaket nya.
"Heii, apa yang...(bahasa inggris)."
__ADS_1
Jeffrey hendak menyusul Min Ho , tapi di halang oleh Jin Ho.
Min Ho merebut jaket Jeffrey untuk di pakai oleh Sohyu, karena dia kasihan jika gadis itu kedinginan karena pakaian nya sudah hancur.
Dan saat meletakkan jaket itu di bahu Sohyu, Min Ho berkata....
"Jika kau menyesali apa yang kau perbuat, maka jangan pernah bekerja seperti ini lagi. Kau tidak tahu nilai diri sendiri hingga memutuskan bekerja untuk seseorang yang bahkan musuh terbesar ku.
Dan ku beri penawaran, jika kau memang menyesali perbuatan mu maka aku akan memberi surat rekomendasi dari ayah ku untuk mu di kampus lain."
Selesai dengan urusan nya, mereka bertiga pun pergi meninggalkan Sohyu seorang yang bahkan tidak berani untuk bergerak.
Kau harus kuat Sohyu, masih ada kesempatan untuk berubah. Instropeksi maka kau bisa membahagiakan ibu mu..tapi pertama aku harua menyelesaikan urusan dengan para pihak kampus dan juga dengan orang yang membuat ku jadi begini.
Sohyu akhirnya bangkit berdiri, dia menggenggam erat lengan jaket dan bertekad untuk mengakhiri semua nya.
"Aku akan menghubungi Nyonya Ho nanti. Aku akan putuskan segala hubungan ku dengan Nyonya Ho yang artinya juga aku harus kembalj ke KorSel." Gumam Sohyu dalam langkah nya keluar dari perpustakaan.
__ADS_1
..."Bersambung"...