
Sementara Min Ho yang masih berusaha menjatuhkan pion ibu tirinya itu, dan Aria yang berada di negara berbeda yaitu Korea Selatan masih menjalani kehidupan nya yang normal dan seperti biasanya.
Dia hanya merasa bosan karena setiap berkumpul bersama Su Mi dan Mi Hyuk mereka terus bermesraan tanpa menghargai Aria yang hanya di anggap obat nyamuk.
"Ekhh.. lama-lama bisa gila aku." Keluh Aria di sela waktu belajar kelompok nya dengan teman dari sekolah Futodra nya.
Bunny, dan Gae bersaudara melihat satu sama lain sambil bertanya-tanya lewat batin mereka.
"Kau kenapa." Tanya Bunny.
Sebelum menjawab pertanyaan temannya itu, Aria melihat Bunny dengan lama sampai membuat yang di tatap salah tingkah.
"Ap...apa?." Tanya Bunny dengan cepat sambil menyilangkan kedua tangan nya di dada.
Aria mendekatkan wajah nya sambil berkata.
"Apa kau pernah pacaran." Tanya Aria membuat mereka semua terkejut.
Mata Bunny terbelalak mendengar pertanyaan Aria pada nya, tapi dengan santai dia menjawab.
"Kalau itu sih aku tentu saja pernah, dan apa kalian tahu..."
"Bahkan pacar ku tidak hanya satu.. hahahha." Lanjut Bunny membuat semua nya tercengang, terutama Mou Gae.
__ADS_1
"Astaga Bunny.. Kau serius." Tanya Aria merasa cemas sambil melihat mimik wajah Mou Gae yang seperti nya tidak dapat di baca.
"Tentu saja serius. Kau tahu orang-orang yang punya prinsip pacar tidak cukup satu karena mereka berpikir jika salah satu pacar mereka memutuskan mereka ataupun bertingkah buruk di belakang, maka itu tidak akan dijadikan penyesalan, karena kami masih memiliki cadangan." Jelas Bunny dengan nada penuh kebanggaan sambil menepuk-nepuk dada nya.
"Mm.. anu Bunny tadi nya aku ingin menceritakan masalah ku, tapii...seperti nya ada masalah lain yang tercipta saat kau...menjelaskan percintaan mu." Ucap Aria masih cemas dengan Mou Gae, begitu juga Hou Gae yang tahu bahwa saudara nya itu menyukai Bunny, dan saat tahu kelakuan percintaan Bunny seperti itu apa yang kira-kira di pikirkan Mou Gae saat ini.
"Hm? Masalah apa." Tanya Bunny benar-benar tidak tahu.
Aria melihat Hou Gae menggelengkan kepala nya tanda jangan memberitahu.
"..."
"Aku keluar sebentar." Mou Gae pamit dan izin keluar dari ruangan belajar mereka.
Aria berteriak dalam diam sambil menghempaskan kepala nya ringan ke meja, sampai membuat Bunny heran.
.
.
.
{ California City }
__ADS_1
"Ehemm... bagaimana hari ini." Tanya Min Ho pada adik nya saat dia sudah selesai siap-siap untuk pergi ke kampus.
"Jika ada gadis yang tidak mengenal kakak sama sekali pasti cara ini berhasil, tapi karena gadis pion satu ini sudah tahu wujud asli kakak mungkin itu penyebab dia tidak mempan dengan cara ini." Jelas Jin Ho.
Min Ho melihat penampilan nya di pantulan cermin.
"...kau benar."
Min Ho melepaskan kacamata, merapikan rambut, dan mengganti pakaian nya dan kembali melihat diri sendiri lewat cermin.
"Kenapa aku bisa setampan ini, tapi kenapa menarik perhatian Aria begitu susah ya." Keluh Min Ho membuat Jin Ho yang mendengar nya kehilangan kata-kata untuk menjawab.
"Baiklah, kak. Jika sudah selesai ayo kita berangkat, karena misi kita hari ini melumpuhkan pion lawan dan meregangkan posisi ratu nya." Jelas Jin Ho, terlihat semangat membara terpancar lewat dirinya, sampai membuat Min Ho tertawa.
"Haha... dari mana kau belajar kata-kata seperti itu."
"Hehe..biar saja, makin dewasa kita harus semakin puitis."
.
.
.
__ADS_1
..."Bersambung"...