
Aria menjauhi area pantai dan pergi ke penginapan. Di lihat dari jaug, seperti nya penginapan cukup nyaman jika ingin istirahat.
Tapi kenapa rasanya sepi sekali ya.
Aria kembali melihat ke arah pantai yang penghuninya tidak ada lagi.
"Cepat sekali orang-orang itu pergi, padahal aku perginya juga tidak lama."
"Tapi dia dimana dia sih."
Aria terus berkeliling mencari sosok Su Mi, dia telah mencari sepanjang pantai tapi nihil, dan untuk sekarang dia mencari ke penginapan.
Aria terus melangkah, tapi tiba-tiba dia berhenti.
Bagaimana jika aku bertemu dia lagi. Aku tidak tahu mau merespon seperti apa...
Akhh sudahlah pikirkan saat bertemu dia saja.
Aria kembali melangkah dan sampai di depan penginapan dia melihat di dalam penginapan telah ramai orang-orang yang berkumpul.
Emm ada apa itu.
Aria masuk ke penginapan dan dia merasa terbebani saat orang-orang melihat ke arah nya.
"Nah ini Aria." Ucap salah satu guru yang ada di situ.
Aria tidak tahu apa yang terjadi, tapi karena canggung dia hanya tertawa saja.
"Ohh ini."
__ADS_1
Dengan nada yang terkesan meremehkan Nyonya Ho padahal sudah mengenal Aria, tapi beliau sengaja mencari Aria lewat guru agar-agar orang mengenal Aria, jika saja suatu hari keadaan Aria memalukan maka itu akan sangat menyakitkan bagi Aria sendiri.
"Aria, perkenalkan beliau adalah direktur yayasan sekolah X." Guru tersebut membawa Aria masuk ke dalam karena melihat Aria yang masih mematung di luar.
Aku sudah tahu.
Aria merespon senormal nya saja, berjabat tangan dan tersenyum.
Setelah selesai bercengkrama, para siswa kembali ke tempat nya masing-masing. Ada yang memilih menetap di penginapan, ada yang kembali keluar.
Aria tidak melihat kehadiran Min Ho, hanya Jin Ho saja yang bersama ibu nya tadi.
Ya, dia juga tidak peduli buat apa peduli dengan urusan orang yang tidak ada hubungan dengan diri sendiri.
Aria memilih pergi ke kamar, merehatkan badan dari kepenatan yang ada.
Brukk...
Aria terus menikmati kesejukan di kasurnya sehingga tanpa ia sadari dia pun terlelap. Dia melupakan tujuan nya, yaitu mencari Su Mi yang keberadaan nya masih belum dia ketahui.
.
Pagi berganti siang. Sekarang sudah pukul 13.00 (waktu korea), Aria masih belum bangun, tapi sepertinya saat dia terbangun nanti dia akan dikagetkan dengan sesuatu yang menyebalkan.
Siang telah berganti sore, langit senja di pantai adalah momen paling dicari semua orang oleh sebab itu saat ini penginapan terlihat sepi.
Sementara Aria baru mulai membuka mata dari tidur panjang nya.
"Hmmm...jam berapa ini." Ucap Aria pelan sambil meraih ponsel di meja dekat kasur.
__ADS_1
Begitu melihat jam yang sudah pukul 15.00 (waktu korea), mata Aria langsung terbelalak.
"Astaga sudah berapa jam aku tidur." Aria bergegas turun dari kasur dan mengambil handuk nya, kemudian dia pergi ke kamar mandi.
Ahh kepala ku pusing karena tiba-tiba bangun.
Aria menghabiskan waktu cukup lama di kamar mandi. Setelah merasa cukup dia pun keluar dan masuk ke kamarnya.
"Wah lihat ini."
Aria menghampiri tas nya yang sudah terpisah dari isi nya.
"Kenapa aku tidak melihat nya tadi ya." Aria bingung kenapa dia tidak melihat tas yang sudah seperti ini tadi.
"Apa karena aku terlalu tergesa-gesa dan tidak sempat untuk melihat...akh sudahlah."
Aria menyikapi hal ini dengan tenang, dia tidak merasa marah ataupun kesal karena hal ini sering dia dapatkan saat dia belum berubah dulu.
"Ohh ya nanti malam aku masak apa ya."
Setelah mengemas barang nya kembali dan telah berpakaian, Aria pun pergi ke luar penginapan.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung!!!