
Sore berganti malam, semua siswa sudah selesai membersihkan diri dan bersiap-siap untuk istirahat dan menyambut indah nya hari besok.
Sekarang semua siswa berkumpul jadi satu di ruangan tengah penginapan, bersama para guru mereka duduk rapi dan mendengarkan apa yang akan guru nya jelaskan.
"Baiklah anak-anak untuk malam ini kalian semua nya harus istirahat penuh, jangan ada yang keluar dari penginapan ini. Jika kalian menaati ini, besok kita akan bermain permainan yang seru. Mengerti?." Jelas seorang guru.
Semua murid mengangguk dan mengiyakan penjelasan guru nya, sebenarnya tanpa di ingat pun mereka sudah kelelahan dan ingin segera menyambut keempukan kasur mereka.
Setelah di rasa cukup, para guru membubarkan kumpulan dan langsung memasuki kamar nya.
Kamar laki-laki dan perempuan terpisah walaupun masih dalam satu penginapan.
Aria dan Su Mi harus berpisah meski kamar mereka bersebelahan, tapi karena Aria masih belum akrab dengan orang selain dari yang sudah di kenali nya, dia merasa kesepian.
Saat memasuki kamar Aria melihat Mi Na dan geng nya sedang bercanda ria, Aria tidak merisaukan mereka dia malah langsung menaiki kasurnya dan tertidur lelap.
"Apa dia sudah tidur." Tanya salah satu teman Mi Na.
"Jika dilihat dari napas nya yang tenang seperti itu, sepertinya sudah." Jawab Mi Na yang sedang melakukan perawatan pada wajah nya.
"Apa dia tidak perawatan."
"Sstt...dia mana ada uang untuk membeli perawatan mahal seperti ini." Bisik salah satu teman Mi Na, entah bagian mana yang lucu tapi mereka tertawa walaupun pelan, karena tidak mau mengganggu orang lain.
__ADS_1
"Sudah cukup, ayo tidur, dan juga jangan bergosip itu tindakan jahat." Ucap Mi Na sok suci.
"Baiklah baiklah, kau memang yang terbaik Mi Na, tidak salah banyak orang yang menyukai mu."
Akhirnya mereka tenang dan beberapa saat kemudian terlelap.
Sementara Aria malah membuka mata nya.
Bagus sekali. Hah kapan-kapan saja aku meladeni kalian, setidaknya aku tahu bagaimana membedakan mana orang yang baik dan mana yang jahat.
Aria tertidur kembali sambil tersenyum.
.
Karena jauh dari jalan raya, saat ini tidak terdengar bunyi kendaraan apa pun. Hanya terdengar suara cicit burung dan angin khas pagi hari yang berhembus melewati ventilasi yang terdapat di setiap kamar.
Setelah selesai mandi, dengan perlahan Aria membuka pintu kamar nya dia melihat yang lain masih nyenyak, bahkan sampai mendengkur.
Aria tidak bisa menahan kelucuan ini, dia tertawa pelan tanpa harua membangunkan orang-orang ini.
Aria menghampiri ransel nya dan memakai pakaian khas untuk musim panas, yaitu jumpsuit dengan model yang pendek di sertai dengan kardigan tipis yang setidaknya menutupi tubuhnya dari hembusan angin pagi.
Aria membiarkan rambutnya digerai.
__ADS_1
Setelah merasa siap, Aria pergi keluar daei penginapan yang nampak nya beberapa orang juga sudah ada yang bangun.
Dia berjalan dengan lambat agar bisa menikmati suasana saat ini.
"Haaa..segar sekali." Aria menghirup dalam angin pagi dan rasanya benar-benar sejuk di dalam tubuh.
Dengan riang Aria melangkah menuju pantai. Setelah tiba, Aria berdiri tanpa melakukan apapun, dia hanya memandangi luasnya lautan dan terbuai dalam lamunan. Aria memejamkan mata nya sambil kedua tangan disilang didepan dada.
Astaga, ini menyenangkan sekali.
"Bukankah enak disini."
Tanpa Aria membuka mata, dia tahu itu siapa karena dari suara nya saja dia kenal.
"Ya. Sangat sangat enak." Aria tersenyum senang dengan keadaan masih sama.
Min Ho ikut tersenyum melihat Aria yang terlihat bahagia.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung!!!