
"Hai gendut." Panggil seseorang di belakang Aria dan Min Ho.
Merasa bukan memanggil salah satu dari mereka, lantas panggilan itu pun mereka abaikan.
Tapi karena merasa di abaikan, seseorang itu pun kembali memanggil bahkan menghadang jalan Aria dan Min Ho.
"Heii gendut." Panggil nya dengan wajah kesal.
Aria dan Min Ho memandangi satu sama lain dan terlihat kebingungan.
Aria menyikut lengan Min Ho.
"Kau gendut, Min Ho." Ucap Aria dengan wajah polos.
Merasa di katai gendut, Min Ho pun mendengus.
"Haah, aku?... Lihat dari mana kalau aku ini gendut. Hei kau, apa aku gendut di mata mu."
Min Ho menunjukkan tubuh nya yang tegap. Memang benar apa yang dia katakan, tubuh nya bagus, karena dia sering olahraga. Min Ho melihat tajam ke siswa yang memanggil gendut tadi.
"Haa... apa, maksud saya bukan anda Ketua, tapi dia, dia si gendut itu." Ucap siswa tersebut sambil menunjuk Aria.
"Aku?." Tanya Aria santai sambil menunjuk diri sendiri.
"Hei mata mu itu bagian mana yang melihat Aria gendut." Tanya Min Ho datar. Mata nya yang tajam terpampang jelas karena tidak menggunakan kacamata.
"Itu... itu saya lihat di papan pengumuman."
__ADS_1
Siswa tersebut pergi begitu saja, karena tidak mau di lihat Min Ho sebegitunya. Membuat dia merinding saja.
"Papan pengumuman?." Gumam Aria.
"Ayo kita lihat." Ajak Aria dan Min Ho pun menyetujui nya.
Aria dan Min Ho pun melangkah menuju papan pengumuman berada.
Dan saat sudah mendekati, tempat itu sudah dipenuhi banyak orang, tapi saat salah satu siswa melihat kedatangan Aria dan Min Ho mereka pun membukakan jalan sambil berbisik.
Aria kebingungan dengan situasi sekarang, tapi jika melihat ada siswa yang sampai memanggilnya gendut ada kemungkinan jika rahasia nya di ketahui.
Tapi dia tidak mengira kenapa baru sekarang orang baru heboh dengan perubahan nya.
Dan benar saja, sekarang Aria dan Min Ho sama-sama melihat dua foto yang berdampingan.
Dimana satu foto terdapat seorang gadis gendut, dan satu nya lagi gadis yang sama dengan perubahan yang memukau.
"Heii siapa yang menempeli foto ini." Ucap Aria tenang.
Min Ho masih sibuk melihat foto yang gadis gendut, sampai sesaat kemudian.
"Pftt hahaha waah kau lucu sekali." Gelak Min Ho. Dia bahkan sampai menarik foto itu dan segera menyimpannya.
"Apa yang kau lakukan, serahkan padaku." Pinta Aria.
"Kenapa?. Ini lucu dan ini punyaku." Ucap Min Ho dengan gelak yang belum juga berhenti.
__ADS_1
"Hah, itu punyaku, biar aku simpan, setidaknya aku punya kenangan akan masa lalu."
Aria terus menengadahkan tangan pada Min Hi meminta foto nya.
Mereka bahkan tidak peduli dengan orang sekitar yang sedang memperhatikan mereka.
Sampai kedatangan orang yang tak asing menghentikkan bercandaan mereka.
"Rupanya kau sungguh tidak tahu malu, ya." Ucap Nyonya Ho. Beliau melihat Aria dari bawah sampai atas.
"Sungguh tidak berkelas. Min Ho berikan fotonya padaku." Nyonya Ho meminta foto yang Min Ho simpan tadi.
"Apa yang kau katakan? 'tidak berkelas'?." Bukan nya menuruti apa yang ibu nya mau, Min Ho malah memberontak dan menarik perhatian orang lain.
"Kau, ikut aku ke ruang guru." Nyonya Ho menunjuk Aria dan meminta nya untuk ikut dengan nya.
Tapi Min Ho tidak akan membiarkan Aria sendiri menghadapi wanita serigala itu, jadi dia mengikuti Aria di belakang.
Semua orang yang ditinggalkan terdiam seribu bahasa. Semua foto sudah di ambil, dan mereka terus berpikir bagaimana Aria bisa berubah.
Apa yang gendut tadi sungguhan Aria?
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung!!!