Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
103


__ADS_3

{Hari Festival Sekolah}


Beberapa minggu yang lalu, Aria dan Min Ho sepakat untuk terus menjalani hubungan kerja sama mereka. Entah masalah Aria ataupun masalah Min Ho akan selesai jika Min Ho sendiri yang menginginkan nya, dengan arti lain sekarang perjanjian yang di buat Aria sama sekali tidak di gunakan lagi, kecuali beberapa poin masih mereka taati.


Sekarang sekolah juga sedang ramai-ramai nya Aria dan Min Ho juga sulit untuk bertemu karena masing-masing mereka menyiapkan diri sendiri dengan tugas mereka.


Walaupun begitu mereka masih sering bertanya tentang keadaan masing-masing melalui pesan ponsel.


Min Ho juga memenuhi janji nya untuk ikut serta dalam pertandingan basket, tapi untuk bagaimana keadaan Min Ho selama pertandingan membuat Aria di hantui rasa penasaran.


Bagaimana penampilan nya, ya. Jika diperhatikan saat aku membuka kacamata nya waktu itu....


Aaaaa tampan sekali astaaggaa...


Tapi nanti dia akan terlihat tampan oleh semua orang...?


Haaa apa yang aku pikirkan, dia terlihat tampan bagaimanapun kelihatan nya.


"Huuuu...tenang Aria, kendalikan dirimu dan fokus dengan tugas mu." Gumam Aria. Aria mengibas-ngibas wajah karena kepanasan.


Tapi perut ku kedinginan.


Rasanya tidak nyaman...


Aria menyentuh bagian perut nya yang terbuka karena pakaian mereka ini terbuka di bagian itu. Dan Aria juga tidak pernah memakai pakaian terbuka seperti ini.



Tapi lamunan nya buyar saat teman se tim nya berbicara.

__ADS_1


"Ehhemm, siapa disini yang nanti nya menyemangati kekasih nya sendiri, wahh kalau aku jadi Min Ho aku pas~ti sangat bersemangat." Canda salah satu teman yang ikut serta tim pendukung.


Aria hanya tertawa paksa, dia menyembunyikan rasa malu nya dengan memalingkan wajah.


"Hahaa apa ini, Aria kau malu."


Benar-benar suka sekali mereka mencandai Aria, dan Su Mi juga mampir sebentar ke ruang dimana Aria berada.


"Bagus sekali pakaian kalian." Ucap Su Mi yang memerhatikan penampilan tim pendukung satu persatu.


Dan pandangan Su Mi terhenti di Aria.


"Aku yakin Ketua akan banyak mencetak poin Aria." Canda Aria dengan anda menggoda sambil menepuk-nepuk pundak Aria.


Mendengar perkataan Su Mi semua orang tertawa, kecuali beberapa orang.


"Baiklah semua kalian sudah siap." Tanya Su Mi.


"Baiklah, kalian masuk dulu ke lapangan, sebentar lagi pertandingan akan di mulai."


"Dan Aria... semangat ya."


Sebelum pergi Su Mi menyemangati Aria terlebih dahulu.


Aria mengangguk dan mengajak tim nya pergi.


"Ayo." Ajak Aria.


.

__ADS_1


Di lapangan basket (indoor) ini tidak dikhawatirkan lagi jika pemainnya kepanasan terkena panas matahari, walaupun tidak terlau panas. Tapi memang lapangan indoor lebih bagus.


Dan disinilah Aria sekarang hal tak terduga dia bisa masuk ke tim pendukung, jika menilai kondisi nya saat itu maka hal ini termasuk hal mustahil.


Aria mengedarkan pandangan nya saat mulai memasuki lapangan. Melihat tim pendukung sekolah nya datang, semua orang bersorak.


Aria hanya kebingungan kenapa mereka juga ikut di soraki.


Melihat kursi yang berjejeran Aria tahu kalau itu untuk mereka, dan tanpa di beritahu pun mereka duduk di kursi itu.


Sesaat setelah mereka duduk, penonton kembali berteriak saat melihat pemainnya masuk.


"Wahh apa itu Ketua Osis." Penonton riuh karena melihat sosok yang mereka ketahi berpenampilan asing.


"Iya itu Ketua... Waahhhh tampan sekali."


Mendengar nya, Aria pun ikut mencari sosok Min Ho.


Menggunakan pakaian basket dengan rambut yang di turunkan, dan...tidak pakai kacamata.


"Waahh."


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung!!!


__ADS_2