Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
106


__ADS_3

Semua orang yang melihat momen itu, sangat sangat sangat iri dengn keberuntungan Aria. Sehingga hal ini menyebabkan banyak nya orang tidak menyukai Aria.


"Aria." Panggil teman tim Aria.


"Ya."


" Kau sungguh beruntung, temann."


Dengan rengekan kecil nya, dia pun memeluk Aria dengan erat.


Sementara Aria tidak tahu mau merespon apa, jadi dia hanya menerima tangisan kecil itu sambil tertawa kecil.


.


"Apa ini, apa iniiii." Teriak mc. Dia melihat papan skor yang menyatakan kalau sekolah X kurang 2 poin dari sekolah lawan. Karena sepertinya tenaga mereka hampir habis.


"Wahh sekolah Y menang dua poin dari sekolah X. Apa para pemain sekolah X sudah kelelahan. Yaa, seperti nya begitu jika melihat napas mereka yang sudah terengah-engah di tambah lagi tidak ada nya pemain cadangan."


"Ini buruk sekali, apa ini awal kekalahan untuk pemain basket sekolah tercinta kita."


Penonton dari kubu lawan bersorak riang, mereka senang karena lawan mereka sudah kelelahan.


Sementara pemain mereka masih punya cukup tenaga, karena memiliki pemain cadangan. Sehingga pemain inti bisa istirahat selama beberapa menit, dan inilah kelebihan mereka.


Aria yang melihat kejadian itu merasakan bagaimana lelah nya pemain mereka.


"Astaga mereka kasihan sekali." Ucap Aria khawatir.


"Benar, kalau begini terus kita bisa kalah. Tenaga kita juga terkuras karena terus bergerak dari tadi." Cemas teman tim Aria.


Dia benar... bagaimana ini...


Aria melihat bagaimana saat ini ekspresi pemain nya, Jin Ho yang benar-benar sudah bermandikan keringat, Lucas yang sudah terengah-engah, dan Min Ho beberapa kali menutup mata untuk mengambil napas panjang, pemain lainnya juga sama.

__ADS_1


"Apakah poin dari sekolah X bisa mengejar ketertinggalan nya, mengingat waktu yang tinggal 5 menit lagi." Ucap mc membuat semua orang khawatir tentang nasib sekolah mereka.


Aria juga tidak bisa berbuat apa-apa, waktu nya sangat singkat jika ingin mencari bantuan.


Tapi dengan semangat yang belum padam tim basket sekolah X kembali memulai permainan nya saat wasit meniupkan peluit nya.


Cukup satu satu bola dengan poin yang sama atau lebih tinggi dari lawan, maka tim sekolah X akan terselamatkan.


Di saat-saat tenaga nya hampir habis, Min Ho menerima teriakan yang akan membuat nya kegirangan.


Hah... hah aku sudah tidak sanggup lagi...


Min Ho menekan lutut nya dan mengambil napas cepat.


Tapi kemudian dia mendengar teriakan....


"Min Hooo, jika kau berhasil mencetak poin dan menang, aku akan memberi mu hadiah." Teriak Aria memecah suasana yang tadi nya tegang.


"Apapun itu akan aku turuti." Teriak Aria lagi.


Min Ho tersenyum, entah kenapa rasa nya semangat nya kembali tercipta hanya karena perkataan Aria.


Semua orang yang melihat dan mendengar hanya diam, dan sesaat kemudian ricuh karena ikut menyemangati tim nya.


"Iyaaa, menanglah maka sekolah juga akan menuruti keinginan kalian." Sorak penonton, mereka asal berbicara tanpa berpikir, padahal guru nya juga ada disana.


"Apa yang kalian bicarakan. Sekolah tidak janji...." Ucapan guru yang menonton terhenti karena melihat tatapan nanar siswa nya.


"Baiklah."


Guru tersebut berdiri dan berteriak....


"Jika kalian menang maka guru akan mentraktir kalian makanan mahal." Teriak guru itu yang juga di sambut girang siswa nya.

__ADS_1


Aria yang baru menyadari kalau disini ada guru, berpikir.


Apa yang aku lakukan... guru melihat nya, semuanya dari awal sampai akhir....


Kenapa aku tidak sadar. Boddoh....


Mendapat dukungan sebesar itu, tim nya kembali semangat. Min Ho sebagi kapten dengan tegas memberikan anggota nya arahan.


Wasit kembali meniupkan peluit nya dan permainan dimulai kembali.


Min Ho merebut bola dari tangan Jaejun dan melemparnya ke Jin Ho.


Para anggota bergantian mempertahankan dan mengoper bola sampai bola tersebut ada di tangan Min Ho.


Karena waktu nya hampir habis, Min Ho melempar bola dengan jarak yang masih jauh dari ring.


Bolanya melambung ke atas, melewati siapa saja di bawah nya, banyak tangan yang ingin menyentuh bola itu, tapi tidak tersentuh.


Dan akhirnya....


Pritttt....!!


"Yaaaaaa masuk, pemenangnya ialah sekolah X."


.


.


.


.


Bersambung!!!

__ADS_1


__ADS_2