
Sehari sebelum uji test di laksanakan, Aria di tantang Hou Gae untuk ikut bertaruh siapa yang akan mendapat nilai tertinggi, tapi Aria langsung menolak mentah-mentah permintaan Hou Gae.
"Tidak."
"Apa kau tidak mau menyandingkan bakat mu itu dengan orang lain, Aria." Hou Gae masih berusaha meruntuhkan benteng Aria.
"Itu tidak perlu." Ucap Aria yang saat ini dengan santai menyeruput minuman nya.
Sudah dari tadi entah kenapa Hou Gae terus mendesak Aria agar ikut bertaruh, sementara Mou Gae dan Bunny hanya melihat usaha nya yang sia-sia itu tanpa mau ikut campur.
"Hei, kenapa dia tidak lelah seperti itu terus." Bisik Sunny pada Mou Gae.
"Tidak tahu, tapi sebenarnya aku juga sama seperti Hou Gae, aku juga penasaran tentang seberapa hebat nya Aria itu." Ucap Mou Gae menatap lurus dimana Aria dan Hou Gae beradu mulut.
Yahh memang siapa yang tidak penasaran tentang ini, walaupun tidak pernah menunjukkan Bunny pun sebenarnya sama penasaran nya.
"Mm Aria." Panggil Bunny.
"Hm?."
"Itu... bagaimana jika kau coba saja, jika kau menang kau bisa membuat orang itu bertekuk lutut pada mu." Usul Sunny sambil menunjuk-nunjuk Hou Gae yang mulai kesal.
"Lihat, jika aku menang apa kau menerima permintaan ku begitu saja, kau yakin kau bisa menanggung nya?." Tanya Aria pada Hou Gae.
__ADS_1
"Heh... memang nya siapa yang akan kalah, aku selalu menjadi pemilik nilai terbaik di kelas, dan kau jangan harap bisa mengambil posisi itu." Ucap Hou Gae dengan sombong nya.
Tapi saat mendengar itu, Aria merasa mungkin tidak buruk dan perkataan sombong Hou Gae barusan membuat nya ingin mengerjainya.
Siapa tahu mungkin saja dia menang dan dia juga akan melihat bagaimana reaksi Mou Gae saat itu.
"Begitu... baiklah aku ikut." Ucap Aria membuat Hou Gae senang.
"Bagus bagus, sekarang kita tunggu satu orang yang juga ikut dalam pertaruhan ini." Ucap Hou Gae. Dia memang sedang menunggu teman nya itu untuk berkumpul bersama.
Saat melihat sosok jauh dari teman nya itu, Hou Gae melambaikan tangan nya.
"Hai semua." Sapa Seok Min dengan senyum merekah nya.
Semua orang membalas sapaan Seok Min.
"Kau masih ingat taruhan kita." Tanya Hou Gae.
"Tentu."
"Nah tambahkan satu orang ini." Tunjuk Hou Gae pada Aria.
Seok Min tampak ragu-ragu untuk menyetujui permintaan Hou Gae, secara Aria merupakan anak baru yang belum tahu apa-apa tentang peraturan dalam uji test.
__ADS_1
"...kau serius." Tanya Seok Min melihat Aria.
"Kelihatan sekali kalau kau sepertinya meremehkan ku." Duga Aria sambil melihat secara penuh pada Seok Min.
"Tidak... tidak sama sekali, Aria." Bantah Seok Min sambil terus menggoyangkan kedua tangan nya.
"Jangan khawatir, dia bisa berusaha jika tidak tahu, lagipula bukan kah wajar-wajar saja kalau kita ingin bertaruh dengan anak baru." Ucap Hou Gae dengan santai.
"Hmm baiklah kalau begitu, teman mu yang itu apa dia ikut juga." Tanya Seok Min melihat pada Bunny.
"Tidak. Aku sama sekali tidak tertarik untuk bertaruh dengan kalian." Tanpa memikirkan dulu Bunny benar-benar menolak untuk ikut berkompetisi, sepertinya dia bisa mengukur kemampuan nya.
"Baiklah kalau begitu, tapi Hou Gae apa hukuman nya bisa di ubah, jika misalkan dia.... "
Wahh kenapa anak ini terus meremehkan ku, apa dia segitunya memandang remeh anak baru.
"Sstt... tidak perlu di ubah, aku yakin tidak akan terjatuh ke dalam hukuman buatan kalian." Ucap Aria dengan percaya diri nya di tujukan pada Seok Min agar tidak bisa meremehkannya lagi.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung!!!