Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
178


__ADS_3

Malam sudah tiba, dan saat nya Aria pergi untuk menemui Su Mi dan Min Hyuk (?).


Kata nya Su Mi sendiri yang akan menjemput nya jadi Aria bersantai di depan tv dan menunggu panggilan jemputannya.


Tring.


Sebuah notifikasi ponsel nya membuat Aria membaca pesan dan itu dari Su Mi yang memberitahukan kalau dia sudah di bawah.


Dan sebelum pergi Aria mematikan tv dan melihat sekeliling rumah kalau tidak ada sesuatu lagi yang menyala ataupun belum dia rapikan.


Aria turun dan melihat di depan sudah terparkir mobil sedan kecil.


"Su Mi." Panggil Aria, dan yang di panggil pun melambaikan tangan nya.


Aria menghampiri mobil Su Mi dan masuk ke dalam nya. Dan begitu masuk, Aria terkejut karena pakaian Su Mi yang terbilang formal, yaitu dress dengan pendek selutut.


Aria langsung reflek melihat tampilan dirinya sendiri yang mana hanya memakai kemeja berlapis dalaman hitam panjang dan celana jeans.


"Ngomong-ngomong aku tidak pernah bertanya kan kau mengajak ku dalam rangka apa." Tanya Aria.


"...tidak, kenapa."


Su Mi masih belum paham apa maksud Aria.


"Kau...kau lihat perbandingan pakaian kita saat ini, kenapa kau rapi sekali sedangkan aku seperti orang...kau ingin mengajak ku kemana." Tanya Aria.


Lama Su Mi melihat Aria dengan mulut komat kamit membuat Aria penasaran.


"Aku...akan di jodohkan." Ucap Su Mi.

__ADS_1


Mendengar perkataan itu, mata Aria langsung terbelalak bukan karena tidak menyangka hanya sedikit terkejut saja.


"Jadi, malam ini kau berpakaian serapi ini untuk bertemu calon mertua dan pasangan mu." Tanya Aria lagi dan Su Mi mengangguk.


"Begitu...tapi tunggu, kau...apa kau menghubungi Min Hyuk tentang ini."


Dan lagi-lagi Su Mi mengangguk, tapi kali ini raut wajah nya langsung berubah, yaitu raut wajah senang.


Hm...apa aku ketinggalan informasi...


"Jangan bilang...kau dan Min Hyuk sekarang..."


Aria hanya menduga-duga, tapi begitu melihat reaksi Su Mi, dia langsung tahu semuanya.


Muka Su Mi yang mendadak memerah dan seketika kegugupannya langsung membuncah membuat Aria yakin kalau kedua temannya itu menjalin hubungan spesial.


"Tidak, tidak perlu, karena aku yang mengajak mu dan memerlukan bantuan mu, sebagai balasannya aku akan mengajak mu mengganti pakaian di Mall."


Tanpa menunggu tanggapan Aria tentang tawaran nya, Su Mi pun langsung melajukan mobil meninggalkan kompleks apartemen Aria.


Setelah menempuh perjalanan cukup jauh, akhirnya mereka pun sampai di pusat perbelanjaan.


Su Mi mengajak Aria masuk ke toko pakaian dan sepatu, disana dia dengan senang hati mendandani Aria ibaratkan boneka.


"Su Mi, ini berlebihan kau tahu." Ucap Aria saat mencoba salah satu dress.


"Tentu saja tidak."


Akhirnya Aria mengalah dan membiarkan Su Mi berlaku suka hati.

__ADS_1


Dan setelah semua itu, mereka langsung pergi ke salah satu restoran besar.


"Kau gugup." Tanya Aria.


"Tidak, aku telah menunggu momen ini sejak lama, dan kau Aria aku ingin kau menguatkan argumen ku saat penolakan nanti." Ucap Su Mi bersemangat.


"Hah... jadi kau minta aku membantu mu untuk menolak lamaran ini." Tanya Aria.


"Betul sekali."


Su Mi mengangguk dengan santai nya.


"Hei, kau bodoh ya, jika aku mendukung mu menolak, bukan kah nanti ayah ibu mu akan memarahi ku. Ini sudah termasuk masalah keluarga kalian, kenapa kau memasukkan aku disini, bodoh." Kesal Aria. Kalau saja dia tahu memberi bantuan seperti ini maka sudah dari awal dia akan menolak.


"Aria...Aria aku tahu aku salah, aku mohon bantu aku." Su Mi menggosokan kedua telapak tangan nya sambil memohon-mohon.


"Haa... baiklah, baik, ayo. Aku akan membuat kau dan Min Hyuk bersatu."


"Waahh, haha... terima kasih, Aria."


.


.


.


.


Bersambung!!!

__ADS_1


__ADS_2