Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
118


__ADS_3

Jin Ho menutup cepat toko nya karena kedatangan pelanggan penting dan pelanggan itu yang tak lain adalah Aria dan Min Ho.


Seperti biasa Jin Ho menghidangkan Chocolate Ice dan Chocolate Cake.


Jin Ho tahu kalau kakak nya tidak suka hidangan manis seperti itu, tapi tidak Aria karena ini kesukaan nya.


"Terima kasih, Jin Ho." Ucap Aria senang dan mulai menyeruput minuman nya.


Melihat Aria yang senang, Jin Ho pun tanpa sadar menyunggingkan senyum melihat itu, sementara Min Ho, karena sudah kesal dari tadi kini semakin meradang.


"Bukannya tidak bagus memakan makanan manis seperti ini." Ucap Min Ho dengan wajah datar.


"Tentu saja."


"Tapi kan aku tidak setiap hari memakannya." Lanjut Aria. Dia sama sekali tidak peka akan situasi saat ini.


Min Ho melihat Jin Ho yang saat ini juga melihat nya.


"Berikan aku sesuatu yang bisa ku makan." Ucap Min Ho dengan nada memerintah.


"Hei perhatikan nada bicara mu itu, dia adik mu." Gerutu Aria. Dia tidak mau jika Min Ho seperti memperbudak adik nya sendiri.


Belum melaksanakan kemauan Min Ho, Jin Ho masih terdiam di tempat nya.


"Kenapa." Tanya Min Ho.


Jin Ho tanpa suara menunjuk ke etalase berupa makanan manis disana.

__ADS_1


"Kakak sungguh akan memakan nya." Tanya Jin Ho meyakinkan.


Karena pertanyaan Jin Ho, Aria bingung.


"Memangnya kenapa? Apa dia tidak suka makanan manis." Tanya Aria.


"Iy...."


"Berikan."


Perkataan Jin Ho terputus karena Min Ho.


"Berikan apa saja." Ucap Min Ho lagi.


Aria merasa Min Ho terlalu memaksakan diri.


"Min Ho, jika kau tidak bisa makan ini ya sudah jangan makan, ayo ke tempat lain." Ajak Aria dengan setengah bangkit dari kursi nya, tapi dengan cepat Min Ho menahan tangan Aria agar tetap di tempat nya.


Jin Ho pasrah dan mengalah, dia mengambil sepotong kue yang tidak terlalu manis kepada Min Ho.


Saat melihat sepotong kue vanilla yang tidam terlalu manis menurut Jin Ho, Min Ho lama terdiam menatap kue itu dengan tatapan ragu mau makan atau tidak.


Sementara Aria melihat itu.


"Kalau kau makan itu aku tidak akan bicara pada mu lagi." Ancam Aria. Dan mendengar perkataan Aria seketika Min Ho terkaku dan melihat Aria yang juga sedang melihatnya.


"Tenang ini bukan apa-apa, tidak sampai membahayakan nyawa." Ucap Min Ho berusaha membujuk Aria agar tidak marah.

__ADS_1


Aria tidak bicara lagi. Saat ini dia melihat Min Ho dengan tatapan datar.


"Kak, apa kau sungguh tidak mau Aria berbicara dengan mu lagi?. Lihat itu dia sudah tidak peduli." Ucap Jin Ho dengan tangan menunjuk ke arah Aria.


Min Ho yang tadi nya ingin memakan kue itu pun terhenti dan meletakkan kembali garpu nya ke piring.


"Baiklah, aku tidak memakannya." Min Ho menghela napas, ada perasaan lega karena dia akan memakan kue tadi, dan perasaan senang karena sepertinya Aria khawatir keadaannya.


"Kenapa tidak kau makan saja, perkataan ku tidak kau dengar bahkan saat aku mengancam juga tidak kau dengar, tapi karena Jin Ho yang mengingatka nya baru kau dengar." Gumam Aria, dan tidak terdengar oleh kedua bersaudara itu, tapi jika melihat Aria yang menggerutu sendiri terlihat lucu di depan mata kedua orang itu.


"Apa kau punya alergi dengan makanan manis seperti ini." Tanya Aria.


Min Ho menggelengkan kepala yang tanda nya dia tidak memiliki alergi.


"Lalu, kenapa kau tidak bisa memakan makanan manis, apa kau tidak pernah memakan gula atau permen sejak kecil." Tanya Aria dengan wajah polos.


Dan untuk pertanyaan ini Min Ho mengangguk.


"Sesuatu yang terbuat dari gula itu menjijikan." Ucap Min Ho membuat Aria tersedak.


"Hah...."


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung!!!


__ADS_2