Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
18


__ADS_3

"...Kenapa lagi ini." Aria kesal melihat sepeda nya yang sudah di obrak abrik.


Ulah siapa ini.


Aria melihat sekitar nya, tidak ada orang. Sekolah juga mulai sepi karena semua siswa sudah pulang


"Apa aku harus mengalami ini lagi." Aria langsung mengingat masa kelam nya dimana dia hanya dipandang sebelah mata, orang-orang hanya memanfaatkan nya.


Aria menghela napas panjang dan meninggalkan sepeda nya.


Padahal itu sepeda kesayangan ku.


Aria merasa sedikit lagi air mata nya akan menitik jika seseorang tidak mengganggu nya.


"Hoi."


Aria tersentak dan berbalik ke arah asal suara.


"Kau."


Aria terkejut karena sumber suara itu adalah Min Ho.


"Minggir."


Aria kebingungan dengan perkataan Min Ho.


Memangnya dia menghalangi jalan nya, bukan nya jalan nya luas. Kenapa juga Aria yang harus menepi.


"Hei kau jalan ini luas, kenapa aku yang harus minggir memang nya tubuh mu besar." Aria terus mengoceh, segala keluhan Aria didengar oleh Min Ho hingga dia pun ikut kesal.


Min Ho maju selangkah demi langkah sehingga jarak antara dia dan Aria mulai menipis.


Aria yang terkejut pun mundur dengan perlahan.


"Ka...kau apa yang...."


Aria memejamkan mata nya saat wajah Min Ho mendekat.

__ADS_1


Apa dia mau mengambil ciuman pertama ku. Apaaa...aku tidak mau, aku....


Ceklek...


Ehh...


Aria membuka sebelah mata nya dan betapa malu nya dia saat Min Ho membuka pintu mobil di belakang nya.


Jadi...dia tadi menyuruhku minggir karena aku menghalangi nya dan tadi itu...


aaaaaaaaaa...


Secepat kilat Aria menghindar dari mobil dan juga Min Ho.


Aria mengepal erat tangan nya karena menanggung malu.


Bisa-bisanya aku berpikiran aneh seperti itu, memangnya dia gila melakukan ciuman dengan orang yang tidak dia kenal.


Tanpa pikir panjang Min Ho masuk ke mobil nya dan mobil pun melaju meninggalkan Aria yang masih berdiam di tempat.


"Pfft bodoh." Gumam Min Ho diserta senyum tipis tercipta di bibir nya.


Supir yang mengemudikan mobil nya terkejut melihat kejadian itu.


Dia selalu mengawasi tuan muda nya itu dari spion dalam mobil itu.


Tuan muda kenapa...


.


"Haiishh...hari ku buruk sekali." Aria terus mengeluh mengingat apa yang telah terjadi seharian disekolah nya.


Mulai dari dia pingsan apalagi Lucas yang membawa nya, setelah itu sepeda nya yang hancur, dan terakhir kejadian memalukan itu.


"Tidak...jangan di ingat lagi Aria. Tapi sepeda ku...."


Aria sangat menyayangi barang-barang yang ia beli sehingga jika satu barang rusak maka dia akan sedih.

__ADS_1


Apalagi karena dia hidup sendiri, segala sesuatu nya dia penuhi sendiri termausk bayar sewa apartemen, dan lain-lain.


"Haaaah...malangnya nasib ku. Mungkin untuk beberapa bulan kedepan aku harus jalan kaki."


"Kenapa kau harus jalan kaki"


"Aaaa..." Aria terkejut mendengar suara yang tiba-tiba menyambung perkataan nya.


"Kenapa kau harus jalan kaki." Tanya Jin Ho lagi.


"Kenapa kau mengagetkan ku bodoh." Aria tidak peduli lagi sopan santun saat seseorang hampir saka membuat nya serangan jantung.


Dia bahkan ingin memukul Jin Ho, tapi pikiran nya langsung tersadar. Dia tidak boleh memukul orang lain apalagi hubungan nya dengan Jin Ho belum terlalu dekat untuk saling menyakiti.


"Aku minta maaf. Tapi yang aku dengar tadi apa?. Kenapa kau harus jalan kaki dimana sepedamu." Pertanyaan beruntun Jin Ho lontarkan pada Aria.


Dan Aria memberikan kode dengan menunjuk parkiran sepeda dimana sepeda nya sudah berserakan.


"Siapa yang berani menghancurkan sepeda mu sampai seperti itu." Tanya Jin Ho merasa marah.


"Aku tidak tahu." Jawab Aria dengan bahu terangkat.


"Terus kau pulang bagaimana." Tanya Jin Ho


"Sudahlah. Kau pulang sana." Aria mengibaskan tangan nya agar Jin Ho tidak usah menghiraukan dia dan segera pergi.


Tapi Jin Ho malah menarik tangan Aria dan memasukkan nya ke mobil.


"Ehh...Jin Ho apa yang...."


"Aku akan mengantar mu."


"Apa."


Aria hanya terdiam membisu saat Jin Ho meminta supir nya untuk mengantar Aria dahulu, tentu saja Aria memberikan alamat nya dan mobil pun melaju ke arah yang di tuju.


Bersambung!!!

__ADS_1


__ADS_2