Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
73


__ADS_3

Setelah melewati panjangnya perjalanan, akhirnya mereka pun sampai di depan sekolah. Aria yang terbangun lebih dulu dari Min Ho merasa kepala nya terasa berat.


Saat dia ingin mengangkat kepala nya, Min Ho tiba-tiba memegang tangan Aria agar kembali tenang.


Ehh dia tidur juga.


Aria tidak bisa melihat jelas karena Min Ho di atas nya.


"Bagaimana cara nya agar dia mau bangun."


Aria mencoba membangunkan Min Ho dengan cara normal.


Dia mencolek-colek pipi Min Ho yang berada di atasnya.


"Min Ho...Min Ho. Min Hoooo." Beberapa kali Aria memanggil Min ho tak kunjung bangun hingga akhirnya Jin Ho yang menghampiri kedua orang itu karena tak kunjung keluar dari bus.


"Kenapa dia." Tanya Jin Ho.


"Ehmm hehe bantu aku bangunkan dia." Aria tidak bisa bergerak karena tangan nya di pegang erat oleh Min Ho dan kepala nya juga di tahan.


Jin Ho yang melihat tingkah kakak itu hanya memandang dengan datar.


"Kak." Panggil Jin Ho dalam mode normal.


Tapi kakak nya juga tak bangun.


"Kak." Jin Ho menunjuk-nunjuk lengan kakak nya dengan kuat dan itu berhasil, karena itu Min Ho bermimik tak nyaman.


Sayang nya tidak ada yang berpihak pada Min Ho, sehingga saat Jin Ho terus berlaku seperti tadi Aria hanya melihat dan menunggu sampai Min Ho melepasnya.

__ADS_1


Karena usaha Jin Ho tak berapa lama kemudian Min Ho pun terbangun dengan wajah yang kesal.


Dia melihat Jin Ho dengan tatapan tajam, tapi malah di balas Jin Ho dengan angkatan bahu tak bersalah.


Kekesalan Min Ho teralihkan saat dia mendengar kekehan Aria.


"Tidurmu seperti nya nyenyak sekali sampai tidka mau terbangun dari mimpi." Canda Aria.


Dan dia tidak menyangka jika Min Ho menganggap nya serius.


"Yah kalau saja anak ini tidak membangunkan ku." Gerutu Min Ho dan kembali mengalihkan wajahnya menghadap adik tirinya itu.


"Yaahh kalau kakak masih ingin berada di mimpi itu maka tidurlah lagi, tapi jangan susahkan Aria."


Jin Ho menarik tangan Aria yang saat itu masih di pegang kakak nya. Saking kuat nya Jin Ho menarik, Aria sampai berdiri hampir menabrak kursi depan nya.


Hampir saja kedua bocah ini...


Aria mengeluarkan tatapan maut nya pada Min Ho dan Jin Ho yang bertengkar hanya karrna masalah sepele layaknya kucing dan tikus.


"Aku keluar sendiri." Aria melangkahkan kaki nya ingin keluar bus, tapi dengan cepat Min Ho dan Jin Ho dengan serempak menutupi jalan Aria.


"Nah kalau begini kalian kompak."


Mendemgar perkataan Aria keduana saling pandang dan menurunkan tangan.


"Tidak ya, hmm kalau begitu ya sudah." Lagi-lagi Aria ingin keluar dan lagi-lagi dua bersaudara menghalangi nya.


Merasa jengah dengan perilaku kedua orang Aria ingin mencari bantuan. Dia melihat kursi dimana Su Mi dan Min Hyuk tadi berada, tapi sekali nya dia lihat lagi sama sekali tidak ada orang.

__ADS_1


Kemana dia.


Aria melihat keluar melalui jendela kecil bus dan dia melihat kalau Su Mi lagi bersama Min Hyuk.


Haa anak itu.


Aria kembali melihat ke depan nya, dimana Min Ho dan Jin Ho yang terus beradu mulut.


Heii heii jika kalian ingin bertengkar maka jangan libatkan aku. Aku mohon. Hikss T_T.


Aria hanya bisa menangis dalam hati, dan akhirnya dia terpikirkan sesuatu.


"Apa kalian tidak ingin turun." Tanya Aria yang langsung membuat dua orang itu langsung diam. Dengan kompak mereka melihat tidak ada lagi orang di dalam bus kecuali mereka bertiga, semua orang sudah turun dan mengambil tas mereka di penyimpanan.


"Kalau begitu ayo kita keluar." Ajak Aria yang langsung mendapatkan anggukan.


Woow seperti anak anjing saja.


Aria tertawa kecil dan mengajak Min Ho dan Jin Ho untuk keluar. Bagaikan seorang putri yang dikawal kesatria begitulah saat ini orang-orang melihat mereka.


.


.


.


.


Bersambung!!!

__ADS_1


__ADS_2