Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
21


__ADS_3

Su Mi beberapa kali melihat Aria dan Jin Ho bergantian, mengamati situasi untuk membicarakan sesuatu.


Tapi saat Su Mi ingin berbicara, Jin Ho pun datang.


"A...."


"Ini dia...." Jin Ho meletakkan beberapa hidangan yang dia bawa di meja Aria dan Su Mi.


Seketika di meja itu semua nya terlihat berkilauan (hanya di mata Aria).


Kalau seperti ini tidak mungkin dia kalah, tapi kalau dia menang permintaan nya pun tidak berat bahkan tanpa dia pinta juga aku sudah menganggap nya teman.


"Oh apa ini." Aria melihat secangkir cokelat panas yang di hias sedemikian rupa oleh Jin Ho.


"Ini adalah menu baru, nama nya cokelat panas Aria."


Seketika perkataan Jin Ho membuat Aria dan Su Mi terperangah. Yang benar saja membuat nama menu dengan nama Aria. Bahkan Aria yang merasa terhibur dengan candaan Jin Ho tadi mendadak memasang wajah serius.


"Mmm Jin Ho...kau tidak perlu seperti ini." Aria tersenyum masam akan perlakuan berlebihan Jin Ho atau selama ini Jin Ho telah memperlakukan Aria secara berlebihan hanya saja Aria yang tidak menyadari nya.

__ADS_1


Gerakan anak ini jelas sekali. Jelas sekali kalau dia tertarik dengan Aria, aku tahu kalau aku terlalu cepat mengambil kesimpulan, tapi ini jelas sekali. Masa iya Aria tidak menyadari nya. Su Mi.


Su Mi melihat ke arah Aria yang kebingungan.


Benar...dia tidak menyadari nya.


"Ahahaha...cukup bercanda nya Jin Ho, karena kau berhasil membuat ku senang walaupun aku belum mencicipi hidangan mu aku sudah menerima mu sebagai teman saat pertama kali aku bertemu dengan mu." Jelas Aria membuat Jin Ho kaget.


"Aku sama sekali tidak bercanda, dan taruhan tetaplah taruhan. Makan dan minumlah hidangan itu baru ku berkomentar tentang taruhan kita."


Jin Ho bersikeras agar taruhan nya tetap berlaku. Dan Aria pun mengangguk pasrah.


Huuu...anak ini mudah dibujuk hanya karena makanan. Su Mi menghela napas ringan dan ikut mencicipi hidangan Jin Ho.


"Hmmmm....enak dan hangat sekali." Karena senang Aria menghentakkan kaki nya ke lantai beberapa kali membuat Jin Ho tertawa dan Su Mi hanya bisa menggeleng kepala.


"Apa enak nona." Tanya Jin Ho tiba-tiba pada Su Mi.


Su Mi yang tak menyangka akan di perhatikan Jin Ho langsung tersedak karena kaget.

__ADS_1


"Mm...aaa iya enak sekali, tuan." Su Mi tergagap membuat Aria menyimpulkan sesuatu yang sebenarnya mustahil.


"Pftt, apa-apaan panggilan mu itu Su Mi, 'tuan' memangnya dia setua itu panggil saja nama nya. Oh ya kalian berdua juga belum kenalan kan bagaimana bisa lupa dengan ini. Sekarang cepat kalian kenalan dulu, siapa tahu kan...." Aria menutup mulut nya sambil tersenyum penuh makna.


Bagaimana bisa aku menyebut nama nya langsung Aria, dia bukan anak orang elit biasa. Astaga aku sampai ingin menganggap Aria sebagai maknae supaya bisa memberinya pelajaran agar mengenal latar belakang orang terlebih dahulu. Apa aku hanya bisa merintih dalam hati..hikss


"Benar, kita belum berkenalan. Perkenalkan aku Jin Ho." Jin Ho memajukan tangan nya isyarat berjabat tangan.


Su Mi dengan perlahan menerima jabatan tangan Jin Ho dan memperkenalkan diri nya.


"Sa...saya...."


"Oi...zaman apa ini kau pakai kata 'saya' saat perkenalan dengan teman sebaya." Aria menyilangkan kedua tangan didada dan menatap Su Mi kesal.


Jin Ho hanya tertawa mendengar perkataan Aria dan juga ekspresi Aria.


"Baiklah, huuuu...aku Su Mi."


Bersambung!!!

__ADS_1


__ADS_2