Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
191


__ADS_3

Mata kuliah pertama berakhir dengan cepat, dan tanpa menunda waktu lama terlihat di luar kelas Sohyu yang melambai-lambaikan tangan agar di lihat oleh Min Ho.


"...baiklah, aku pergi dulu. Dan kalian siap-siap (bahasa inggris)." Jin Ho dan Jeffrey mengangguk. Mereka tahu apa tugas yang di berikan Min Ho dan menunggu disini.


Sementara Sohyu saat melihat Min Ho mendekati nya, wajah yang kegirangan itu tidak bisa dia sembunyikan.


Wahh gila...jika di lihat lebih dekat begini dia tampan sekali...!!!


Aku berutang banyak pada Nyonya Ho.


"yu...Sohyuu." Panggil Min Ho sembari melambaikan tangan di depan wajah Sohyu.


"Ahh..ya kak. Baik baik, ayo berangkat." Ajak Sohyu dan melangkah duluan mendahului Min Ho.


Di belakang nya, Min Ho mengangguk kan kepala kepada kedua orang di kelas itu yang juga membalas nya.


Di perjalanan mereka ke perpustakaan, Min Ho dan Sohyu mendapatkan bisikan...


"Apa mereka berdua pacaran."


"Tapi apa menurut mu si mahasiswa baru itu yang terlalu melekat pada Min Ho."


"Tapi kedua nya terlihat sempurna."


"Yaah aku tidak peduli itu sih."


bla...bla...bla...bla....


Sohyu yang mendengar nya dengan nikmat merasa senang, karena pandangan orang lain.

__ADS_1


Memang...memangg. Kami akan terlihat sempurna bila memang pasangan kekasih, dan itu...akan terjadi sesegera mungkin, haha....


"Kau kenapa." Tanya Min Ho saat melihat Sohyu yang tersenyum sendirian.


"Oh, hahha..bukan apa-apa, kak." Jawab Sohyu cepat.


Min Ho yang melihat tingkah Sohyu membatin.


Dasar gila..


"Mm..Sohyu apa aku bisa bertanya sedikit."


Sohyu seketika kaget karena baru kali ini Min Ho memulai topik dan bahkan ingin bertanya.


"Yaa, silakan." Ucap Sohyu kesenangan.


Pertanyaan Min Ho di angguki oleh Sohyu.


"Siapa sponsor mu, yah walaupun untuk mahasiswa si perekomendasi tidak di sebut sponsor, tapi aku lebih suka menyebut itu. Jadi siapa sponsor mu." Tanya Min Ho.


Sohyu diam sejenak memikirkan jawaban apa yang harus ia utarakan.


Bukan kah tidak apa-apa jika aku bilang kalau ibu nya sendiri yang mensponsori ku, tapi Nyonya Ho bilang jangan beritahu kalau dia yang membuat ku kesini.


"Sohyu." Panggil Min Ho lagi karena melihat Sohyu yang melamun.


"Hmm...sponsor ku itu rahasia, hehe...beliau tidak mau identitas nya ketahuan karena takut jika ada orang yang memuji kedermawanan nya." Bual Sohyu.


"...begitu, ternyata sponsor berhati mulia, ya." Ucap Min Ho sambil tersenyum tipis membuat Sohyu tambah kegirangan.

__ADS_1


Apa ini...apa iniii...apa ini tanda kalau dia sudah mulai menyukaiku..


Hmm hmm sudah kuduga tidak ada yang bisa menolak Sohyu dalam waktu lama...haaa Nyonya Hooo terima kasih banyak kau sudah menyerahkan anak anda yang satu ini.


Setelah bercakap-cakap tidak terasa mereka sudah sampai di perpustakaan. Disana sepi, tidak ada pengunjunh satu pun.


"Hmm..kenapa hari ini sepi sekali." Min Ho juga heran tempat yang biasa nya ramai sekarang tidak ada satu orang pun disini selain dia dan Sohyu.


"Entahlah, mungkin karena tahu kalau kita berdua akan mengemas dokumen disini, maka nya mereka mengosongkan nya."


Min Ho mengangguk setuju, dan pergi ke rak dimana terdapat tumpukan dokumen.


Pemberesan dokumen berlangsung cepat karena Min Ho fokus dengan pekerjaan nya, sementaa Sohyu dari tadi dengan jarak memang sudah tipis dia mulai menutupi jarak itu.


"Kak." Panggil Sohyu dengan nada rendah membuat Min Ho bergidik.


"Ya." Tapi Min Ho mencoba untuk tidak terlihat terprovokasi dan tenang.


"Kak, menurut mu apa kita berdua cocok? Bayangkan jika kita berdua merupakan pasangan kekasih, itu akan menjadi berita besar di kampus dan kita berdua akan menjadi pasangan terpopuler." Ucap Sohyu.


Mendengar itu, Min Ho menaikkan sebelah alis nya merasa tidak suka dengan apa yang di katakan Sohyu.


"Ohh, jadi kau hanya menginginkan kepopuleran dan memanfaatkan ku begitu, hah. Memang tidak pernah ku duga kau sampai mengatakan ini. Dan aku akan bertanya pada mu dimana juga aku tahu jawaban nya..."


"Kau...merupakan suruhan ibu ku, kan."


..."Bersambung"...


Note: Dialog tidak di miringkan karena kedua nya menggunakan bahasa KorSel.

__ADS_1


__ADS_2