Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
114


__ADS_3

114


Sementara....


"Apa dia tidak akan mencari kita." Tanya Aria cemas. Dia tidak menyangka Min Ho memanfaatkan kesempatan saat Jaejun tidak melihat mereka dengan meninggalkan nya disana.


"Tidak apa-apa, dia bukan anak kecil dan kemungkinan nanti kita bertemu lagi."


Ucap Min Ho yang saat ini sedang membawa Aria berjalan santai ke taman.


Aria yang melihat Min Ho terus kesal kepada Jaejun pun penasaran.


"Boleh aku bertanya." Tanya Aria.


"Tanya apa."


"Apa masalah mu dengan orang itu. Aaa aku bahkan tidak tahu namanya." Aria baru sadar kalau dia tidak sempat bertanya.


"Buat apa kau tahu namanya." Gerutu Min Ho.


"Eeh kenapa." Tanya Aria.


"Karena dia musuhku." Jawab Min Ho.


Saat Aria ingin bertanya lagi, Min Ho kembali berbicara.


"Enak saja dia melihat mu begitu, harus nya sekolah ini tidak memiliki pakaian terbuka seperti itu." Gumam Min Ho, tapi masih bisa terdengar Aria.


"Apa." Tanya Min Ho dengan wajah kesal karena Aria melihat nya dengan mata yang membulat.


"Waaah kau cemburu."


Aria tertawa saat melihat wajah Min Ho yang mendadak memerah.


"Si... siapa juga." Sangkal Min Ho sambil memalingkan wajah nya dari Aria.


"Cemburu cemburu cemburu." Aria terus menggoda Min Ho sampai dia secara tidak sengaja menabrak seseorang.

__ADS_1


Dhuug...


Aria seketika termundur, untung saja Min Ho dengan sigap menahan tubuh nya agar tidak jatuh.


"Maaf." Ucap Aria saat posisi nya sudah normal kembali.


"Hmm. Ketua, apa anda tidak tahu beritanya kalau orang ini sudah melakukan operasi plastik."


Dan yang di tabrak Aria tadi adalah Mi Na. Entah seperti nya dia sengaja menabrakan tubuh nya pada Aria.


"Kenapa." Tanya Min Ho.


"Yaah..bisa saja dia ingin terlihat cantik di sekolah ini." Ucap Mi Na dengan percaya dirinya yakin kalau Min Ho belum tahu berita kalau Aria menjalani operasi plastik.


"Kenapa." Min Ho bertanya lagi dan itu pertanyaan yang sama.


Membuat Mi Na bingung menjawab apa lagi.


"Kau pikir aku tidak tahu." Ucap Min Ho dingin membuat Mi Na bahkan Aria juga terkejut.


"Apa." Tanya Mi Na berusaha menyembunyikan kegugupan nya.


Min Ho menatap Mi Na dengan tajam, sementara Mi Na sendiri mulai merasa khawatir.


"Tidak ada orang yang membicarakan tentang itu hanya kau saja yang tiba-tiba muncul dan seperti menghasut Aria."


"Kebetulan aku ingin menunjukkan sesuatu pada mu." Ucap Min Ho mencari sesuatu di ponsel nya.


Jangankan Mi Na, Aria saja penasaran dengan apa yang akan di tunjukkan Min Ho.


"Ketemu."


Min Ho menunjukkan video pada Mi Na dan Aria.


{Bagian Video}


"Perkenalkan saya Mi Na." Ucap gadis itu sembari mengulurkan jabatan tangan.

__ADS_1


Nyonya Ho menerima uluran tersebut.


"Aku tidak perlu memperkenalkan diri bukan." Tanya Nyonya Ho.


"Iya." Jawab Mi Na dengan senyum manis nya.


"Langsung ke inti, kau siapa dan ada urusan apa dengan ku." Tanya Nyonya, dia tidak suka basa basi pada remaja.


"Saya adalah sekretaris osis di sekolah yang anda kelola dan saya ingin mengajak anda bekerja sama." Ucap Mi Na dengan penuh percaya diri, dia yakin sekali kalau Nyonya Ho bakal tertarik.


"Hmm... menarik, kau hanyalah siswa dari sekolah yang aku bina, bagaimana bisa kau dengan yakin mengajak ku bekerja sama. Memangnya kerja sama seperti apa." Tanya Nyonya Ho.


"Saya ingin anda membantu saya untuk menyingkirkan Aria....Saya yakin anda tidak akan menolak." Ucap Mi Na sambil menyilangkan tangan di dada.


"Mungkin kejadian liburan musim panas lalu telah anda lupakan, Nyonya. Orang yang telah membuat wajah Jin Ho terluka itu nama nya Aria, dan saya juga melihat kejadian barusan. Min Ho berontak kepada anda hanya karena gadis itu. Bukankah menyebalkan jika hanya karena seorang gadis telah membuat anda kehilangan kasih sayang dari anak."


Mi Na meletakkan dua foto seorang gadis dengan penampilan berbeda.


Nyonya Ho melihat kedua foto itu, foto pertama dia kenal sedangkan yang kedua tidak.


"Apa ini." Tanya Nyonya Ho.


"Yang pertama adalah foto Aria sekarang dan yang kedua foto Aria saat dia belum berubah."


"Pada saat festival, saya akan menempelkan kedua foto itu di papan pengumuman, pasti nya banyak orang akan melihat dan anda berperan saat mengira kalau Aria melakukan operasi plastik, anda harus menghukum nya entah apa itu terserah anda. Jika bisa maka keluarkan dia dari sekolah."


"Operasi plastik di bawah umur itu tidak lah baik dan merusak nama sekolah, anda bisa memakai alasan itu."


"Menarik bukan."


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung!!!


__ADS_2