Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
25


__ADS_3

Sementara menunggu kedatangan Su Mi,serta pengumuman sekolah, Aria pergi ke kantin.


Tempat itu sudah ramai dengan kehadiran para siswa.


Aria duduk sendiri di meja nya tanpa melakukan apa pun. Dia juga tidak memesan sesuatu.


Karena merasa cukup lama menunggu kedatangan Su Mi, Aria pun hendak pergi dari kantin itu, tapi seseorang dengan cepat menekan bahu nya agar duduk kembali.


Aria melihat ke belakang dan seseorang itu adalah Su Mi.


"Ck..kenapa lama sekali." Kesal Aria.


"Haha maaf..." Su Mi memohon pada Aria agar di maafkan.


"Sudahlah, sekarang ceritakan kepadaku bagaimana bisa kau mendadak menjadi anggota osis." Tajya Aria langsung ke inti nya.


"Mmm bagaimana ya, begini aku...."


Diharapkan agar semua siswa kembali berkumpul di aula sekarang..!!


Sekali lagi, diharapkan kepada semua siswa kembali berkumpul di aula sekarang..!!

__ADS_1


Aria langsung menatap Su Mi dengan tajam, penuh kekesalan.


Sementara Su Mi memalingkan mata nya dari tatapan seram Aria.


"Hmm aku akan terus menunggu penjelasan mu." Aria beranjak pergi dengan wajah cemberut, Su Mi pun ikut menyusul sambil menceritakan beberapa candaan agar Aria tidak lagi marah.


.


"Terima kasih karena kalian sudah bersedi menunggu pemberitahuan mengenai acara kita yang akan diadakan bulan depan. Walaupun masih lama, tapi waktu selama itu cukup untuk kita mempersiapkan berbagai acara yang akan di tampilkan."


Semua siswa mendengarkan penuturan dari ketua osis nya dengan seksama. Tanpa ada yang bicara satu pun, karena memang kharisma yang di timbulkan oleh Min Ho membuat semua orang terpaku.


"Para anggota osis telah memberikan berbagai pendapat mengenai acara ini, dan yang terpilih sebagai partisipan untuk acara ini semoga kalian bisa menampilkannya dengan maksimal."


"Yang terpilih sebagai partisipan acara ini adalah perwakilan dari kelas 1-A dengan nama Ahn Bi, 1-B dengan nama Ju Yeong, 2-A dengan nama Yuri, 2-B dengan nama Aria Lim."


Begitu sekretaris yang bertugas selesai mengumumkan, Aria pun tercengang mendengar nama nya ikut di panggil.


"Bagi nama-nama partisipan yang beruntung telah terpilih, silakan pergi ke ruang Perkumpulan." Setelah merasa urusan nga selesai Min Ho pun pergi diikuti siswa lain yang langsung bubar meninggalkan aula.


Tapi Aria sama sekali tidak bergeming dari tempat nya, Su Mi yang melihat nya langsung berkeringat dingin.

__ADS_1


Mati aku.


Seperti nya Aria tahu apa yang Su Mi takutkan, dia pun melihat tajam pada Su Mi.


Dan juga seperti nya dia tahu apa yang terjadi. Kenapa bisa dia terpilih?, ini semua pasti yang merekomendasikan nya.


"Su~~Mi." Dengan alunan suara yang dingin, Aria seperti hantu yang ingin menakuti manusia penakut.


Su Mi yang semakin gelagapan sampai terbata-bata.


"A, Aria...a, aku minta maaf. Aku tidak punya pilihan lagi. Aria aku mohon maafkan aku."Su Mi langsung berlutut sambil mengusap-ngusap kedua tangan nya.


Tentu saja melihat kejadian ini, beberapa siswa yang masih berada di aula melihat dengan tatapan heran.


"Berdiri cepat, aku tidak mau di anggap perundung." Aria mengangkat lengan Su Mi agar berdiri dengan benar.


"Kau berhutang ba~~nyak penjelasan padaku, sementara ini kau ku maafkan karena kita harus segera pergi dari sini dan entah kenapa aku merasa bagian belakang leherku merinding." Ucap Aria sambil mengusap tengkuk nya.


"Mmm..mungkin karena cuaca nya yang sejuk." Duga Su Mi


"Mungkin...sudah, ayo." Aria dan Su Mi akhirnya pergi dari aula dan menuju ke ruang Pertemuan.

__ADS_1


Ckk...siapa dia!!


Bersambung!!!


__ADS_2