
{Keesokan hari nya}
"Aaah lelah sekali." Keluh Min Hyuk yang saat ini duduk bersama kawanan nya di taman.
"Itu karena kau tidak jago bermain, kalau kau fokus mungkin tubuh mu akan baik-baik saja." Ucap Aria.
{Flashback Di Apartemen Aria}
"Tidak terlalu besar, tapi cukup untuk satu orang yang hidup disini." Ucap Min Hyuk mengedarkan pandangan nya ke seluruh apartemen Aria. Tamu baru yang Aria undang kesini hanyalah Jin Ho dan Min Hyuk.
"Sudah lumayan lama aku tidak kesini lagi, tapi tidak ada yang berubah." Ucap Su Mi melepaskan tas selempang nya dan duduk bersandar di sofa.
"Eehh kau sudah pernah kesini." Tanya Min Hyuk ikut duduk di samping Su Mi. Dan Su Mi mengangguk.
Aria pergi menuju kamar nya, Jin Ho ikut duduk sementara Min Ho membuat semua orang terkejut karena dia dengan santai nya pergi ke kamar mandi Aria.
Eehh kenapa dia tahu letak kamar mandi Aria. Su Mi.
Apa dia sudah pernah kesini, kenapa natural sekali tanpa bertanya pada Aria. Min Ho.
.... Jin Ho.
Beberapa saat kemudian, Aria keluar dari kamar nya dan menghampiri mereka bertiga.
"Ayo kita main...."
"Mana Min Ho." Tanya Aria saat melihat hanya ada Su Mi, Jin Ho, dan Min Hyuk di sana.
"Itu." Aria mengikuti arah mata Su Mi, mengarah pada Min Ho yang baru keluar dari kamar mandi.
"Ohhh, ya sudah ayo."
Aria menjelaskan pada teman-temannya permainan kartu di mana si penerima kartu As berbentuk hati dalam urutan terakhir akan menerima hukuman dan.....
__ADS_1
Setelah di jelaskan panjang lebar, semua nya pun mengerti dan permainan pun di mulai.
Min Hyuk dengan melihat kartu yang dia punya tidak ada kartu As bentuk hati.
Semuanya melirik satu sama lain, di dalam pikiran mereka tersusun taktik yang entah apa itu.
"Aku mulai." Aria mengambil salah satu kartu tersembunyi milik Min Ho, tapi sebelum itu dia melihat apakah ada perubahan dalam raut wajah Min Ho, dan tidak ada perubahan sama sekali.
Dengan cepat Aria menarik kartu dan melihat kartu nya yang ternyata aman.
Dan seterusnya pergiliran pengambilan kartu dari lawan di mulai dari sisi kanan.
Astaga... aku....
Min Hyuk melihat kartu nya yang terdapat As bentuk hati.
Saat giliran Jin Ho ingin mengambil kartu dari nya, Min Hyuk berharap Jin Ho menarik kartu sial itu.
Permainan masih terus berlanjut sampai Aria dan Su Mi menghabiskan kartu yang mereka punya.
Sampai sesaat kemudian....
Buugh...
"Aaaakh sakit.. hikks."
Min Hyuk kalah, dan hukuman nya adalah menerima pukulan ringan di punggung daie semua pemain.
"Kan kau sendiri tadi ingin hukuman seperti ini." Ucap Aria sambil menghela napas.
Min Hyuk sendiri tadi yang mengusulkan hukuman seperti ini, jadi dia harus menerima nya.
Mereka memulai lagi permainan nya, dan lagi-lagi Min Hyuk kalah sampai dia merasa pegal di punggung nya.
__ADS_1
{Flashback end}
"Aku tidak bisa menyembunyikan ekspresi cemas ku saat main itu, tapi biarpun sakit tetap saja menyenangkan." Ucap Min Hyuk dan tersenyum pada Aria.
"Tentu saja karena dulu... dulu."
"Nah adik kecil, karena kau suka permainan klasik kakak akan menghadiahkan mu kartu ini. Senang tidak, kalau senang berikan aku satu ciuman disini."
Seorang anak kecil yang menyerahkan sekotak kartu pada adiknya, dan meminta imbalan dari adik tersebut berupa ciuman di pipi.
"Hahaha terima kasih kakak." Dan adik tersebut pun menerima permintaan dari anak kecil itu.
"...Ria...."
"Aria...."
"Aaa haaa apa." Aria tersadar dari lamunan nya saat Min Ho memanggil nya.
"Kau baik-baik saja." Tanya Min Ho cemas.
"Tidak apa-apa, hanya teringat sesuatu saja." Ucap Aria dengan senyum nya.
Min Hyuk kembali bercerita tentang apa yang ia ketahui, semua orang mendengarkan kecuali Aria yang kembali melamun dan memikirkan apa yang barusan dia ingat.
.
.
.
.
Bersambung!!!
__ADS_1