
Saat Su Mi ingin berbicara lagi dengan Nyonya Ho, tiba-tiba Aria menggenggam erat lengan Su Mi.
"Tapi Aria dia...."
Aria menggeleng dan meminta Su Mi berhenti.
Su Mi hanya menghela napas dan membiarkan Aria yang ingin berbicara.
Aria menatap lurus sehingga mata nya dan mata Nyonya saling berpandangan.
"Saya...minta maaf."
Aria membungkuk meminta maaf pada Nyonya Ho. Dia bangkit kembali dan melihat ke arah Jin Ho.
"Maaf kan aku, Jin Ho karena aku kau mengalami ini semua. Sekali lagi aku minta maaf." Aria lagi-lagi membungkuk, ingin sekali Jin Ho mendorong bahu Aria agar dia bisa berdiri tegak, tapi melihat ibu nya yang meliriknya dengan tajam Jin Ho tidak bisa berbuat apa-apa.
Cih anak itu sama sekali tidak bisa menjaga sesuatu.
Seringai licik tercipta di bibir Nyonya Ho, saat dia ingin mempermalukan Aria lagi tiba-tiba saja Min Ho datang menghadang pandangan ibunya ke Aria begitu juga sebaliknya.
"Mohon anda jangan bersikap tidak seperti itu dihadapan para murid disini, apa anda tidak malu." Sarkas Min Ho. Dia tidak peduli jika orang-orang mencemooh bahwa dia tidak berbakti terhadap orang tua, dan memangnya kapan Min Ho mengganggap wanita yang berperan sebagai ibu tirinya itu sebagai ibu nya atau salah satu dari orang tua nya.
Mendengar ucapan Min Ho raut kesal kembali terlihat di wajah Nyonya Ho. Beliau melihat sekitar, para guru dan juga murid masih terdiam, tidak tahu harus bertindak seperti apa.
Ck...
__ADS_1
"Ehh maaf, bu maaf jika saya lancang, tapi benar kata Min Ho, bertindak kekerasan didepan anak-anak itu adalah hal buruk, apa lagi anda sebagai direktur yayasan sekolah harus bisa menjadi contoh teladan bagi kami semua." Ucap salah satu guru.
Guru tersebut langsung melihat ke arah Aria yang tertunduk. Raut cemas, khawatir, dan kasihan bercampur menjadi satu. Sehingga beliau memerintahkan agar Min Ho membawa Aria keluar dari penginapan ini.
"Min Ho." Panggil guru tersebut, mendengar nama nya di panggil dan mendapat isyarat dari guru nya Min Ho pun mengerti.
"Ayo." Dengan suara selembut mungkin Min Ho membujuk Aria pergi, tapi karena Aria tidak kunjung meresponnya, Min Ho pun menarik tangan Aria.
Su Mi mengikuti Aria dan Min Ho dari belakang.
Setelah Aria keluar suasana perkumpulan tadi terasa sedikit lega, tapi apa rencana makan malam nanti bisa terlaksana dengan baik.
Jin Ho yang melihat Aria dibawa keluar oleh Min Ho merasa bersalah.
Aria maafkan aku.
Salah satu guru melihat tingkah santai Lucas dan menghampiri nya.
Guru tersebut menjewer telinga Lucas dan menariknya ke tengan kumpulan.
Lucas terus mengaduh sakit, membuat beberapa orang menahan tawanya.
"Sekarang ceritakan, bagaimana kau dan Jin Ho bisa berkelahi." Tanya guru dengan tegas. Raut wajah serius dan mata nya yang menatap dengan tajam membuat Lucas tidak berani untuk menatap guru nya.
"Jawab." Ucap guru setengah teriak.
__ADS_1
Suasana kembali mencekam.
Karena Lucas tak kunjung angkat bicara, Jin Ho pun memutuskan untuk berbicara.
"Lucas, telah melecehkan Aria." Mendengar pernyataan singkat Jin Ho sukses membuat semua orang terkejut.
"Melecehkan apanya, yang seperti itu tidak bisa disebut pelecehan." Lucas membantah pernyataan Jin Ho dengan omong kosong nya.
Mendengar ocehan Lucas, guru lagi-lagi menjewer telinga Lucas dengan keras, sehingga rasanya telinga itu hampir lepas dari tempat nya.
"Lanjutkan, Jin Ho." Perintah guru tersebut.
Dan Jin Ho pun kembali memberikan penjelasan.
Penjelasan pun diberikan oleh Jin Ho sejelas mungkin. Semua orang bahkan ikut terkejut ketika Jin Ho menceritakan part dimana Lucas mencium paksa Aria.
Setelah selesai bercerita, semua orang terfokus melihat Lucas yang bersikap biasa saja walaupun sudah ketahuan.
Tapi yang pasti reputasi Lucas memburuk karena kejadian hari ini.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung!!!