Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
46


__ADS_3

"Kebetulan, Aria apa kau mau bersama kami."


Seo Mina menghampiri Aria. Dengan senyum licik nya membuat Aria merasa geram.


"Dia."


Gumam Aria dengan tangan terkepal membuat Su Mi khawatir.


"Hei kau kenapa." Ucap Su Mi pelan sambil menggoyang-goyangkan lengan Aria.


Aria tersadar bahwa tidak ada guna nya lagi dia membenci orang-orang yang dulu nya telah merendahkan nya, untuk saat ini Aria akan mendiamkan orang-orang ini, tapi tentu saja dia menolak untuk sekamar dengan Seo Mina dan memilih sekamar dengan Mi Na.


"Su Mi, kau saja ya yang sekamar dengan mereka, aku akan sekamar dengan nya." Pinta Aria dan Su Mi menerima nya. Mereka masuk ke kamar masing-masing dimana kamar itu bersebelahan.


Semua pilihan yang si tujukan pada Aria ini benar-benar tidak menguntungkan, disisi lain ada Mi Na orang yang sudah menyukai Min Ho dan berhubung kedekatan Aria dan Min Ho semakin terpampang jelas, membuat Mi Na membenci Aria, dan satu nya lagi ada Seo Mina si pengganggu hubungan Aria dan Lucas, yah walaupun dia bersyukur karena bisa melihat sisi Lucas yang sangat bejad itu, tapi tetap saja rasa sakit hati Aria kembali timbul karena kembali melihat sosok Seo Mina.


Mungkin keputusan tepat memilih kamar dimana terdapat Mi Na, setidaknya dia tidak berada di masa lalu Aria yang kelam.


Setelah beberes, Aria dan Su Mi keluar dari penginapan dan pergi ke pantai. Dilihat dari jauh saja sudah nampak siswa lain berada di pantai itu. Ada yang sudah menceburkan diri ke air dan bermain-main atau bersantai di atas pasir.


Mata Aria berbinar melihat keindahan di depan mata nya, begitu juga Su Mi.

__ADS_1


"Kalau saja aku tidak ikut kesini, mungkin aku menangis sendirian di rumah gara-gara menyesal." Canda Aria membuat Su Mi tertawa.


"Dan aku tentu saja tidak akan membuat kau tidak bisa merasakan ini semua ini, kau beruntung memiliki teman seperti ku." Bangga Su Mi membuat Aria gemas memukulnya.


Mereka berdua berjalan sampai benar-benar berada di pantai, merasakan sentuhan air laut di kaki yang beberapa kali membasahi pasir.


Uhh dingin...


Aria merinding kedinginan dan memilih duduk di pasir, sementara Su Mi bersenang-senang sambil terus memainkan air.


Angin sepoi-sepoi berhembus membuat setiap helai rambut beterbangan, betapa segarnya angin ini.


Aria memejamkan mata dan menarik napas dengan dalam agar udara yang bersih ini masuk ke paru-paru.


Tuk tuk...


Seseorang dengan tega nya mengetuk-ngetuk dahi Aria dengan jari nya.


Aria yang enggan membuka mata memilih hanya berdehem agar merespon siapa si pengganggu.


"Hmmm?!."

__ADS_1


Tuk tuk...


Lagi. Dan benar-benar mengganggu, akhirnya Aria membuka mata dan melihat siapa itu. Hanya berjarak sejengkal dari wajah nya, Min Ho menatap Aria dengan penuh.


"Apa." Tanya Aria kesal.


Bukannya menjawab, Min Ho malah mengetuk lagi dahi Aria. Karena kesal Aria hanya mendiami Min Ho dan membiarkan apa yang Min Ho lakukan.


Setelah beberapa saat, mungkin karena Aria tidak merespon nya dia memilih berhenti dan duduk di samping Aria.


"Kau menikmati nya." Tanya Min Ho melirik pada Aria yang mata nya terpejam, dia kembali melakukan aktivitas yang terhenti gara-gara Min Ho.


"Sangat. Aku jarang bisa bepergian seperti ini." Ucap Aria masih dengan mata nya terpejam, Min Ho terus melihat nya dan melihat lurus ke laut yang luas.


"Baguslah."


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung!!!


__ADS_2