
Di rumah besar yang warna dominan nya abu-abu itu terdapat penghuni di dalam nya yang menyantap makan malam bersama.
Ya... itu adalah keluarga Ho.
Kemarin Tuan dan Nyonya Ho di kagetkan saat pulang ke rumah mereka berdua melihat kedua anak nya sedang nonton tv di ruang tamu.
{ Flashback }
"Haah... hari ini kenapa rapat nya lama sekali." Keluh Tuan Chan Ho, dan Nyonya Ho hanya tertawa mendengar keluhan suami nya itu karena memang rapat nya lebih lama daripada dugaan.
Dan saat ini mereka berdua telah masuk gerbang rumah dan mendapat sambutan beberapa pengawal yang berjaga.
Setelah memakirkan mobil dan masuk ke rumah begitu syok nya Tuan Chan Ho saat melihat sosok yang tak asing sedang menonton santai tv di depan nya.
"Min Ho... Jin Ho." Panggil Tuan Chan Ho membuat Nyonya Ho terkejut dan membuat yang di panggil ikut berpaling melihat sumber suara.
"Ayah." Balas Jin Ho sambil tersenyum
"Hai.. ayah." Balas Min Ho dengan wajah biasa saja.
"Kalian... kapan kalian berdua pulang." Tanya Tuan Chan Ho tidak percaya.
Beliau juga tidak mendapat pemberitahuan dari kepala pelayan kalau kedua anak nya datang.
__ADS_1
"Sudah dari pagi tadi." Ucap Min Ho.
"Sudah selama itu tapi tidak ada satupun orang yang memberitahu ayah ataupun ibu kalian."
"Kami sengaja, ayah. Ini surprise untuk ayah." Ucap Jin Ho.
"Hai ibu, lama tidak berjumpa." Sapa Jin Ho pada ibu nya yang masih terbeku di tempat karena kaget.
"Haaah... yasudah nanti kita bicara lagi setelah makan malam."
{ Flashback end }
"Jadi Min Ho, ayah tahu dalang semua kepulangan ini adalah kamu, dan Jin Ho hanya ikutan, benar." Tanya Tuan Chan Ho di sela-sela makan nya.
"Kenapa tidak memberitahu ayah kalau kalian pulang." Tanya Tuan Chan Ho.
"Itu karena respon ayah lama sekali, saat aku menelpon waktu itu harus nya ayah langsung setuju saja, bukan nya menyuruh menunggu." Jelas Min Ho.
Tuan Chan Ho tak habis pikir tentang putra kandung nya itu, apa yang sebenarnya Min Ho inginkan di sini, bukannya anak nya itu tidak pernah tertarik pada sesuatu, apa lagi anak nya itu tidak terlalu peduli dengan orang lain selain dirinya.
"Mmm nak, apa kalian pulang sebelum libur seperti ini tidak masalah." Tanya Nyonya Ho.
"Tidak, bu. Lagipula hanya satu minggu saja." Jawab Jin Ho.
__ADS_1
"Apa ada mahasiswa pertukaran disana." Tanya Nyonya Ho lagi.
"Mmm ada, tapi ya kami tidak bisa melihat nya karena dia baru datang besok." Jawab Jin Ho lagi.
Min Ho nampak nya tidak peduli dengan apa yang wanita itu bicarakan, dia hanya menikmati makanan nya dengan tenang.
"Tapi ibu, kenapa ibu bertanya, apa ibu tahu kalau kami kedatangan mahasiswa pertukaran." Tanya Jin Ho bingung.
"Haha tentu saja ibu tahu karena pertukaran mahasiwa biasanya akan diadakan satu tahun sekali, dan perguruan tinggi di korea yang berpartisipasi hampir seluruhnya ibu kenal. Jadi ibu tahu kampus mana saja dan kemana mereka akan mengoperkan mahasiswanya." Jelas Nyonya Ho, dan Jin Ho mengangguk-angguk tanda mengerti.
Kenapa dia tiba-tiba berbicara hal biasanya dia tidak pernah berbicara hal yang bersangkutan dengan pekerjaan saat berkumpul begini.
Ini perasaan ku saja atau apa, ya sepertinya ada yang janggal. Min Ho.
.
.
.
.
Bersambung!!!
__ADS_1