
"Hmm dimana dia, barusan aku melihat nya di kelas ini." Lucas memeriksa kelas Aria karena jelas-jelas tadi dia melihat Aria disini.
"Apa cuma aku saja yang membayangi nya, mungkin saja dia di kantin." Lucas keluar dari kelas itu dan berlalu pergi menuju kantin.
Di sudut pintu, Aria dan Jin Ho bersembunyi.
Setelah merasa Lucas pergi cukup jauh, Aria menghela napas panjang.
"Huhhh...untung saja waktu bersama dia di sekolah ini tidak lama lagi, wajah nya membuat ku muak." Aria teringat sesuatu atau seseorang?.
Yaa Jin Ho yang sedari tadi tidak bicara karena tangan Aria belum melepas sumpalan nya di mulut Jin Ho.
"Ohh haha maaf ya, aku lapar ayo pergi." Tanpa menunggu Jin Ho bersuara Aria menarik tangan nya dan membawa nya ke kantin.
Jin Ho hanya bisa terdiam saat tangan nya di genggam erat oleh Aria.
Deg..degg..degg
Aaaa apa ini. Jantung seperti nya mau meledak. Apa wajah ku memerah.
Sesampainya di kantin Aria melihat jam di tangan nya.
"Waktu nya sebentar lagi, kita harus cepat."
Aria melepas tangan Jin Ho mengambil makanan nya.
Sementara Jin Ho hanya duduk terdiam sambil terus memperhatikan tangan nya.
Sekarang rasa nya kosong.
"Kau tidak makan." Tanya Aria saat sudah mengambil makanan dan duduk dihadapan Jin Ho.
"Hangat." Racau Jin Ho. Dia masih terlarur dalam lamunan nya, tapi membuat Aria bingung.
__ADS_1
"Apa." Tanya Aria lagi.
Mendengar pertanyaan Aria barulah Jin Ho tersadar.
"Eh oh apa makanan nya hangat."
"Tentu saja. Sana ambil makanan mu sebentar lagi masuk."
Aria kembali menyantap makanan nya dan Jin Ho dengan gelagapan bangkit dari duduk nya menuju meja layanan.
Tenang...tenaaang Jin Ho..
Haaaaaah....
Jin Ho menghembuskan napas panjang dan tiba-tiba dia teringat sesuatu.
Bukannya dia juga kesini tadi.
Setelah selesai mengambil beberapa menu makanan, Jin Ho duduk kembali ke meja nya tadi.
"Bukan nya dia akan kesini tadi." Tanya Jin Ho.
"Maksudmu Lucas." Tanya Aria balik, tapi pandangan nya hanya pada makanan nya saja.
"Iya."
"Hmm entahlah, aku tidak melihat nya."
Jin Ho tertawa mendengar perkataan Aria. Bagaimana bisa dia tahu kalau Lucas ada atau tidak nya dikantin ini, dia saja hanya fokus makan tanpa melihat kemana-mana.
"Kau tidak akan bisa melihat nya jika pandangan mu hanya pada makanan saja. Dasar." Jin Ho masih terkekeh membuat Aria kesal saja.
Aria menghentikan makan nya dan melihat sekitar. Benar tidak ada tanda-tanda keberadaan Lucas. Jadi perkataan nya benar, tapi kemana Lucas padahal dia sendiri tadi bilang akan mencari Aria di kantin.
__ADS_1
"Lihat, tidak ada kan aku benar." Dengan pandangan kesal Aria limpahkan pada Jin Ho yang lagi-lagi tertawa karena sesuatu.
"Apa lagi." Tanya Aria.
"Makan mu berantakan sekali." Sambil tertawa Jin Ho mengelap sisa makanan di sudut bibir Aria dengan tissu. Mata Aria mengikuti kemana jari Jin Ho berada.
"Sudah." Tanya Aria, dia tidak bisa melihat.
"Ehh sudah sudah." Lagi-lagi Jin Ho terhanyut.
*Kendalikan dirimu bodoh.
*Tingg..tingg**...
"Sudah masuk, tapi...kau." Aria melihat tempat makan Jin Ho masih utuh belum tersentuh. Jin Ho juga ikutan melihat makanan nya yang belum tersentuh.
"Tidak apa-apa, aku bisa menahan nya." Jin Ho meyakinkan pada Aria kalau dia baik-baik saja walaupun tidak makan.
"Sungguh." Tanya Aria.
"Hmm." Jin Ho mengangguk sambil tersenyum dan membawa Aria kembali ke kelas nya.
"..."
.
.
.
.
Bersambung!!!
__ADS_1