
Beberapa hari telah berlalu dan liburan musim panas mereka pun berakhir.
Sekarang semua orang sedang bersiap-siap mengemas barang untuk meninggalkan tempat yang penuh kenangan ini.
Sebelum pulang tak lupa mereka mengabadikan foto bersama para guru.
Dan di foto itu semua orang terlihat bahagia.
Setelah selesai berkemas mereka pun meninggalkan penginapan dan menuju bus tour.
Untuk kali ini dua bus itu di tumpangi secara acak, perempuan dan laki-laki boleh berada di satu bus.
Setelah menaruh tas mereka di tempat penyimpanan bus, satu persatu siswa mulai menaiki salah satu bus yang mereka ingin naiki.
Begitu juga Aria dan Su Mi, mereka menaiki bus yang waktu itu di naiki anak laki-laki. Mereka ingin merasakan bagaimana berada di bus itu.
Tapi saat mereka naik, sungguh entah ini keberuntungan atau apa, Min Ho, Jin Ho, Min Hyuk dan bahkan ...
Apaa iniiii...
Kenapa si b*j*ng*n ini disini juga.
Walaupun dalam hati Aria mencaci maki, tapi dia berusaha bersikap tenang.
Bukan tanpa alasan Aria seperti itu, pasal nya di dalam bus satu ini ada Lucas yang dengan santai nya duduk menatap keluar jendela.
Su Mi yang melihat Aria mengepalkan tangan erat mencoba menenangkan nya dengan membisikan sesuatu.
"Tenanglah Aria, aku yakin dia tidak akan bisa bergerak jauh dari pengawasan guru." Bisik Su Mi yang sukses membuat Aria sedikit tenang.
Tapi karena sedang mencari tempat duduk, Aria melihat sekitar dan melihat beberapa bangku kosong, yang salah satu nya di samping Min Hyuk.
Hati penggoda nya mulai aktif, dia melirik ke arah Su Mi dan menyikut lengan Su Mi.
"Hmm?."
__ADS_1
"Itu lihat." Aria menunjuk sedikit kursi samping Jin Ho yang kosong.
"Siapa cepat dia dapat." Dengan tatapan kilat dan penuh semangat Aria dan Su Mi berlari cepat menuju Min Hyuk.
Semua orang tentu nya terkejut dengan guncangan yang di akibatkan dua orang itu.
Saat Aria dan Su Mi sedang berlomba, tanpa Aria ketahui ada kaki yang menghalangi nya.
A...aaakkhh
Aria melindungi area wajah nya karena mengira akan jatuh tersungkur, tapi nyata nya...
Ehh kenapa tidak sakit.
Aria dengan perlahan membuka perlindungan nya dan melihat kalau dia hanya hampir jatuh tersungkur.
Dan lagi Aria melihat ke depan dimana Su Mi juga ikut terkejut dan pasti nya cemas.
"Kau tidak apa-apa." Tanya Su Mi dengan raut wajah cemas.
"Aaa..ahaaha tidak apa-apa, tapi ini ...."
Aria tercengang melihat siapa yang menahan nya.
"L..Lu...Lucas."
Ucap Aria dengan terbata-bata, begitu juga Lucas yang melihat Aria di depan nya.
Tapi saat Lucas ingin berbicara pada Aria, tiba-tiba tubuh Aria di tarik seperti kucing.
"Ehhh apa ini." Aria berdiri dan berjalan mengikuti orang yang menarik ke atas belakang baju nya.
"Kau ini memang suka sekali meresahkan orang lain." Ucap Min Ho datar dan saaat tiba di salah satu kursi, Min Ho melepaskan tangan nya dan membiarkan Aria duduk di kursi dekat jendela.
Aria melihat di depan nya Su Mi yang ikut melihat ke arah nya. Dan Aria melihat kalau Su Mi tiba lebih dulu di tempat nya Min Hyuk.
__ADS_1
"Kau menang." Ucap Aria setengah teriak, mendengar perkataan Aria Su Mi pun tersenyum dan duduk di samping Min Hyuk dengan dalih...
"Hei aku duduk disini ya."
"Eehh tumben sekali kau mau bersamaku." Canda Min Hyuk yang membuat Su Mi gugup, tapi walaupun begitu dia berusaha tenang.
"Kau lihat tidak ketua mengambil nya dari ku." Ucap Su Mu sambil menunjuk ke kursi belakang dimana terdapat Aria dan Min Ho.
Min Hyuk hanya mengangguk dan dan mempersilakan Su Mi duduk.
Dan dengan tampang sumringah yang tak dapat di sembunyikan Su Mi duduk dan memberi kode lewat tangan berupa jempol yang artinya dia senang.
"Nice, Su Mi." Gumam Aria yang sayang nya di dengar Min Ho.
"Apanya." Tanya Min Ho dengan tangan yang memangku dagu.
"Apanya apa."Tanya Aria ulang.
"Kau seperti ini tadi.
Min ho memperlihatkan bagaimana Aria tadi.
"Dan ucapan terakhir mu 'Nice' apa nya itu."
Setelah di jelaskan barulah Aria mengerti.
"Ohhh...rahasia kau tidak perlu tahu." Ucap Aria dengan tersenyum dan tangan disilangkan.
"Hmmp terserah saja."
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung!!!