Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
79


__ADS_3

Tapi di balik itu semua Tuan Ho juga tak jarang mengingat bagaimana caranya mendidik Min Ho agar menjadi seperti sekarang.


Cara keras yang bahkan pada umumnya tidak layak di terapkan pada anak kecil.


"Apa aku serahkan saja pada nya untuk memilih pasangan. Setidaknya aku ingin membayar segala kesalahan yang telah aku perbuat."


"Sudahlah, aku pikirkan saat masa dimana aku harus berpikir tentang itu, sekarang aku harus menyelesaikan ini. Astaga banyak sekali ehh...."


Saat mengangkat mengambil salah satu dokumen nya, tiba-tiba saja ada sesuatu yang terjatuh.


"Apa ini."


Tuan Ho mengambil barang tersebut yang merupakan sebuah foto. Foto seorang gadis.


Karena bingung dengan foto itu, Tuan Ho membuka dokumen yang menyelipkan foto tersebut.


"Riwayat hidup." Tuan Ho melihat isi dokumen tadi dengan foto secara bergantian.


"Siapa ini...


Tunggu sebentar ini kan...."


Tok tok tok...


Mendengar pintu nya di ketuk, Tuan Ho kembali merapikan dokumen beserta foto nya dan menaruhnya di tempat khusus.


"Masuk."


Karena sudah mendapat izin, seseorang yang mengetuk pintu pun masuk.


"Sayang, apa kau sibuk." Tanya Nyonya Ho menghampiri suami nya itu.

__ADS_1


"Tidak, kenapa."


Tuan Ho beranjak dari tempat nya dan duduk di sofa, di ikuti oleh Nyonya Ho.


"Apa kau sudah bicarakan tentang perjodohan pada Min Ho." Tanya Nyonya Ho.


"Sudah." Jawab Tuan Ho dengan cepat.


"Apa pendapat nya tentang itu."


Tuan Ho mengangkat bahu, dan menghela napas panjang.


"Pendapat nya sama seperti yang kau pikirkan. Dia tidak mau...."


"Haa sudah ku duga anak itu belum berubah."


"Tapi...tapi sepertinya dia sudah menyukai seseorang."


Sementara Nyonya Ho mendengar perkataan suami nya kalau Min Ho menyukai seseorang, dia terkejut.


Meski dia sudah tahu kalau anak tirinya itu menyimpan perasaan pada seseorang yang sudah dia tahu siapa itu, tapi dia tidak menyangka kalau Min Ho akan jujur pada ayah nya dan menolak perjodohan nya.


"Mm apa dia memberitahu siapa gadis itu." Tanya Nyonya Ho resah.


Suami nya itu hanya menggelengkan kepala.


Haahh untung lah.


"Dia tidak mau memberitahu, karena cinta nya hanya sepihak. Hahaha cinta anak muda." Gelak Tuan Ho sambil mengingat bagaimana Min Ho saat membicarakan tentang cinta nya.


Di sisi lain, Nyonya Ho kebingungan dengan sikap suaminya yang tidak seperti biasa.

__ADS_1


"Sayang, kau baik-baik saja. Kau...kelihatan bahagia sekali." Tanya Nyonya sambil tertawa paksa.


"Hm...benarkah?, kalau begitu bagus seperti ini kan setidaknya aku bisa merubah diriku sendiri agar di sukai Min Ho." Ucap Tuan Ho sambil tersenyum.


"Hm baiklah."


Apa-apaan ini, jika dia berubah seperti ini apa mungkin juga saat Min Ho memperkenalkan gadis itu padanya dia tidak akan melarangnya.


Tidak...ini tidak boleh, aku memang tidak bisa memiliki Min Ho, tapi aku tidak akan membiarkan anak itu bersama orang yang kasta nya berbeda.


"Baiklah, sayang, aku keluar ya, selesaikan dokumen mu dan istirahatlah secepatnya.


Nyonya Ho beranjak dari duduk nya dan menghampiri Tuan Ho untuk memberikan kecupan singkat di dahi.


"Iya, kau juga."


Ucap Tuan Ho sambil tersenyum menerima perlakuan istrinya.


Nyonya Ho pun pergi meninggalkan suami nya sendiri di ruang kerja.


Sementara Tuan Ho langsung mengedarkan pikiran nya saat melihat foto gadis yang dia lihat tadi.


"Ckk siapa dia, ya."


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung!!!


__ADS_2