
Di kelas nya Aria ikut berdiskusi tentang festival sekolah. Su Mi tidak bisa ikut karena dia juga punya urusan.
Selagi dalam diskusi, Aria sering kali melamun membuat musuh nya dengan mudah menjebak nya.
"Bagaimana kalau Aria juga ikut dalam tim pendukung, kita semua tahu bukan kalau dia ini menjadi target perhatian waktu penampilan nya saat acara yang lalu, mungkin saja dengan dukungan dan penampilan nya ini bisa membuat tim basket sekolah kita menang. Bagaimana?. Usul salah satu murid di kelas Aria.
Mendengar usulan tersebut mereka semua mengangguk, dan seperti nya setuju.
"Benar juga, apalagi dia kan pacar nya Ketua Min Ho, pasti nya Ketua semangat dalam bermain dan bisa menang. Bagus sekali idemu ini, kalau begitu bagaimana pendapat Aria."
Sejujurnya yang memberi usulan tahu kalau Aria tidak terlatih apalagi harus bergerak ekstrim di tim pendukung (cheerleaders), maka dari itulah dia mengusulkan hal yang tidak Aria bisa agar mempermalukan nya di depan banyak orang.
Sementara Aria belum sadar apa yang teman kelas nya itu katakan, sampai tangan nya di senggol.
"Hei Aria."
"Aakh apa. Ehhmm maaf aku tidak mendengar kalian." Ucap Aria tersadar dari lamunan.
Teman sekelas nya itupun kembali menerangkan apa tugas nya.
Mendengar penjelasan dari awal sampai akhir Aria hanya ternganga, sungguh dia tidak bisa.
"Kenapa kalian sampai memilihku." Tanya Aria tertawa paksa berusaha menghindar.
__ADS_1
"Karena ketua kelas sudah memilih kalau kelas kita di tugaskan sebagai pendukung tim bola basket, sebagian dari kalian perempuan harus menjadi bagian tim cheerleaders."
"Dan juga aku dengar, kau pacaran dengan Ketua Min Ho jadi nya kami berpikir kalau kau akan semangat menyemangati pacar mu sendiri saat pertandingan."
Ehh apa dia juga ikut...
Karena penasaran Aria pun bertanya perihal Min Ho.
"Apa Min Ho juga ikut dalam tim basket." Tanya Aria.
Semua orang mengangguk sebagai respon.
"Bagaimana bisa kan, karena sepertinya kau juga senang." Goda teman Aria.
"Ahaha tentu saja."
Tapi bagaimana aku menolak nya, nanti mereka mengira kalau hubungan kami hanya sebatas dekat saja.
"Ohh ya kata nya Jin Ho dan Lucas juga ikut andil."
Lagi-lagi mendengar nama Lucas Aria berhenti berpikir.
Jika dia menjadi tim pendukung bukannya dia juga harua menyoraki pemain yang lain.
__ADS_1
"Lucas juga ikut." Tanya Aria hati-hati.
"Iya...."
Semua orang terdiam, mereka melihat satu sama lain karena mereka ingat konflik antara Lucas dan Aria saat liburan musim panas lalu.
"Kau tidak apa-apa." Tanya salah satu murid.
Sepertinya ini kesempatan ku, jika Lucas melihat ku yang terlalu semangat menyoraki Min Ho mungkin dia merasak kesal dan menyerah.
Semua orang yang tadi nya gelisah, kini menjadi heran karena tiba-tiba Aria senyum-senyum tidak jelas.
"Aria."
"Aaa iya tidak apa-apa, aku baik-baik saja kalian semua jangan khawatir karena aku tidak akan mengecewakan sekolah dan ekhemm pastinya pacar ku ada disana." Aria pura-pura tersipu malu membuat semua orang tertawa karena mengira kalau Aria sedang di mabuk cinta, sementara orang yang membenci Aria, hanya merasa geram tak bersuara.
Tiba-tiba aku merindukan nya. Hahaa kenapa ini...
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung!!!