
Selama dalam masa ujian, Min Ho dan Aria tidak bisa berlama-lama bersama, karena jadwal mereka berbeda.
Saat kelas 3 istirahat, kelas 1 dan 2 masih belajar.
Jadi dalam kurun waktu beberapa hari ini mereka berdua bisa bersama hanyalah saat pulang sekolah, itu pun Min Ho yang menunggu dalam waktu yang cukup lama.
Aria sampai merasa tidak enak, tapi Min Ho lah yang menginginkan nya jadi Aria tidak bisa berbuat apa-apa.
Dan saat ini Aria dan Min Ho sengaja pergi ke taman yang tak jauh dari apartemen Aria.
Aria melihat Min Ho dalam diam. Raut wajah sedikit lelah dan terlihat tidak begitu semangat.
"Kau baik-baik saja." Tanya Aria.
"Hmm ya, aku baik-baik saja." Ucap Min Ho sambil tersenyum. Tapi di balik senyuman nya itu ada yang dia sembunyikan.
Karena merasa Min Ho menyembunyikan keadaan nya, Aria pun menaruh telapak tangan nya pada dahi Min Ho, dan telapak tangan stau nya di dahi nya sendiri.
"Kau panas, Min Ho." Ucap Aria dengan raut wajah khawatir.
Melihat Aria yang cemas dengan keadaan nya, Min Ho tersenyum dan meraih tangan Aria yang masih di dahi nya.
"Ini bukan apa-apa, besok juga sembuh."
"Kau serius." Tanya Aria meyakinkan.
Min Ho mengangguk.
__ADS_1
Walaupun Min Ho berkata begitu, tapi di dalam hati Aria ini berkata kalau itu tidak akan sembuh besok.
Aria melihat Min Ho lekat-lekat seperti ingin masuk ke dalam, apa Min Ho baik-baik saja.
Min Ho yang melihat Aria mengkhawatirkan nya pun tertawa pelan.
"Sudahlah, aku baik-baik saja. Ayo pulang ini sudah sore."
Min Ho meraih tangan Aria dan menggenggam erat sampai Aria merasakan panas yang menusuk lewat telapak tangan Min Ho.
Ini panas sekali..
*A*staga anak ini membuat kepikiran.
"Ayo cepat." Aria menarik tangan Min Ho agar cepat masuk ke mobil.
"Kita ke apartemen ku." Ucap Aria dengan tegas.
"Apa." Min Ho kaget sendiri mendengar ajakan Aria.
"Iya ke apartemen ku, akan ku buat kau tidak bisa sakit lagi." Dengan ambigu nya, Aria membuat Min Ho kalang kabut.
"Aria... itu aku kira ini terlalu cepat. Kita masih sekolah ini tidak bagus." Ucap Min Ho menyembunyikan wajah memerah nya dan berusaha tenang.
"Hah... apa yang kau bicarakan. Memangnya penyakit itu harus di obati saat sekolah sudah selesai. Jangan kebanyakan bicara dan cepat ke apartemen ku."
"...oh begitu."
__ADS_1
Apa selama ujian ini otak mu waras mu hilang Min Ho. Sangat tidak tahu malu nya kau...
Min Ho melajukan mobil nya ke arah apartemen sesuai permintaan Aria.
Karena wajah nya terasa panas, Min Ho melepaskan kacamata yang ia kenakan.
Aria melihat dan memeriksa suhu wajah Min Ho.
"Panas sekali, aku sudah bilang ini tidak akan sembuh kalau di biarkan saja." Ucap Aria mulai cerewet, tapi ini juga demi kebaikan Min Ho.
Dari jauh apartemen Aria sudah terlihat, dan beberapa menit kemudia mereka pun sampai.
Dengan tergesa-gesa Aria keluar dari mobil dan menarik Min Ho yang baru mematikan mobil.
"Cepat."
"Tenanglah Aria, kau mendesakku seperti ini tidak bagus." Ucap Min Ho kewalahan.
"Hmm baiklah, kau benar. Ayo." Akhirnya Aria mulai tenang dan membawa Min Ho ke apartemen nya.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung!!!