Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
94


__ADS_3

"Ayo."


Aria keluar dari kamar nya menghampiri Min Ho yang hanya terpaku melihat nya.


"...Ho."


"Min Ho." Panggil Aria beberapa kali.


"Aa iya, ayo berangkat."


Min Ho beranjak dari duduk nya dan menarik tangan Aria untuk keluar dari apartemen itu.


Kenapa kesadaran ku bisa hilang sebentar.


Min Ho terus merutuki dirinya di dalam hati, dan sesekali melirik Aria.


Kenapa memakai pakaian sederhana saja kecantikan nya malah bertambah.


Aria yang sedari tadi melihat ada yang aneh dengan Min Ho pun bertanya.


"Ada apa." Tanya Aria.


"Hmm... oh bukan apa-apa."


Dengan cepat Min Ho merubah suasana dalam dirinya menjadi normal kembali.


Saat ini Aria memakai terusan motif bunga-bunga kecil yang panjang nya di atas lutut dan dalaman panjang berwarna putih.


Dengan rambut terurai dan sedikit bergelombang.



Min Ho membukakan pintu untuk Aria dan dengan senang hati Aria menerima perlakuan Min Ho.

__ADS_1


Saat Min Ho berpindah menuju tempat nya, Aria menyadari kalau hari ini tampilan Min Ho juga tidak seperti biasanya. Begitu rapi, tapi tidak terlalu formal.


Dengan kemeja hitam garis-garis dalaman kaos berwarna putih dan juga celana panjang bersetelan sama dengn kemeja nya.



"Wahh...dia benar-benar sesuatu." Gumam Aria sambil tertawa.


"Kau siap." Tanya Min Ho mulai menyalakan mobil nya.


"Tentu~."


Dengan perasaan sama-sama senang Min Ho pun melajukan mobil nya meninggalkan apartemen Aria.


.


Kira-kira kakak mau kemana ya berpakaian serapi itu.


Di tokoh nya, Jin Ho terus memikirkan kemana kakak nya pergi.


"Apa mereka berdua berjanji pergi hari ini." Gumam Jin Ho kembali mengingat kedekatan Aria dan Min Ho.


"Mm permisi saya pesan Choco Bear nya satu dan Strawberry Cake nya."


"Aa baik, silakan duduk dulu, ya."


Jin Ho menyiapkan apa yang dipesan pelanggan nya.


Sudah cukup memikirkan hal lain untuk sekarang dia fokus mengurus tokoh nya dan melayani pelanggan dengan baik.


.


"Kira-kira kemana dulu." Tanya Aria bingung. Dia tidak terlalu bisa dalam urusan seperti ini mengingat pengalaman pertama dia pacaran tidak mulus.

__ADS_1


"Kau cukup berbeda dari kebanyakan gadis." Ucap Min Ho masih fokus menyetir.


"Kenapa." Tanya Aria bingung.


"Yaah kebanyakan gadis yang aku tahu jika berkencan itu pasti memiliki banyak kemauan, tapi kau tidak malah kau kelihatan kebingungan memikirkan tempat."


Mendengar perkataan Min Ho, Aria pun paham.


"Seperti yang kau tahu, aku tidak pernah memikirkan sesuatu yang aku yakini tidak akan bisa aku rasakan, pengalaman pertama ku pacaran saja tidak seperti ini. Jadi aku tidak mau berencana." Jelas Aria membuat Min Ho memahami bagaimana perasaan Aria selama ini.


Dimulai saat dia masih seorang yang tak di pandang, di permainkan sampai dia berubah menjadi pribadi yang kuat dan mempertimbangkan dengan matang segala keputusan nya.


"Kalau kau tidak tahu mau kemana, bagaimana jika hari ini aku yang akan menuntunmu." Tawar Min Ho sambil tersenyum.


Aria tertegun dengan tawaran Min Ho, dia pun tidak tahu mau kemana jadi nya Aria pun menyetujui Min Ho.


"Baiklah."


Setelah mendapat persetujuan Aria, Min Ho pun memutar balik mobil nya.


"Kenapa berbalik." Tanya Aria heran.


"Aku akan membawa mu ke tempat yang menarik." Ucap Min Ho dengan penuh keyakinan.


"Hoo... kau lumayan Min Ho."


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung!!!


__ADS_2