Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
56


__ADS_3

Di pantai, ramai anak laki-laki yang sedang mandi, tapi Aria sama sekali tidak peduli. Dia hanya duduk termenung dibawah payung dengan dagu yang berpangku di atas lutut.


Gila gila gila gila...aku sudah gila. Bagaimana bisa tangan ku....


Aria melihat tangan nya yang memerah karena menampar pipi Min Ho yang keras tadi.


"Kau bodoh." Teriak Aria pada tangan nya dan memilih menyembunyikan wajah nya di antara kaki dan dada nya.


Mendengar Aria berteriak, orang-orang yang berada di pantai merasa heran dan bingung, tapi mereka tidak berhenti bermain.


"Bodoh bodoh bodoh...kau lancang sekali, Aria. Sekarang hutang mu bertambah." Aria terus histeris dengan wajah yang masih disembunyikan.


"Waaaaaaa...eh." Aria begitu terkejut saat dia berteriak dengan kepala yang mengadah, dia melihat Jin Ho yang seperti nya ingin menyapa nya.


"Hai." Sapa Jin Ho sambil tertawa, dan ikut duduk di samping Aria.


"Kau kenapa." Tanya Jin Ho sambil melihat ke arah Aria yang kembali menyembunyikan wajah nya.


"Tidak apa-apa." Ucap Aria dengan suara yang tidak terdengar jelas.


"Kau ada masalah." Tanya Jin Ho lagi dan mendekatkan jarak nya dengan Aria agar lebih jelas mendengar apa yang Aria katakan.


Karena masih kesal dan Jin Ho yang terus bertanya, Aria jadi marah.

__ADS_1


"Sebaiknya...kau."


Aria dan Jin Ho sama-sama terkejut. Aria yang tiba-tiba saja menengadah hampir saja area wajahnya di cium oleh Jin Ho.


Aria mundur perlahan dan menjaga jarak dari Jin Ho.


"Haaaa...." Aria kembali bersembunyi, sementara Jin Ho masih terpaku dan menyentuh bibir nya.


Hampir saja.


Saat Jin Ho ingin mendekati Aria, dari belakang ada bayangan yang juga mendekat ke tempat mereka berdua.


"Ekhem."


Wanita yang lumayan sudah tua, tapi wajah nya masih awet muda itu yang tak lain adalah ibu nya Jin Ho sekaligus ibu tiri nya Min Ho.


Nyonya Ho melirik ke arah Aria yang terduduk, dan Jin Ho tahu apa yang ibu nya mau.


"Aria." Panggil Jin Ho sambil dengan meraih bahu Aria.


Aria pun menengadah dan menyadari kenapa Jin Ho memanggil nya.


Dia berdiri dan berhadapan langsung dengan pemilik yayasan sekolah mereka.

__ADS_1


"Selamat siang, bu." Sapa Aria sambil membungkuk dengan hormat, tapi Nyonya Ho tidak menanggapi sapaan Aria, dia malah fokus menilai fisik Aria dari ujung kepala sampai kaki.


Cih...


Aria merasa tidak nyaman di perhatikan begitu dalam oleh ibu Jin Ho, dia pun melihat ke arah Jin Ho berharap dia tahu apa maksud Aria.


Tentu saja Jin Ho paham dan membawa ibunya pergi ke penginapan.


"Hmm ibu ayo kita pergi, disini panas." Jin Ho menggiring ibu nya pergi dan meninggalkan Aria sendiri. Nyonya Ho melirik tajam pada Aria yang kebingungan dengan arti lirikan beliau tersebut.


Setelah cukup jauh, Aria kembali duduk dan melihat ke atas, dimana hanya ada langit biru dengan matahari yang memancar dan membuat air laut nampak berkilauan.


"Kenapa hidup ku sekarang jadi rumit ya."


Keluh Aria yang tiba-tiba teringat sesuatu.


"Astaga....dimana Su Mi."


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung!!!


__ADS_2