Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
139


__ADS_3

Menit berganti jam, begitulah sudah Aria melewati hari penuh nya di sekolah ini. Sementara bergaul baik dengan teman baru nya, tapi walaupun bersebelahan ada perang dingin antara Aria dan Min Jae.


Pasti nya ini bukan yang Aria sukai, karena pada saat awal mula perubahan nya, Aria sama sekali tidak pernah berkelahi dengan orang lain, walaupun ada beberapa itu pun bisa dia atasi, tapi seperti nya kasus sekarang berbeda, karena Min Jae memfitnah nya dengan buruk.


Dan karena sebentar lagi jam pelajaran akan berakhir, Aria ingin memanfaatkan waktu untuk berbicara empat mata dengan Min Jae.


Aria menulis di sebuah kertas buku yang kosong yang bertuliskan,


"HM.. MIN JAE APA KAU BISA BERBICARA BERDUA DENGAN KU NANTI, SEBENTAR SAJA".


Begitu selesai, Aria langsung menggeser buku nya untuk di lihat Min Jae, tapi sayang nya Min Jae malah acuh dan fokus dengan buku nya sendiri.


Tapi Aria tidak patah semangat, dia mencoba mendorong buku itu sampai Min Jae mau melihat nya.


Namun, bukannya berhasil Aria malah di kagetkan dengan Min Jae yang tiba-tiba histeris, tapi bukan Aria saja yang kaget, tapi seluruh siswa dan guru yang sedang fokus saja terkejut.


"Apa kau tidak puas menindas ku selama ini, kau senang aku sengsara, aku menderita dan semua ini karena ulah mu. Semenjak kedatangan mu kau merubah hidup ku, kau berandal, apa sekolah ini tidak menyeleksi ada seorang perundung disini." Teriak Min Jae.


"Apa...." Aria terkejut bukan main dengan apa yang Min Jae katakan, bukan dia saja bahkam Bunny dan teman nya yang lain mengerutkan dahi mendengar itu semua.


"Min Jae apa maksud mu." Tanya Aria.


"Ada apa ini, Aria Kim, Jo Min Jae, ikut saya ke ruang guru." Ucap guru yang mau tidak mau mengakhiri kelas nya karena keributan.

__ADS_1


"Pelajaran hari ini selesai disini dan kalian berdua ikut saya." Guri tersebut pun keluar dari kelas dan diikuti oleh Min Jae, sementara Aria masih terdiam di tempat nya mencerna kejadian barusan.


Apa yang dia katakan barusan.


Aria pun melangkah keluar kelas, meninggalkan semua orang yang masih terdiam, tapi tidak untuk Bunny yang sudah sangat geram dari tadi.


~


Di dalam ruang guru, Aria dan Min Jae berdiri menghadap guru nya tadi.


"Jo Min Jae, apa kau bisa menjelaskan apa yang terjadi." Tanya guru nya dengan nada tegas.


Saat Min Jae di tanya Aria lantas melihat ke arah nya, karena di kepala nya terus bertanya-tanya perlakuan Min Jae pada nya.


Guru yang melihat Aria seperti itu lantas berbicara.


"Yaa?." Karena terkejut Aria sedikit mengeraskan suara nya.


"Apa kalian berdua ada masalah pribadi."


Mendengar pertanyaan guru nya, Aria langsung menjawab dengan gelengan keras karena dia memang merasa tidak pernah melakukan kekerasan pada Min Jae.


"Tidak.. tidak sama sekali, pak." Jawab Aria.

__ADS_1


"Tapi tadi apa yang kau lakukan sampai dia histeris seperti itu." Tanya guru nya menyelidik.


"Tadi saya hanya ingin mengajak nya berbicara berdua...."


"Bukan untuk mulai merundungi nya lagi?." Tanya guru.


"Sama sekali bukan begitu, itu... tadi saya tidak sengaja mendorongi nya dan dia marah pada saya, dan saya ingin berbicara berdua dengan nya karena dia terlihat seperti tidak menyukai saya selama ini." Ungkap Aria.


Mendengar pernyataan itu, Min Jae semakin menundukkan kepala dengan tangan yang mengepal erat.


"Selama ini?. Apa maksud mu Min Jae tidak pernah mencoba akrab semenjak kau berada di sekolah ini." Tanya guru nya.


"Apa itu benar, Jo Min Jae." Lanjut nya.


"Itu tid...."


"Yaa itu benar." Perkataan Min Jae terpotong karena Bunny menghampiri mereka.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung!!!


__ADS_2