Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
169


__ADS_3

"Hmm.. Siapa itu." Tanya Jin Ho saat ada beberapa orang yang melihat mereka.


Aria mengikuti kemana mata Jin Ho melihat dan berhenti di Gae bersaudara dan Bunny.


"Aa itu teman ku. Aku belum memperkenalkan kalian kan." Aria melambaikan tangan meminta teman-temannya itu agar menghampiri nya.


Mereka pun mendekat dan semakin melihat jelas rupa orang yang di cemaskan Aria.


Wahh tampan sekali. Dari jauh tadi kenapa aku tidak memperhatikannya ya. Bunny


Ck...kenapa wajah nya itu membuat ku kesal dan mereka dengan senang hati bisa memeluk Aria. Hou Gae.


.... Mou Gae.


"Nah, mereka teman-teman baru ku, dia Sin Ae kau kalian ingin akrab panggil saja dia Bunny...


"Jauh sekali perbedaan nama nya." Heran Min Ho.


Aria terdiam, dan kemudian tertawa diikuti oleh Bunny.


"Haha begitu ya, tapi aku suka di panggil begitu." Ucap Bunny sambil tertawa kecil.


Dan mereka Hou Gae dan Mou Gae." Lanjut Aria.


"Hmm.... "

__ADS_1


"Ada apa lagi." Tanya Aria saat melihat Min Ho yang seperti nya memandang tajam kedua laki-laki itu.


"Mereka kembar." Tanya Min Ho.


"Hahaa.. Iya, sebentar aku ingin menguji kalian berdua, berbaliklah." Pinta Aria, Min Ho dan Jin Ho melihat nya dengan penuh tanda tanya.


"Memang nya kenapa." Tanya Min Ho.


"Tidak usah banyak tanya, lakukan saja apa yang aku minta." Ucap Aria lagi dan kedua nya pun langsung menuruti dan berputar balikku membelakangi beberapa orang itu.


Bukan hanya Min Ho dan Jin Ho yang kebingungan, tapi Bunny dan Gae bersaudara pun ikut kebingungan.


Aria berdiri dan berhadapan dengan Gae bersaudara. Dengan niat jahil nya dia mengacak posisi kedua orang itu.


"Hei.. Apa yang kau lakukan." Tanya Hou Gae dengan alis mengkerut.


Aria menolak untuk menjelaskan apa permainan nya pada temannya itu.


"Selesai, kalian bisa berbalik." Ucap Aria saat dia sudah selesai menukar posisi Gae bersaudara.


"Tebaklah masing-masing nama mereka dengan benar." Tantang Aria saat kedua bersaudara itu sudah berbalik.


"Apa untung nya bagi kami menebak nya dengan benar...." Ucap Min Ho.


"Yaa, betul. Kau juga tidak memberikan hadiah apapun untuk kami."

__ADS_1


Sanggah Jin Ho.


Memang benar, tantang Aria sama sekali tidak menguntungkan bagi mereka. Hanya permainan kecil saja bagi Aria tidak pelru hadiah apapun.


"Hanya menebak nama saja sama sekali tidak merugikan kalian..hmph baiklah jika kalian tidak mau aku akan membatalkan rencana menginap malam ini, aku akan memberitahu paman nantinya."


Aria pura-pura kesal dan mengambil ponsel nya untuk menghubungi paman nya, tapi di lain sisi Min Ho dan Jin Ho mendengar perkataan Aria dengan terkejut, tentu saja Aria menginap di rumah mereka malam ini merupakan hadiah yang bagus, oleh sebab itu dengan cepat Min Ho membatalkan niat Aria.


"Baik...baik..kami akan tebak, tapi kau tidak boleh membatalkam rencana mu itu." Pinta Min Ho dan di angguki cepat oleh Jin Ho.


Mendengar kedua orang itu terlihat kesusahan oleh tingkah Aria, membuat ketiga teman baru itu menahan tawa nya.


Haha..mereka terlihat tidak berdaya jika berhadapan dengan Aria.


"Kalau begitu tebaklah." Ucap Aria dengan senyum yang jahil.


Min Ho dan Jin Ho pun dengan teliti menebak apa saja yang menjadi perbedaan antara kembaran itu. Tantangan ini lumayan sulit karena mereka baru bertemu tadi, tapi karena Aria mereka harus memenangkannya.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung!!!


__ADS_2