
Kriiingg...kriingg!!!
Untuk seluruh siswa sekolah x harap berkumpul di aula...
Sekali lagi, untuk seluruh siswa kelas x harap berkumpup di aula sekarang juga!!
"Ayo Aria." Su Mi mengaitkan tangan nya ke lengan Aria dan membawa Aria untuk berkumpul di aula.
Disana sudah riuh akan para siswa yang berkumpul, entah apa yang mereka bicarakan tidak bisa terdengar jelas sampai suara lengkingan microphone memekakan telinga barulah semua nya terdiam.
"Apa sudah berkumpul semua." Ucap seorang mc yang adalah ketua osis.
Dan anggota nya pun menganggukan kepala mengisyaratkan bahwa semua siswa telah berkumpul.
"Baiklah, saya ingin langsung menyampaikan inti nya." Suara yang dingin, lantang dan tegas memang bisa membuat semua orang tidak bisa menyela saat dia berbicara. Dan suara itu pula terdengar familiar bagi Aria.
Jadi dia...ketua osis ya.
Dan si ketua osis tersebut ialah Min Ho. Walaupun ketampanan nya disembunyikan dengan kacamata, tapi tentu saja itu tidak mungkin menutupi sepenuhnya.
Tubuhnya yang atletis, tinggi, dan kulit nya yang mulus seperti nya dia tidak pernah terluka makanya kulit itu bisa semulus kulit perempuan.
__ADS_1
Dan alih-alih mendengar apa yang disampaikan ketua osis nya terutama para siswi lebih menikmati pemandangan di depan mereka.
Aria yang melihat hal itu bergidik ngeri, dia tidak mau lagi terperangkap dengan jebakan seperti itu.
Memang semua perempuan mengidam-idamkan laki-laki yang tampan, tapi dibalik ketampanan nya itu apa hati nya juga begitu.
Aria membangun benteng di hati nya agar pria seperti itu tidak akan pernah masuk ke kehidupan nya. Untuk saat ini memang Aria memiliki laki-laki tampan itupun sebagai teman, karena Aria menilai bahwa Jin Ho itu tidak akan pernah melanggar batas.
Sementara lain, ada kata pepatah yang menyebutkan "tidak akan ada pertemanan antara laki-laki dan perempuan" itu memang benar adanya, tapi Aria tidak peduli karena dia percaya Jin Ho hanya menganggap nya teman. Namun, kepercayaan nya inilah yang akan membuat nya dalam masalah.
"Aria...Aria." Su Mi terus memanggil Aria karena dari tadi terus melamun sepertu memikirkan sesuatu.
"Ehh...ya apa." Aria tersadar dan dia merasakan perasaan aneh. Seperti...ditatap dengan tajam.
Aria mengikuti arah jari Su Mi menunjuk dan jari itu menunjuk ke arah...Min Ho.
Perasaan ketakutan Aria makin jadi, karena melihat hal yang seperti nya tidak pernah ia lihat.
Apa dia...tersenyum.
"Apa kalian ingin acara penyambutan kali ini sedikit berbeda, tentu nya dengan beragam acara yang menghibur dan seru."
__ADS_1
Perkataan Jin Ho tidak memerlukan waktu lama untuk disetujui para siswa. Dengan sorak kegembiraan mereka menyetujui usulan Min Ho, ketua osis mereka.
"Baguslah jika kalian setuju. Untuk semua anggota osis harap berkumpul di ruangan khusus dan para siswa lain bisa istirahat sebentar nanti akan kami umumkan lagi." Setelah mengucapkan itu, Min Ho diikuti seluruh anggota nya keluar dari ruangan.
Kenapa bisa dia jadi ketua osis. Bukan nya pemilihan ketua osis di sini sistemnya tidak pernah berubah ya, aku bahkan tadi melihat ketua osis yang waktu itu menjabat sebelum aku berhenti.
Karena memiliki banyak pertanyaan, Aria hendak bertanya pada Su Mi, tapi sayang nya Su Mi tidak bisa.
"Su Mi, kau mau kemana." Aria heran karena Su Mi seperti nya buru-buru.
"Aaakh Aria, aku harus mengikuti rombongan osis itu."
"Kenapa. Kau termasuk anggota nya." Tanya Aria.
Su Mi mengangguk.
"Ehh kapan." Aria makin kebingungan, padahal dia tidak pernah melihat Su Mi sibuk dengan urusan osis.
"Baru saja. Emm Aria nanti aku jelaskan, aku harus pergi. Daaah." Su Mi berlari keluar ruangan dan masuk ke ruang khusus osis.
Aneh...
__ADS_1
Bersambung!!!