
Di dalam mall, Min Ho terus membawa Aria masuk ke dalam sampai dia kumpulan orang-orang yang lumayan ramai.
"Lihat." Min Ho menunjuk ke arah dimana kumpulan itu berada.
"Hmm ada acara apa itu." Tanya Aria penasaran.
"Ayo kita kesana."
Tanpa meminta jawaban dari Aria terlebih dahulu, Min Ho dengan tenang nya membawa Aria ke perkumpulan tadi.
"Nah, semuanya kita tahu kalau mall ini sedang berada di masa kejayaan nya, oleh sebab itu.... "
Aria yang mendengar tuturan dari mc yang terdapat disana, dia merasa kalau bukan tindakan tepat untuk melihat.
"Min Ho, seperti nya ini bukan ide bagus, kau lihat di situ banyak orang yang seperti nya punya jabatan tinggi. Ayo kita pergi." Aria menghentikan langkah nya dan Min Ho pun ikut terhenti.
"Tidak apa-apa. Ayo." Min Ho menarik pelan tangan Aria agar mengikuti nya, karena kalah tenaga Aria pun hanya pasrah mengikuti.
Di perkumpulan itu, terdapat beberapa orang yang seperti Aria bilang tadi kalau disana penuh para pejabat tinggi.
"Sebelum kita resmikan, ada baik nya kita mendengar sepatah atau dua patah kata dari CEO nya, dan... ini dia Nyonya Yan Bi Ho tepuk tangan semua."
Melihat CEO dari mall kesayangan mereka itu, tentu saja dengan senang mereka bertepuk tangan.
Aria yang melihat siapa itu terdiam.
Dan saat ini Min Ho dan Aria berdiri di barisan belakanh sehingga saat ini hanya Min Ho saja yang terlihat karena dia tinggi.
"Min Ho, bukannya itu ibumu." Tanya Aria meminta kepastian.
"Bukan. Dia hanya ibu Jin Ho."
__ADS_1
Ucap Min Ho datar.
Bukannya sama saja...
Sebentar...beliau CEO mall ini, jadi mall ini punya H'o Group, bagaimana bisa aku tidak tahu kalau ini mall nya mereka, kalau begitu tadi aku pastikan tidak akan masuk kesini.
Aku menghindari beliau bukan karena takut, tapi lebih ke rasa janggal. Beliau dari pertama bertemu dengan ku hawa nya sudah tidak enak dan juga...
Melihat Aria yang melamun, Min Ho pun menyenggol bahu Aria.
"Kenapa." Tanya Min Ho bingung.
"Hmmm...." Aria memberi isyarat kalau Min Ho harus mendekatkan telinga nya pada Aria.
"Kau tahu kan aku punya masalah dengan beliau, jika dia melihat ku lagi dan mengamuk kembali maka acara beliau ini akan kacau. Ayo kita pergi saja."
Aria terus menarik tangan Min Ho, tapi percuma Min Ho tidak bergerak sedikit pun.
Lain masalah di belakang, lain pula masalah di depan.
Aaa apa dia datang kesini melihat ku peresmian...
Hohoho anak itu ternyata perhatian juga.
Melihat kesempatan untuk memperkenalkan anak kesayangan nya itu, Nyonya Ho pun memanggil Min Ho untuk maju ke depan.
"Aaa kalian lihat di belakang sana ada anak saya. Kalian semua belum tahu anak saya yang satu ini kan." Tanya manja Nyonya Ho pada orang-orang disana.
Karena memang tidak tahu, sontak semua orang mengiyakan.
"Iya, Nyonya. Kalau begitu ada baik nya anda memperkenalkan anak muda itu, bisa saja kan dari kita ini menjadi calon besan. Hahaha." Mendengar candaan salah satu pengunjung nya, Nyonya Ho pun tertawa ala bisnis.
__ADS_1
Cihh anak ku itu tidak cocok untuk orang seperti kalian ini, dia punya banyak kecocokan dengan ku, aaa coba saja aku masih muda.
Hmm...
Tanpa basa-basi lagi, Nyonya Ho pun memanggil Min Ho.
Dan begitu pula Min Ho dia tahu kalau ini akan terjadi jika perempuan itu melihat nya, dengan santai dan tenang dia berjalan ke depan membelah perkumpulan itu menjadi dua.
Tapi siapa sangka kalau di tangan nya sekarang terdapat tangan seorang gads yang sedari tadi ingin kabur.
Melihat siapa itu dan karena beliau juga kenal, Nyonya Ho pun tersentak kaget.
Kenapa anak ini disini...
"Kenapa kau membawa nya." Tanya Nyonya Ho mulai kesal.
"Akan aku perkenalkan." Jawab Min Ho datar.
Min Ho berbalik dan menatap semua orang sekarang, Aria juga terus memberi isyarat pada Min Ho agar mereka pergi, tapi Min Ho malah semakin mengeratkan pegangan tangan nya.
"Perkenalkan saya Min Ho putra tertua dari Presdir H'o Group Seong Chan Ho dan ini...." Min Ho menarik tangan Aria agar maju setara dengan nya.
"Ini kekasih saya." Ucap Min Ho penuh senyum kemenangan.
Semua orang yang melihat nya tercengang, bahkan Nyonya Ho hanya bisa ternganga, dan Aria... dia terdiam seribu bahasa.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung!!!