Dont TOUCH Me

Dont TOUCH Me
182


__ADS_3

{ Keesokan hari nya }


Pagi hari nya, Min Ho dan Jin Ho pergi ke kampus. Bukan tanpa persiapan, seperti rencana tadi malam Min Ho mengubah tampilan nya menjadi suram.


"...kak." Panggil Jin Ho merasa tidak nyaman saat melihat kakak nya itu.


"Apa." Tukas Min Ho fokus mengemudikan mobilnya.


"Bisa tidak hanya tampilan mu saja yang suram." Ucap Jin Ho tertawa tidak nyaman.


"Apa maksud mu." Tanya Min Ho bingung.


"Aura gelap mu terasa sekali di mobil kecil ini. Aku merasa sesak." Jawab Jin Ho.


Min Ho kesal mendengar itu.


"Bukannya ini tanda rencana kita akan berhasil, kau kira wajah ku yang di tutupi seperti ini bisa langsung berhasil, setidaknya aura ku harus ikut mendukung." Jelas Min Ho panjang lebar, sebenarnya secara tidak langsung dia memuji dirinya sendiri karena memiliki wajah yang tampan, karena bagaimanapun dia menutupi nya tetap akan menarik perhatian.


"Ck.. terserah kakak saja." Decak kesal Jin Ho.


Perjalanan menuju kampus yang tidak terlalu jauh itu akhirnya selesai juga. Kedua bersaudara sampai di kampus nya.

__ADS_1


Entah seperti tahu kalau Min Ho dan Jin Ho akan datang, Jeffrey yang merupakan teman mereka berdua itu langsung menyambut nya..


"Hi, kawan, apa kab... apa yang terjadi pada mu (Bahasa Inggris)." Tanya Jeffrey saat melihat Min Ho keluar dari mobil nya.


"Memangnya kenapa (Bahasa Inggris)." Tanya Min Ho. "Hei, Jin Ho apa yang terjadi pada saudara mu itu (Bahasa Inggris)." Tanya Jeffrey lagi dan kali ini pada Jin Ho.


Jin Ho berusaha untuk tetap tenang tanpa memperlihatkan bahwa dirinya akan tertawa melihat reaksi Jeffrey.


"Dia sedang ...." Jin Ho berbisik di telinga Jeffrey tanpa mau kalau Min Ho mendengar apa yang akan dia katakan pada Jeffrey.


"Benarkah (Bahasa Inggris)." Sekarang rasa penasaran Jeffrey sepertinya mereda, dan Min Ho sedikit kesal dengan Jin Ho karena dia menduga kalau adik nya itu sedang membicarakan hal aneh pada Jeffrey.


"Kawan, jika kau putus cinta jangan seperti ini. Tunjukkan pesona mu pada ribuan gadis disini, tapi kenapa kau seperti...ckck.. aku turut berduka untuk mu (Bahasa Inggris)."


Min Ho memandang Jin Ho dengan tatapan kesal, sementara Jin Ho langsung lari duluan.


"Ngomong-ngomong hari ini kau kan akan menyambut mahasiswa pertukaran, bukan (Bahasa Inggris)." Tanya Jeffrey dan di angguki oleh Min Ho.


"...aku yakin Profesor tidak akan mengenalimu, bahkan yang lebih parah kau mungkin tidak akan di minati mahasiswi itu (Bahasa Inggris)." Ucap Jeffrey.


Mahasiswi?.. Aaa itu pasti dia... Tenang Jeffrey teman mu ini punya yang lebih memikat dari gadis itu... haha.

__ADS_1


"Yahh, lagi pula aku juga tidak tertarik (Bahasa Inggris)." Ucap Min Ho datar.


"Apa... kau bercanda bukan, ah tapi kau kan belum melihat jadi mungkin saja saat melihat kau akan berubah pikiran aku yakin itu (Bahasa Inggris)."


"Yaa mungkin saja, tapi aku yakin aku tidak akan tertarik (Bahasa Inggris)." Ucap Min Ho.


Jeffrey dan Min Ho sampai juga di tempat di mana Jin Ho berhenti agar tidak di marahi kakak nya.


Dan mereka bertiga berjalan bersama menuju aula karena acara penyambutan akan di laksanakan sebentar lagi.


Kepada seluruh mahasiswa Universitas XXX harap segera berkumpul di aula...!!


Sekali lagi, kepada seluruh mahasiswa Universitas XXX harap segera berkumpul di aula...!!!!!


Setelah pemberitahuan itu, mahasiswa mulai berdatangan sedikit demi sedikit. Di lihat pelaksana dan pemimpin acara sudah berada di panggung.


Cukup riuh karena mereka sebagian berpikir kenapa acara ini diadakan lagi, dan sebagian lagi berpikir untuk melihat kembali primadona mahasiswa pertukaran dari Korea Selatan.


Tapi keramaian itu seketika terhenti saat mereka melihat pemandangan lain dari biasanya, begitu juga MC yang akan menyampaikan acara saat melihat sosok lain Min Ho tanpa sengaja menjatuhkan mic nya sehingga menimbulkan bunyi berdenging.


"Apa itu... Min Ho."

__ADS_1


..."Bersambung"...


__ADS_2