Ellena Season 2 (Takdir Cinta)

Ellena Season 2 (Takdir Cinta)
Duo Bidadari


__ADS_3

...Happy Reading...


...***...


El yang melihat Sam mengambil pose yang tidak bagus langsung menghampiri Sam yang duduk manis di sofa besar. "Maaf ya tante... Om...!",ucap El mencium punggung tangan kedua orang tua Sam.


Violla mencium pipi kanan dan kiri El dengan sayang. "Maafkan kesalahan tante selama ini ya sayang. Tante benar-benar menyesal karena telah membenci kamu!",peluk Violla berkaca-kaca.


"Seharusnya yang minta maaf disini El tante. El yang banyak salah sama tante. Maafkan El ya tante!",kata El dengan tulus.


Sam menghampiri mereka berdua dan memeluk El berserta sang Mama. "Sudah, jangan sedih-sedihan. Tadi aja El sudah nangis-nangis!",goda Sam.


Violla mengibaskan pelukan dari anak bungsunya itu. "Jangan mencari kesempatan dalam kesempitan!",seru Violla.


Sam tersenyum memperlihatkan gigi putihnya.


"Kenapa tadi El nangis-nangis?",tanya Violla.


El bingung harus menjawab apa tentang kejadian tadi. Ia tahu bahwa Sam dan Saga mempunyai masa lalu yang tidak mudah. Ia lalu melihat Sam untuk membantu menjawab pertanyaan dari mamanya.


"Itu loh Ma, si Saga...",belum selesai Sam menjelaskan Violla dan Dirga langsung kaget.


"Ada hubungan apa lagi kamu sama dia?",tanya Violla dan Dirga berbarengan.


"Sam sudah berdamai dengan dia Ma, Pa!",jawab Sam duduk di sofa.


"Apa?. Segitu mudahnya kamu maafkan dia!",kesal Dirga melihat tingkah laku anak bungsunya itu.


Deg. Dan sebegitu bencinya Om Dirga dan tante Violla batin El dalam hati.


"Pa, kita sudah sama-sama dewasa Pa. Dan setiap manusia pasti punya masa lalu yang tidak baik. Dengan itu Sam berdamai dengan masa lalu Sam. Tolong hargai keputusan Sam Pa, Ma. Semua itu hanya salah paham",ungkap Sam menyesal.


"Salah paham dari mana Sam?. Dia tonjok kamu, hajar kamu habis-habisan. Dan kamu memilih berdamai sama laki-laki brengsek itu!",marah Dirga.


"Mungkin Sam yang dulu lemah Pa. Jadi, Sam kalah melawan dia. Atau mungkin dia bukan tandingannya Sam",jawab Sam.


Sekarang Sam lebih peduli terhadap perasaan orang lain dan tidak memikirkan perasaan dirinya sendiri. Karena semakin kita dewasa, semakin kita paham arti kata DEWASA itu sendiri. Dan sekarang Sam sudah banyak berubah pikir El.


"Tolong Ma, Pa, maafkan Saga yang dulu terlalu emosional dalam menghadapi masalah yang sepele. Tapi, sekarang Saga sudah banyak berubah kok. Buktinya El percaya sama Saga. Mungkin bila Sam tidak bertemu dengan El lagi, mungkin El sudah ada dipelukkan Saga. Dan mungkin sudah menikah dengannya",jelas Sam walaupun perih berbicara seperti itu. Karena ia mau kedua orang tuanya juga memaafkan kesalahan Saga.


"Benar itu El apa yang dikatakan oleh Sam?",tanya Violla curiga.


"Iya tante. Kak Saga laki-laki yang baik, pengertian dan juga laki-laki yang bertanggung jawab. Mungkin dulu sifat Sam lebih jauh berbeda dengan Kak Saga, tapi sekarang Sam sudah berubah juga soal tanggung jawabnya",kata El yang memandang laki-laki yang sudah berdiri di sampingnya.

__ADS_1


"Semakin aku jatuh cinta lagi sama kamu, sayangku!",ucap Sam yang mencubit pipi El.


"Ok kalau El bisa menjelaskan seperti itu. Jadi, dia sudah benar-benar berubah menjadi seorang laki-laki bukan seorang pengecut!",jelas Dirga.


"Jadi Mama dan papa mau memaafkan Saga kan?. Sam menjamin kejadian yang dulu tidak akan terulang kembali. Sam yakin itu!",tutur Sam serius.


"Iya tante, Om. El mohon, berikanlah Kak Saga kesempatan satu kali lagi. El yang akan menjaminnya. Bila nanti Kak Saga mengulanginya, El berjanji tidak akan membiarkan Sam berteman dengan dia lagi. El janji Om, tante?",pinta El tulus.


Violla merangkul gadis manis yang sedang berdiri di sampingnya. Ia yakin bahwa El tulus mengatakan semua ini. "Tante dan Om akan memberikan Saga kesempatan satu kali lagi",jelas Violla.


El langsung memeluk seseorang wanita yang berhati tulus itu. "Terimakasih banyak tante. El sangat bahagia tante dan Om sudah memaafkan Kak Saga. Kak Saga pasti akan bahagia mendengar ini juga dan bisa cepat-cepat keluar dari rumah sakit",ungkap El.


Violla heran mendengar perkataan dari El. Ia langsung melepaskan pelukannya. "Di rumah sakit. Saga sedang sakit?. Sakit apa?",tanya Violla yang begitu penasaran.


"Dia sedang di rawat di rumah sakit Ma, Pa. Tangan bagian kiri terluka mengenai daerah vital makanya dia baru saja menjalankan operasi kecil",jelas Sam.


"Tapi Alhamdulillah Kak Saga sudah siuman kok Om",sambung El.


"Ok, Alhamdulillah kalau begitu. Ya sudah, kita makan malam bersama ya?. Sekalian tante ingin memberikan sesuatu sama kamu sayang?",ucap Violla merangkul wanita yang akan menjadi calon mantunya itu ke meja makan yang sudah tersedia banyak hidangan di sana.


"Apa Ma?",tanya Sam yang begitu penasaran akan sesuatu itu.


"Mau tahu aja".


Mereka berempat menikmati hidangan makan malam dengan bahagia. Bercerita hal-hal yang mengundang banyak tawa dan ceria.


El ragu melihat kotak itu saling memandang ke arah Sam. "Ini apa ya tante?". El menerimanya yang ia masih letakkan di depan meja.


"Buka aja!".


El dengan ragu membuka kotak perhiasan itu. Sam meyakinkan dengan menganggukkan kepala pelan memberikan isyarat kepada El. Dan kotak itu terbuka dengan sempurna. Ia tercengang melihat cincin berlian tersemat di kotak perhiasan itu.


Glek....


"Ini buat apa tante?",tanya El panik karena mendapat sebuah cincin berlian.


"Dulu Sam yang melamar kamu untuk jadi calon istrinya. Dan sekarang tante yang melamar kamu untuk menjadi calon menantu tante, sayang",kata Violla tulus.


El tidak percaya dengan itu semua. Ia sampai menutup mulutnya dan meneteskan air mata tanda bahagia.


Sam menenangkan El dengan menggosok punggungnya.


"Terimakasih tante. El sangat bahagia",kata El diiringi dengan sesegukan.

__ADS_1


"Biar tante yang memakaikan cincin ini",saran Violla yang langsung berdiri dari tempat duduknya dan berjalan ke arah tempat duduk El. Ia mengambil cincin berlian dan menyuruh El untuk berdiri sejenak.


Violla sangat hati-hati mengambil cincin di dalam kotak dan memakaikan di jari manis tangan kiri El. "Sangat cantik!",puji Violla bahagia.


El meneteskan air mata. Lidahnya kelu tidak bisa mengucapkan sepatah katapun. Ia langsung memeluk Violla dengan sayang.


Sam tersenyum manis melihat kedua bidadari yang ia sangat sayangi sudah berbaikan satu sama lain. Ia berharap semoga mereka berdua akur layaknya seorang ibu dengan anaknya.


*


*


*


El dan Sam sudah berada di depan apartemen El. Sam mengantarnya sampai ke atas.


"Terimakasih ya?. Aku tidak bisa mengucapkan apapun selain terimakasih... terimakasih... terimakasih. Hari ini aku sangat bahagia, Sam?",ungkap El senang.


Sam memegang tangan El. "Kalau kamu bahagia, aku akan menjadi orang yang lebih bahagia El. Aku bersyukur atas semua yang Tuhan berikan kepada ku. Aku mohon kepada kamu, kamu harus selalu ada di sampingku. Karena kamu adalah hidup El",ungkap Sam dalam hati.


"Dulu, aku menyia-nyiakan kamu dalam hidupku. Tapi, sekarang aku akan lebih menghargai kamu. Karena aku sadar, ego dan keras kepala itu hampir sama",jelas El. "Oh ya, besok aku jenguk Kak Saga ya?. Boleh?",ijin El kepada tunangannya itu.


Sam memegang pipi El lembut. "Boleh sayang. Apapun yang kamu pinta, akan aku kabulkan".


"Kalau aku minta bintang, apa kamu sanggup?",goda El.


Hahaha....tawa Sam menggelegar di ruangan tersebut. "Waduhhh terlalu berat sayang. Bintang aja jauh nan di sana. Apa daya aku yang hanya manusia biasa",goda Sam.


El tersenyum mendengar jawaban dari Sam. "Tapi, kamu tidak cemburukan bila aku bersama Kak Saga?",tanya El was-was kalau menyakiti hati Sam lagi.


"Karena aku percaya sama kamu. Kamu tidak akan mengkhianati tunangan kamu. Makanya, aku ijinkan kamu menjenguk dia. Tapi satu....".


"Satu apa?".


"Kamu jangan nakal!",goda Sam mencolek hidung El.


"Ihhh....siapa yang nakal!. Bukannya kamu sendiri...!",kesal El terhadap Sam.


Sam langsung memegang kedua pipi El dengan lembut. "Dia sekarang sahabat ku sayang. Tidak mungkin dia akan mengulangi kesalahan yang sama lagi",jelas Sam.


El hanya bisa terdiam menghayati setiap perkataan Sam yang begitu dalam. Aku takut Sam, aku takut bila kejadian dulu akan terulang lagi. Dan aku adalah sebagai sebab atas keretakan persahabatan kalian. Aku takut Sam... aku takut...


...***...

__ADS_1


...Jangan lupa untuk komen, like dan vote...


...Terimakasih ...


__ADS_2