Ellena Season 2 (Takdir Cinta)

Ellena Season 2 (Takdir Cinta)
Duo Sejoli


__ADS_3

...Happy Reading...


...*****...


El yang melihat tingkah mereka hanya mengenyitkan keningnya tidak mengerti. Tidak biasanya Saga bersikap seperti ini. Dan Aqila seperti menahan malu bertemu dengan Saga lagi. "Apakah kalian saling mengenal?",tanya El.


"TIDAK!!!",jawab Saga dan Aqila serentak. Mereka berdua saling memandang satu sama lainnya.


El melipat kedua tangannya di depan dadanya. Tidak biasanya Saga memandang wanita seperti itu kecuali bersamanya dahulu kala. "Kak..... !",panggil El lembut yang langsung mendapat perhatian dari Saga.


Saga menggaruk kepalanya yang tidak gatal mengurangi rasa canggungnya itu. "Iya El.... Itu benar. Kamu gak percaya sama kakak. Tanya aja sama Aqila sendiri",elak Saga takut ketahuan bahwa ia sudah mengenal wanita yang ia sukai dari pandangan pertama.


"Iya kak, benar. Apa yang dikatakan pada kak Saga semua benar",sahut Aqila cepat.


"Aku gak percaya itu. Aku mengenal kamu lama loh kak, gak cuma satu atau dua hari",kesal El yang mendapati Saga berbohong. Dalam hatinya ia sangat senang bisa mengerjai Saga dengan perasaan marahnya.


"El...."


"Apa!!!!!". El cemberut dengan tingkah laku Saga.


Sedangkan Aqila hanya terdiam melihat sandiwara seperti sepasang kekasih sedang saling cemburu. Ia menggigit bibir bawahnya. Apaaaaa mereka sepasang kekasih?.


"Maaf kak. Iya kita udah saling mengenal",kata Aqila sambil menundukkan kepalanya seperti maling yang sudah terlanjur ketangkap basah.


Saga dan El menggangga tidak percaya. El langsung tertawa puas mengerjai mereka berdua sedangkan Saga benar-benar frustasi dibuat oleh El.


"Kak... dengarkan penjelasan ku dulu. Kita hanya saling mengenal kok. Kakak jangan salah paham dulu. Aku dan kak Saga tidak sengaja saling mengenal. Kita juga tidak terlalu mengenal terlalu dalam kak, itu sudah itu cukup kok",jelas Aqila ketakutan bila El akan marah kepadanya. "Dan maaf, kita juga sempat dinner berdua",sambung Aqila.


Saga memegang keningnya terlalu pening kepada Aqila, karena Aqila terlalu polos dan jujur.


El bersorak gembira mendapati Saga sudah mendapatkan wanita yang dia mau. "Ini serius kak?",tanya El dengan semangat menggebu-gebu sambil memegang kedua tangan Saga.


Saga hanya pasrah dengan ejekan dari El yang semena-mena.


El langsung memeluk Aqila erat. "Makasih ya Aqila,,, kamu adalah wanita yang hebat yang mampu menembus tembok yang sangat dingin dan kokoh".

__ADS_1


Aqila hanya bingung melihat El seperti anak kecil yang sudah mendapatkan permen kesukaannya.


El melepaskan pelukannya dengan Aqila.


"Maksud kakak apa?. Bukankah kakak sepasang kekasih?",tanya Aqila polos.


"Apa....????... Enggak Aqila. Enak aja!!!. Dia itu laki-laki paling mengenaskan di seluruh penjuru dunia",jawab El menggoda. Ia memegang kedua bahu Aqila memberikan semangat yang membara. "Dia masih jomblo Aqila. Dan aku mohon, kamu jangan tergoda sama rayuan gombalnya".


"Ha...." Saga mendengarkan hinaan dari El yang mempengaruhi Aqila untuk menjauhinya. Karena ia sudah mati-matian untuk bisa mengenal.


"Kak.... Tapi kita hanya........",ucap Aqila yang belum selesai mengatakan sesuatu.


"Pokoknya kamu jangan terpengaruh sama omongannya ya.... Aku mohon... Bye...!!!!",goda El yang langsung pamit begitu saja tanpa rasa bersalah sedikitpun. Ia melambaikan tangannya menggoda Saga yang sedang kesal melihat tingkah laku El saat ini.


"El......!!!!!!!!!",teriak Saga kesal melihat El sudah melarikan diri darinya.


Aqila menggaruk ceruk lehernya yang tidak gatal. Ternyata terlalu polos saat ini yang membuat pertemuan ketiga mereka terlalu canggung. "Maaf kak, apakah aku salah?" Aqila mencoba melirik ke arah Saga yang sedang frustasi dibuatnya.


"Enggak apa-apa kok Aqila. El memang seperti itu. Maafkan dia ya, yang kelakuannya seperti anak-anak saat ini. Biasanya tidak seperti ini kelakuannya" jelas Saga yang membuat Aqila tersenyum getir.


"Kakak sangat mengenal kak El?" tanyanya mencoba menatap kedua mata Saga mencari kebenaran yang ada.


"Apakah semua yang ada didekat kakak, kakak anggap adik kandung kakak?" tanya Aqila mencoba menerka hubungan antara mereka berdua.


"Tidak seperti itu Aqila konsepnya. Semua membutuhkan waktu yang lama. Mungkin kakak dan dia akan jarang ketemu karena dia harus segera pulang ke Indonesia menikmati pernikahan yang mereka impikan" jelas Saga membayangkan El menikah dengan Sam.


"Menikah?" sebuah kata yang Aqila tidak mengerti tentang semua ini. Apakah mereka mempunyai sebuah hubungan yang sangat rumit sebelumnya?.


"Iya menikah. Dia tunangan sama sahabat kakak".


Aqila hanya mengeluarkan huruf o mengerti penjelasan dari Saga. Lalu ia melanjutkan tentang tugas yang diberikan dari kakak seniornya. Ia lalu tanya jawab dengan Saga sambil pergi menuju kafe yang terdekat dari kampusnya.


Saga yang selalu mencuri pandang Aqila merasa hatinya berdebar setiap saat. Sedangkan Aqila yang terlalu fokus pada tugasnya sampai ia lupa dengan siapa ia saat ini. Karena percakapan mereka berdua terlalu mengasyikkan sampai nyaman satu sama lainnya.


*

__ADS_1


*


*


Sam mengirimkan pesan kepada El untuk menemuinya di sungai Thames untuk menikmati matahari terbenam. Ia saat ini sedang menikmati secangkir kopi kesukaannya. Ia mengingatkan pertama kalinya menginjakkan kaki di kota ini. Kota penuh dengan kenangan dan kesedihan yang mendalam. Dalam pikiran Sam seperti berputar seperti kaset yang sedang dimainkan secara keseluruhan. Perasaan bersalah yang selalu membuat hatinya menghangat. London, terimakasih sudah memberikan seluruh cerita suka dan duka disini. Saat bersama maupun kehilangan sesaat, itu membuat aku lebih mensyukuri apa yang aku punya saat ini.


El melihat Sam yang sedang melamun. Ia berjalan perlahan mencoba mengangetkan sang tunangan. Tetapi malah Sam menarik tangan El untuk memeluk dirinya dari belakang.


Wanitaku yang aku idam-idamkan dari dulu kini telah menjadi milikku. Entah apa yang akan terjadi bila wanitaku tidak berada di dekatku saat ini, mungkin aku akan sedikit memberontak kepada takdirku. "Aku sayang kamu, El?", kata Sam menatap El dari samping.


El tersenyum manis mendengarkan kata itu dari Sam. Hatinya menghangat, orang yang ia sayangi selalu ada disampingnya. "Aku juga sayang Sam, sama kamu. Entah itu dari tutur kata maupun dari hatiku", bisik El lembut didekat telinga Sam.


"Sejak kapan kamu pandai menggombal seperti ini?. Baru kali ini aku mendengarnya?",goda Sam.


El menyebikkan bibirnya. "Oh ya... Mungkin karena kamu selalu menggombal sama aku. Makanya aku ikut-ikutan kamu. Oh ya... aku punya kabar baik buat kamu", El antusias dengan duduk disamping Sam yang sudah menunggu kabar bagus itu. Mereka saling berhadapan "Kabarnya Kak Saga udah kenal sama wanita lain Sam".


Sam terlihat biasa saja karena kabar baiknya terlihat tidak ada apa-apanya tentang kabar yang akan ia berikan kepada El.


"Kok kamu biasa saja. Bukankah ini kabar baik ya buat kita?",tanya El kecewa dengan ekspresi sang tunangan.


Sam memegang kedua tangan El. "Sayang, Saga itu kenalannya dengan wanita sangat banyak. Bahkan dengan wanita manapun pasti dia tahu".


"Eh....tunggu dulu ya, ini bukan perkara wanita asal kenal Sam. Ini ada tanda-tanda pendekatan",jelas El yang tidak terima.


"Ok. Kita doakan saja mereka segera jadian. Oh ya, aku ada kabar baik lagi buat kamu?", Sam menatap lekat kedua mata El.


"Kabar baik apa?. Aku tebak ya. Kamu pasti bisa meyakinkan satu orang untuk persetujuan pergantian CEO kan?",tebak El yang selalu benar.


"Iya sayang. Dan ini semua adalah doa-doa kita" Sam memegang kedua pipi El gemas. "Kita akan segera pulang ke Indonesia untuk melangsungkan pernikahan kita". Sam memeluk El merasa bahwa hari ini adalah hari yang ia nanti-nanti setelah ia berjuang dan berusaha mengembangkan bisnisnya di luar negeri. Dan ia akan berjuang untuk bisnis perhotelan yang ada di negaranya sendiri.


"Karena aku percaya sama kamu, Sam!". El merasa bangga terhadap calon suaminya itu. Calon suami yang penuh tanggung jawab dan disiplin dalam apapun.


Mereka berdiri di pagar sungai Thames melihat keindahan senja yang menampakkan keindahan yang sempurna.


...*****...

__ADS_1


...Jangan lupa untuk komen, like dan vote...


...Terimakasih ...


__ADS_2