
...Happy Reading...
...*****...
Tamara mengabarkan kabar baik kepada El karena hari ini adalah hari kebebasan dalam bertugas. Ia sungguh sangat berterimakasih kepada El karena hari ini hari bersejarah yang akan ia isi dengan hal-hal positif dengan El.
El sangat puas dengan permintaannya dipenuhi oleh Saga. Ia memberitahu kabar bahwa perjanjian pertemuan akan diadakan di kafe Love Lon. Sekaligus ingin bertemu dengan Adelle.
Tamara masuk kedalam kafe. Ia kagum dengan desain yang sangat modern. Ia berjalan sambil melihat kesekeliling kafe dan belum ada tanda-tanda kedatangan El.
"Mau pesan apa Kak?",tanya Adelle.
"Pesan caffelatte kak".
"Ok kakak. Sama apa lagi?".
Tamara melihat etalase yang ada dihadapannya. Ia memandang sebuah cup cake yang lumayan lucu. "Sama cup cake yang ini ya kak!!",tunjuk Tamara.
"Rasa Caramel ya kak. Ok kakak. Ditunggu ya?".
Tamara menganggukkan kepala mengerti. Ia mencari tempat duduk yang nyaman. Ia duduk di dekat jendela dengan view pemandangan yang indah.
Udah sampai mana El?. Aku udah sampai di kafe?. Pesan Tamara kepada El.
Lagi dijalan kak. Itu pegawai wanita yang sedang membuat pesanan kakak itu temanku. Bilang aja, kakak sahabatku ya... biar kakak gak sendirian! balas El.
Adelle datang membawa pesanan yang Tamara pesan. Ia meletakkan diatas meja.
"Kamu kenal sama El?",tanya Tamara setelah Adelle menyajikan pesanannya.
Adelle terdiam mengamati Tamara dengan seksama. Siapa wanita ini?. Apakah musuh El selain laki-laki brengsek itu? batin Adelle.
"Tenang aja!!. Aku Tamara, aku sahabatnya El yang ada di New York",jelas Tamara cepat sebelum Adelle berpikir macam-macam. Ia mengulurkan tangan ingin berjabat tangan dengan Adelle.
"Oh..iya. Aku Adelle. Sahabat El yang ada di London!!. Salam kenal",sapa Adelle dengan membalas menjabat tangan Tamara.
"Senang bertemu kamu, Adelle".
"Iya kak". Adelle duduk berhadapan dengan Tamara. "Lalu El mana kak?".
"Dia lagi diperjalanan. Dia juga yang merekomendasikan cafe ini untuk tempat bertemu kita".
"El selalu begitu. Dia tidak pernah absen bila bertemu dengan seseorang selalu di kafe ini. Entah itu dengan siapa".
El membuka pintu dan melihat Adelle dan Tamara sedang berbincang-bincang. "Maaf ya, udah buat kalian menunggu!",ucap El yang langsung duduk tanpa dosa.
__ADS_1
Adelle langsung memeluk El dari samping. "Hebat ya udah gak kangen sama aku!",sindir Adelle.
Tamara tersenyum bahagia bisa melihat El ikut berkumpul lagi.
"Ih... mana mungkin aku gak kangen sama kamu, Del. Lalu dimana William?",tanya El menggoda Adelle.
Adelle langsung menjauhkan badannya yang memeluk El. Bisa-bisanya El menanyakan manusia satu itu. "Semenjak aku pacaran sama dia. Dia sangat-sangat menyebalkan El!!!. Dia selalu bawain aku bunga dan coklat. Padahal kan kamu tahu sendiri kalau aku gak suka sama coklat dan bunga!",oceh Adelle.
El dan Tamara hanya tersenyum mendengar ocehan dari Adelle.
"Bukannya seperti itu laki-laki yang romantis?",sindir Tamara.
"Dia itu gak romantis Kak. Dia itu nyebelin!. Oh ya.... ngomong-ngomong bagaimana kabar Sam dan kak Saga?",tanya Adelle.
"Mereka baik kok. Apa lagi Kak Saga, dia lagi berbunga-bunga".
"Maksudnya berbunga-bunga El?",tanya Tamara penasaran.
"Dia sedang jatuh cinta sama seseorang, Mbak".
Deg. Hati Tamara tiba-tiba merasakan nyeri yang luar biasa didalam hatinya. Perasaan apa yang telah merasuki jiwa dan raganya ini. Sampai-sampai ia merasakan sakit yang amat luar biasa dan tidak seperti biasanya. Kecewa. Dia mengira bahwa Saga membuka hatinya buat seorang wanita, tetapi bukan dirinya. "Siapa?",tanya Tamara dengan perasaan yang canggung tapi penasaran dengan sosok perempuan yang akan menjadi pengganti El didalam hati Saga.
El mengangkat kedua bahunya tidak tahu. "Kok malah bahas kak Saga sih!!!. Akukan lagi kangen sama kalian!!!",ucap El yang bersemangat memeluk lengan Tamara dan Adelle.
Tamara hanya tersenyum canggung. Tidak mungkin seorang CEO ternama menyukaiku. Atau aku yang terlalu berharap berlebihan sama dia. Tapi, kenapa hati ini terasa sakit setelah mendengarnya. Oh Tuhan, aku terlalu percaya diri, sehingga aku lupa bahwa aku hanya seorang wanita sederhana yang mengagumi laki-laki yang begitu sempurna.
Tamara tersadar akan lamunannya. "Eh iya El. Ada apa?".
"Kok malah bengong sih mbak. Mbak baik-baik aja kan?",tanya El khawatir.
"Iya, mbak baik-baik aja kok. Maaf!".
"Bagaimana mbak pekerjaan mbak di perusahaan kak Saga?".
Tamara menyeruput kopinya dengan santai. "Baik, semua berjalan dengan lancar. Oh ya El... ".
"Ehm...".
"Kemarin aku berpapasan sama Edwan, dia sepertinya udah berubah. Tambah bersih, tambal cool dan tambah rapi",ucap Tamara.
"Aduh mbak, jangan dipuji tuh laki-laki brengsek itu. Dia gak seperti apa yang mbak pikirkan. Dia itu jahat mbak, melebihi apapun!!!",seru Adelle yang tidak mau seseorang memuji Edwan itu.
"Tapi ini beda, Del!!!. Iya kan El?",tanya Tamara kepada El yang tidak bergeming.
El hanya manggut-manggut.
__ADS_1
"Jawab dong El!!".
"Ya mungkin sekarang status di perusahaannya udah berubah mbak. Makanya dia memilih memperbaiki kelakuannya!",jawab El santai.
"Maksudnya berubah?. Bukankah dia udah gak berhak di perusahaan itu, gara-gara skandal wanita dan korupsi?",tanya Tamara yang semakin penasaran, karena selama ini tidak ada kabar apapun dari mantan perusahaannya itu.
"Sam udah menyerahkan semua kepada kakaknya mbak. Seluruh aset dan saham yang Sam miliki".
Tamara dan Adelle tercengang mendengar pengakuan langsung dari narasumbernya. "Kamu serius Sam?",tanya mereka berdua hampir bersamaan.
"Buat apa aku bohong sama kalian. Justru itu, aku mengumpulkan kalian kesini, buat perpisahan kecil-kecil karena gak lama lagi aku akan pulang ke Indonesia",jelas El.
"Yaaaa.... kok gitu sih El. Kita udah lama gak ketemu loh, tiba-tiba kamu main pamit aja sama aku. Apa lagi William gak ada disini!",sedih Adelle karena akan kehilangan sosok sahabat seperti El.
"Kita masih bisa komunikasi lewat gadget Del. Komunitas sekarang udah mulai canggih. Jadi dimanapun kita berada, kita bisa saling memberi kabar maupun video call",ide El.
"Ya sih!".
"Lalu Sam akan pindah sepenuh di Indonesia?",tanya Tamara.
"Iya mbak. Dia mau fokus sama dunia perhotelan yang ada di Bandung".
Tamara mengelus lengan El memberikan semua semangat yang ada didalam dirinya. "Mbak yakin, kamu dan Sam akan sukses setelah kalian menikah nanti. Dan semoga mbak bisa berkunjung ke Indonesia menghadiri pernikahan kalian berdua".
El berkaca-kaca mendengar perkataan Tamara. Ia selama ini ingin mempunyai seorang kakak perempuan yang selalu memberikan dukungan dan semangat bila ia merasa rapuh. Setelah ia kuliah jauh dari keluarga, ia merasakan seseorang selalu ada disaat ia terpuruk maupun bahagia yaitu seorang sahabat yang ada untuknya. "Terimakasih banyak ya mbak, El selalu berusaha menjadi seseorang yang lebih mandiri dan kuat seperti mbak. Dan El berharap, semoga mbak Tamara cepat mendapatkan jodoh yang terbaik dari segala apapun itu. Dan bisa menerima mbak apa adanya",pinta El, karena ia tahu tidak mudah menjadi seorang Tamara yang harus kuat dalam menghadapi takdir dalam hidupnya. Dia sebagai tulang punggung keluarga dan adik-adiknya.
"Seharusnya mbak yang terimakasih El sama kamu. Kamu memberikan mbak sesuatu motivasi dan pikiran yang selalu positif".
Adelle memeluk El dari belakang. "Dan semoga apa yang kamu mimpikan selama ini terwujud El. Karena selama aku mengenal kamu, kamu orang yang selalu bertekad kuat dan aku bersyukur menjadi salah satu dari sekian banyak sahabat kamu!".
El mengelus lengan Adelle lembut. "Aku juga terimakasih Del sama kamu. Karena selama aku kuliah disini, kamu orang yang selalu membantu aku. Mungkin ucapan kata tidak ada apa-apanya, dan tidak sebanding sama persahabatan kita".
"Iya El".
"Oh ya... aku doain kamu cepat menikah ya sama William?",ucap El tiba-tiba yang menengok ke belakang ke arah Adelle.
Adelle mati gaya. Ia langsung melepaskan pelukannya. Nikah!!!!. Sama Wiliam. Yang benar aja???.
Tamara dan El melihat ekspresi Adelle tersenyum. Pipi Adelle bersemu merah seperti kepiting rebus.
Adelle langsung meleyot lemas tak berdaya membayangkan sebuah pernikahan bersama laki-laki yang ia cintai.
...*****...
...Jangan lupa untuk komen, like dan vote...
__ADS_1
...Terimakasih ...