
[Mizuhara] [Sumber : Pinterest]
Mizuhara memegang kepala Ling Zhen gemetaran saat dirinya mencapai pelepasan. Tubuh polos Ling Zhen membuat Mizuhara bergidik terlebih saat pemuda itu mengecup limbah rapat miliknya yang berada diantara celah paha.
“Istriku, sekarang giliranmu memanjakan milikku.” Ling Zhen menaiki tubuh Mizuhara tanpa ragu dan meraih kepala Mizuhara lembut, “Mungkin kau tidak menyadarinya, tetapi aku tahu kau mengintip kegiatan ini beberapa kali bukan? Saatnya mempraktekkan secara langsung, Mizuhara.”
Seketika ekspresi wajah Mizuhara memerah, matanya menatap kagum pusaka milik Ling Zhen yang dengan gagahnya mengarah ke wajahnya.
“Maaf, sepertinya aku terlalu bersemangat.” Ling Zhen hendak membaringkan tubuhnya kesamping, tetapi telapak tangan Mizuhara mencengkeram pusakanya erat.
Mizuhara menatap Ling Zhen dan menganggukkan kepalanya. Gadis itu terlihat ragu untuk melakukan tetapi secara perlahan dia membenamkan kepalanya dibawah sana.
Mata Ling Zhen melebar merasakan sensasi baru. Tangannya mengelus kepala Mizuhara membuat gadis itu mencoba menelan miliknya lebih jauh, tetapi itu membuatnya tersedak hingga ingin muntah.
Ling Zhen terkejut saat Mizuhara terus mencoba menelannya. Ling Zhen menahan kepala Mizuhara dan berkata, “Sudah cukup.”
Lalu Ling Zhen mulai menindih tubuh Mizuhara dan memposisikan miliknya yang berhadapan langsung dengan lembah sempit dan rapat yang lembab.
Mizuhara menelan ludah, “Suamiku, pelan.” Sambil membuka kedua pahanya lebar, kedua tangan Mizuhara menyentuh perutnya karena merasa khawatir sekaligus penasaran.
Ling Zhen menganggukkan kepalanya lembut, “Aku akan melakukannya pelan, sayang. Tahan sebentar, aku tidak akan menyakitimu.” Ling Zhen mengecup kening Mizuhara sambil membenamkan tubuhnya.
Mizuhara melebar matanya saat ujung bagian pribadi menerobos lembah yang tertutup rapat, “Ah, sakit! Pelan, Ling Zhen!”
Ling Zhen menekan tubuhnya menerobos lembah suci yang sempit, “Mizuhara sayang, aku sekarang adalah suamimu.” Ling Zhen memasukkan tubuhnya lebih dalam membuat kedua alis Mizuhara mengernyit sebelum kedua bola mata terbelalak lebar.
“Ugh!”
“Akh! Ssshhh!”
__ADS_1
Ling Zhen dan Mizuhara sama-sama mengerang. Ling Zhen merasakan sensasi kenikmatan yang menjalar setiap bagian tubuhnya. Sensasi dari Mizuhara yang tidak kalah dengan Que Mi.
Mizuhara meneteskan air mata saat lembah suci miliknya direnggut Ling Zhen. Kehangatan dan kelembutan milik Mizuhara membelai bagian tubuh Ling Zhen yang mencoba beradaptasi dengan tubuhnya.
Ling Zhen menindih tubuh Mizuhara lembut dan mengecup keningnya, “Sayang, apa kamu menyesal memberikan kehormatanmu padaku?” Ling Zhen melihat darah segar membasahi pusakanya dan menetes ke kain yang ada diranjang.
“Eeemmmmhhhh... Ling Zhen suamiku, aku bersyukur karena telah memberikan kehormatanku padaku.”
Mizuhara mencoba membiasakan diri dengan sesuatu yang menerobos masuk dan mengoyak tubuhnya. Ling Zhen menggerakkan tubuhnya secara perlahan membiarkan Mizuhara beradaptasi.
Ling Zhen mencium lembut bibir Mizuhara dan menikmati manisnya, sementara itu tubuhnya mulai berpacu dengan gairahnya yang membuat ranjang berderit serta tubuh Mizuhara bergetar hebat.
Ling Zhen melirik kebawah melihat pusakanya dilumuri tetesan darah. Dia menatap Mizuhara lalu memeluk tubuh istrinya itu erat penuh kasih sayang. Ling Zhen menghujamkan tubuhnya lebih dalam berulang kali membuat Mizuhara memekik.
Mizuhara terkejut karena milik Ling Zhen tidak dapat menembus miliknya secara penuh, ‘Ini terlalu besar!’ Pikir Mizuhara karena merasa miliknya benar-benar telah penuh.
Ling Zhen menatap nanar daging kenyal bergoyang-goyang yang ukurannya pas dengan genggaman tangannya. Sementara Mizuhara mengalungkan kedua tangannya ke leher Ling Zhen dan mendesah merdu mengeluarkan suara indah.
Ling Zhen semakin melayang menikmati tubuh Mizuhara hingga akhirnya tubuh Mizuhara bergetar hebat dibawahnya. Ling Zhen tersenyum tipis dan menggoyangkan tubuhnya pelan sambil menggigit ujung bukit kembar yang membusung indah.
Mizuhara berbisik ditelinga Ling Zhen dan mengubah posisi mereka. Terlihat Mizuhara menindih tubuh Ling Zhen dan melakukan penyatuan.
Ling Zhen menikmati sensasi baru karena biasanya dia mendominasi kegiatan ini, tetapi malam ini Mizuhara terlihat penasaran dan berinisiatif mencari tahunya sendiri.
Tubuh Mizuhara bergoyang lembut dan bergerak perlahan diatas tubuhnya. Ling Zhen membiarkan Mizuhara memberinya kenikmatan.
“Mmmmhhhhsss..." Mizuhara menahan mulutnya dengan telapak tangannya agar tidak mengeluarkan *******. Sementara tubuhnya bergerak naik turun dengan lembut.
Sensasi hangat dan lembut itu membuat Ling Zhen memegang pinggul Mizuhara dan membantu wanitanya itu.
Mizuhara memekik dan kedua matanya menatap milik Ling Zhen yang terlihat bengkok tidak masuk secara mutlak ditubuhnya.
__ADS_1
Ling Zhen meringis menahan nikmat, Mizuhara membenamkan tubuhnya kedepan dan memberi isyarat pada Ling Zhen agar melahap kedua bukit kembarnya.
Ling Zhen dan Mizuhara terus memacu tubuh mereka mencapai puncak kenikmatan. Keduanya mengerang hebat saat melakukan pelepasan, Ling Zhen memeluk tubuh Mizuhara selama beberapa menit sebelum membalik tubuhnya dan menyatukan miliknya dengan milik Mizuhara.
Mizuhara yang masih lemas memekik, “Akh! Pelan-pelan sayang, kau terlalu kuat! Aku tidak akan melarikan diri tahu!”
Mizuhara terkejut saat Ling Zhen menggerakkan tubuhnya dari belakang dengan cepat dan keras membuat tubuhnya bergetar hebat. Kedua tangan Mizuhara mencengkeram erat apa saja didekatnya karena tubuhnya berguncang bahkan ranjang tempat mereka melakukan penyatuan tidak kalah hebat bergoyangnya.
“Pelan-pelan, sayang!”
Ling Zhen menarik kedua lengan Mizuhara kebelakang sambil menghentakkan tubuhnya membuat tubuh Mizuhara bergetar hebat.
Kedua telapak tangan Ling Zhen meremas daging kenyal yang bergoyang-goyang. Sementara tubuhnya terus bergerak dengan cepat memacu ritme serangannya.
Mizuhara mendesah mendapatkan perlakuan Ling Zhen yang membuat tubuhnya lemas dan melayang. Hentakan Ling Zhen membuat tubuhnya berguncang, terlebih sensasi telapak tangan pemuda itu yang terus menggerayangi tubuhnya membuat pikiran Mizuhara terbuai dan melayang-layang.
Hingga akhirnya nafas keduanya memburu, Ling Zhen terus memacu tubuhnya lebih cepat dari sebelumnya. Sementara Mizuhara mengeluarkan ******* yang membuat Ling Zhen semakin bersemangat.
Tubuh Mizuhara bergetar hebat sebelum setengah badannya ambruk kedepan. Dengan nafas yang tidak beraturan tubuh Mizuhara berguncang saat Ling Zhen menghentakkan tubuhnya dengan keras dari belakang.
Ling Zhen memegang pinggang Mizuhara dan membenamkan miliknya lebih dalam sebelum tubuhnya ambruk ke depan hampir menindih Mizuhara.
Mizuhara bisa merasakan siraman cinta Ling Zhen kedalam perutnya. Terlebih pemuda itu tidak melepaskan penyatuan justru membenamkan miliknya didalam sana membuat milik Mizuhara mencengkeram erat milik Ling Zhen.
Nafas keduanya tidak beraturan. Ling Zhen menindih lembut tubuh Mizuhara dan tersenyum puas, sedangkan Mizuhara yang baru pertama kali melakukan ini terlihat begitu puas walaupun seluruh tubuhnya dibuat kacau dan berantakan.
Ling Zhen membaringkan tubuhnya kesamping dan memeluk perut Mizuhara tanpa melepaskan penyatuan mereka.
Ling Zhen dan Mizuhara membisu menikmati sensasi penyatuan tubuh mereka. Keduanya tertidur pulas setelah pertarungan panjang yang mereka lakukan bersamaan dengan sinar pagi matahari yang menerpa tubuh keduanya penuh kelembutan.
____
__ADS_1
Chapter 127 dibaca ulang ya, aku salah up tadi pagi.