Immortal Warrior

Immortal Warrior
IW 95 - Sampai Jumpa Dua Tahun


__ADS_3

“Lama tidak berjumpa, pemimpin.” Hei Long tersenyum kemudian dia memperkenalkan orang yang berdiri disampingnya, “Perkenalkan dia adalah Feng Wenbin, orang yang kutunjuk sebagai pendampingku di divisi pertama. Maaf, aku tidak memberitahumu tentang ini terlebih dahulu, pemimpin.”


Ling Zhen mengerutkan keningnya, “Hentikan. Kau dan Hayabusa adalah orang yang membentuk Pedang Raja bersamaku, cukup panggil namaku.”


Hei Long tertawa mendengar reaksi Ling Zhen barusan, “Jadi, apa kau menyetujui Wenbin menjadi Wakil Kapten Divisi Pertama?”


Ling Zhen menatap Feng Wenbin dengan seksama, tak lama pemuda yang sebaya dengannya maju kedepan dan membungkukkan badannya.


“Senang bisa bertemu denganmu, pemimpin. Perkenankan aku untuk memperkenalkan diri, namaku Feng Wenbin dan berasal dari Kota Heidong. Keahlianku dalam pertarungan adalah tendangan, kedua kakiku bisa menjadi tajam layaknya bilah pedang saat bertarung.” Pemuda itu berbicara cukup panjang dan membuat Ling Zhen tersenyum tipis.


“Dia sama sepertiku, korban percobaan Sekte Pemuja Iblis.” Hei Long membeberkan rahasia tentang dirinya dan Feng Wenbin dihadapan teman-temannya.


Ling Zhen yang mendengarnya menjadi diam, tatapannya tajam kemudian pemuda itu menarik nafas panjang dalam satu kali tarikan nafasnya sebelum berkata.


“Feng Wenbin, berkontribusilah untukku dan Pedang Raja, mulai hari ini kau kutunjuk sebagai Wakil Kapten Divisi Pertama Pedang Raja.”


Feng Wenbin memberi hormat dan kembali membungkuk, “Ketua Ling, aku akan mengabdikan hidupku padamu dan Pedang Raja. Jika aku mengingkari perkataanku ini, maka saat itu aku akan mati.”


Ling Zhen tersenyum begitu juga dengan Hei Long, tak lama keduanya sama-sama menyambut bergabungnya Feng Wenbin kedalam Pedang Raja.


“Bukan hanya dia yang memiliki anggota baru, aku juga membawa orang-orangku, Ling Zhen.” Hayabusa yang sedari tadi diam akhirnya angkat bicara.


“Siapa dia, Ketua Divisi Kedua?” Hei Long menatap sosok pria yang membawa dua katana dipinggangnya dan berdiri disamping Hayabusa.


Hayabusa mengerutkan keningnya mendengar ucapan Hei Long barusan, “Jangan merasa lebih kuat dariku hanya karena Ling Zhen menunjukmu sebagai Ketua Divisi Pertama, sialan!”


“Hah?! Tentu aku lebih kuat darimu, benarkah, Ling Zhen?” Hei Long maju mendekati Hayabusa, begitu sebaliknya.


Melihat sikap Hei Long dan Hayabusa membuat Feng Wenbin, Lin Hao, Mu Yan dan pria yang dibawa Hayabusa tercengang tidak percaya.

__ADS_1


“Sepertinya tidak ada pilihan lain selain menyelesaikannya dengan ini, bukan?!” Hayabusa memegang sarung katana sambil menatap tajam Hei Long.


Melihat Hayabusa sudah memanas tentu Hei Long ikut terpancing, kedua tangannya tiba-tiba terlihat menajam layaknya sebilah pedang.


“Majulah, aku tidak takut, samurai sialan!” Hei Long menyeringai lebar dihadapan Hayabusa.


“Mereka berdua anggotamu? Aku sungguh tidak percaya dengan ini...” Lin Hao akhirnya berkomentar karena bagaimanapun dia mengetahui sosok Hei Long dan Hayabusa memiliki kemampuan jauh diatasnya.


“Mereka berdua sering seperti ini, lama-lama kau akan terbiasa dengan ini, Hao.” Ling Zhen tersenyum sesaat kemudian menatap tajam Hei Long dan Hayabusa.


“Kalian berdua hentikan.” Hanya dengan ucpapan singkatnya, Ling Zhen berhasil melerai Hei Long dan Hayabusa.


“Jadi?” Ling Zhen menatap pria yang dibawa oleh Hayabusa.


Pria itu segera mendekati Ling Zhen dan memberi hormat, “Perkenalkan Tuan Muda Ling, namaku Kamui, aku berasal dari Ezzo, sama seperti Tuan Hayabusa.”


Kamui terdiam cukup lama sebelum menjawab, “Tidak ada, Tuan Muda Ling. Aku hanya merasa terhormat bisa melihat langsung orang yang Tuan Hayabusa pilih sebagai tuannya.”


“Apa maksudmu?” Ling Zhen menaikkan alisnya, sedetik kemudian Hayabusa menendang pelan tubuh Kamui.


“Hentikan omong kosongmu, Kamui. Kau mengatakan hal yang tidak perlu.” Hayabusa mendecakkan lidahnya dan menatap tajam kearah Kamui.


Ling Zhen sekarang mengalihkan pandangannya menatap Hayabusa, “Apa maksud tindakanmu ini, Hayabusa?”


“Hayabusa, menendang anggotamu saat dia berbicara dengan pemimpin, apa kau merendahkan pemimpin hah?!” Hei Long memegang kerah pakaian Hayabusa dan menajamkan matanya.


“Lepaskan, Hei Long...” Hayabusa menghempaskan tangan Hei Long, kemudian menatap tajam Ling Zhen juga yang menatap tajam dirinya.


“Maafkan aku, Ling Zhen. Aku hanya tidak suka saat dia sembarangan berbicara.” Ucap Hayabusa sambil membungkukkan badannya.

__ADS_1


Ling Zhen menghela nafas panjang kemudian dia menepuk pundak Hayabusa pelan, “Baiklah, aku mengerti. Sekarang ada yang ingin kubicarakan dengan kalian semua...”


Hei Long melihat raut wajah serius Ling Zhen, seperti ada sesuatu yang berbeda dari pemuda itu.


“Ngomong-ngomong aku tidak melihat rubah berwarna putih yang biasanya tidur diatas kepalamu?” Hei Long akhirnya angkat suara membuat Ling Zhen memejamkan matanya dan tersenyum.


“Dia telah tiada.” Cukup singkat. Namun Hei Long dan Hayabusa mengetahui ada kesedihan disana. Ling Zhen berjalan beberapa langkah kedepan sebelum mengucapkan sesuatu pada Hei Long dan yang lainnya.


“Tujuan Pedang Raja adalah menjadi sebuah kelompok besar seperti sekte-sekte besar di Benua Lima Warna. Untuk mencapai itu kita akan memperluas dan menambah kekuatan. Tetapi sebelum kita melakukan pergerakan itu aku ingin mengatakan sesuatu yang egois pada kalian.” Ling Zhen menatap seluruh orang yang berdiri dihadapannya.


“Aku ingin berlatih secara mandiri selama dua tahun dan aku juga ingin kalian melakukan hal yang sama. Tentu kita tidak akan berjumpa dalam waktu lama...” Lalu Ling Zhen tersenyum tipis sambil memejamkan matanya, “Apa kalian bisa mengabulkan permintaan egoisku ini?”


Hei Long dan Hayabusa menggaruk kepala mereka yang tidak gatal. Keduanya memahami apa yang ingin Ling Zhen capai.


“Dua tahun? Waktu yang lama, kau pergi setelah membentuk Pedang Raja dan sekarang meminta hal yang egois.” Ucap Hayabusa menanggapi permintaan Ling Zhen.


Hei Long tertawa pelan, “Ya, kau benar-benar egois, pemimpin. Tetapi aku memahami tujuanmu.”


Lin Hao dan Mu Yan tersenyum saat mengetahui tujuan Ling Zhen. Keduanya tidak menyangka akan bergabung dengan kelompok yang mereka dambakan dimana kelompok itu memiliki tujuan besar dan menggairahkan masa muda mereka.


“Aku dan Yan akan mengikutimu, Zhen. Jangan patahkan harapan kami padamu.” Lin Hao tersenyum lebar, begitu juga dengan Mu Yan.


Ling Zhen mengulurkan kepalan tangannya pada Hei Long, Hayabusa, Lin Hao, Mu Yan, Feng Wenbin dan Kamui.


“Sampai jumpa dua tahun lagi, kawan.”


Ling Zhen tersenyum saat teman-temannya mengulurkan tangannya dan berkata.


“Ya, sampai jumpa dua tahun lagi, pemimpin.”

__ADS_1


__ADS_2