Immortal Warrior

Immortal Warrior
IW 68 - Klan Tengkorak Jalanan


__ADS_3

Luohan memiliki banyak bangunan yang megah, namun disetial rumah, bangunan toko dan penginapan sama sekali tidak ada orang.


Bahkan penginapan yang Ling Zhen datangi sunyi pengunjung dan terlihat tidak ada pemiliknya. Menyadari ada kejanggalan di Kota Luohan, Ling Zhen membangunkan Rubah Putih.


“Rubah Putih, aku butuh bantuanmu-”


‘Pergilah kearah timur kota ini, disana ada ribuan penduduk yang akan dijadikan tumbal oleh sekelompok orang.’


Ling Zhen mengerutkan keningnya, dia mengetahui Rubah Putih memiliki kemampuan diluar nalar, namun Rubah Putih tidak pernah menunjukkannya sehingga saat Rubah Putih mengatakan itu, tentu Ling Zhen cukup terkejut.


“Untuk apa mereka menjadikan penduduk tak bersalah menjadi tumbal?” Ling Zhen memegang dagunya dan berpikir.


‘Berhenti berpikir. Jika kau ingin mengetahuinya, pergilah ke arah timur cepat!’ Rubah Putih menegur Ling Zhen.


Segera Ling Zhe melompat dan terbang menuju arah timur Kota Luohan, “Bukankah Senior Yue mengatakan Kekaisaran Chu negeri yang damai dan aman karena sosok Ratu Chu. Tetapi mengetahui hal ini membuatku sulit mempercayainya.”


____


Sekelompok pendekar yang beranggotakan sekitar seratus orang mengelilingi penduduk yang jumlahnya sekitar seribu orang lebih.


Kekaisaran Chu merupakan satu-satunya negeri di Benua Lima Warna, dimana sosok pemimpin negeri ini adalah perempuan. Selain dikenal sebagai Dewi Malam, sosok Ratu Chu disebut-sebut memiliki kecantikan nomor satu di Benua Lima Warna.


Walau Kekaisaran Chu merupakan negeri yang damai, tetapi Kekaisaran Chu memiliki sejarah panjang bermusuhan dengan Sekte Pemuja Iblis yang membantai seluruh keluarga Chu.


Di Kekaisaran Chu sendiri terdapat dia kelompok pendekar aliran hitam yang bernama Klan Tengkorak Jalanan dan Klan Dewi Malam.


Klan Tengkorak Jalanan melakukan perampokan dan berbagai macam kejahatan besar seperti membunuh penduduk tak bersalah bahkan mencoba melakukan pembunuhan secara langsung pada sosok Yue Rou, tangan kanan Ratu Chu.

__ADS_1


Sedangkan untuk Klan Dewi Malam, kelompok ini merupakan sebuah kelompok yang anggotanya merupakan pendekar berkemampuan tinggi dan memiliki rasa fanatik yang tinggi terhadap Ratu Chu.


Klan Dewi Malam menghancurkan setiap sekte yang hendak berdiri setelah Kekaisaran Chu tidak memiliki satupun sekte aliran putih dan netral.


Semua pendekar aliran putih dan netral yang bertahan saat perselisihan melawan sekte aliran hitam bekerja dibawah arahan Ratu Chu.


Sama halnya dengan pemimpin Klan Tengkorak Jalanan yang berniat menjadikan Ratu Chu sebagai istrinya, pemimpin Klan Dewi Malam memiliki niat tersembunyi menjadikan Ratu Chu sebagai tumbal pada Sekte Pemuja Iblis.


Tindakan Klan Tengkorak Jalanan ini untuk memancing Yue Rou datang ke Kota Luohan. Jelas ini adalah jebakan, tetapi Klan Tengkorak Jalanan tidak segan-segan membunuh penduduk tak bersalah.


Pemimpin Klan Tengkorak Jalanan jatuh hati pada sosok Ratu Chu, sementara wakil pemimpin Klan Tengkorak Jalanan jatuh hati pada Yue Rou.


Saat Ling Zhen mendengarkan bisikan-bisikan para anggota Klan Tengkorak Jalanan tentang tujuan kelompok itu, dia hanya menggelengkan kepalanya.


“Mereka bertindak diluar batas hanya karena jatuh cinta? Kelompok ini dipenuhi orang gila!” Ling Zhen mengumpat sebelum menekan aura tubuhnya agar pemimpin Klan Tengkorak Jalanan tidak menyadari keberadaannya.


“Seribu nyawa kalian akan terganti dengan perempuan kuat dan jelita! Dimataku nyawa kalian semua itu tidak berguna, sampah!” Sosok pria berambut putih berteriak lantang dan mengeluarkan kata-kata hinaan pada penduduk.


Pria bernama Sima Tong yang merupakan wakil pemimpin Klan Tengkorak Jalanan itu tidak menyukai orang-orang yang lemah, sehingga dia tidak segan menindas dan membunuh penduduk biasa.


“Wakil pemimpin, sepertinya Yue Rou sedang dalam perjalanan kemari. Tetapi aku mendapatkan kabar dari mata-mata di Pasukan Awan Merah jika Yue Rou telah dihamili pemuda dari Kekaisaran Qing.” Ucap pria berpenampilan kasar yang membawa dua pedang.


“Tetua Kong, aku akan menghancurkan kepalamu itu jika kau membohongiku!” Sima Tong mengerutkan keningnya, terlihat wajahnya dipenuhi urat-urat yang menandakan dirinya marah mendengar ucapan pria yang disebut Tetua Kong itu.


“Apa menurutmu Guru Besar Lei Wei berbohong?” Mendengar jawaban Tetua Kong, seketika Sima Tong terdiam.


“Aku tidak akan memaafkannya! Cari tahu pemuda yang menghamili Yue Rou! Cepat!” Sima Tong membentak dan berteriak lantang.

__ADS_1


“Wakil pemimpin, tidak semudah itu. Aku bahkan tidak mengetahui rupa wajah dari pemuda itu.” Tetua Kong menggelengkan kepalanya mendengar ucapan Sima Tong.


Tanpa sadar Sima Tong menarik dua goloknya dan mengayunkannya secara bersamaan pada dua orang penduduk yang ketakutan.


“Aku tidak akan memaafkannya!” Sima Tong berteriak sambil mengayunkan sepasang goloknya.


Trang!!!


Bunyi dua senjata yang bersentuhan menggema. Sima Tong melebar matanya melihat tebasan sepasang goloknya ditahan oleh pemuda berparas tampan dengan tatapan yang dingin.


“Oi! Jangan libatkan orang yang tidak bersalah!” Pemuda itu tak lain adalah Ling Zhen.


“Kau siapa seenaknya mencampuri urusanku!” Sima Tong menatap tajam Ling Zhen yang melakukan gerakan lincah menambah serangannya.


Jangkauan serangan Ling Zhen tidak lebar dan hanya menjangkau Sima Tong karena dia tidak ingin melukai penduduk.


“Siapa diriku kau akan mengetahuinya saat Senior Yue kemari?!” Ling Zhen membalas sambil melepaskan aura pembunuh berjumlah besar.


“Keparat, jangan bilang kau...” Sima Tong melepaskan tenaga dalam berjumlah besar lalu menciptakan sebuah tebasan yang membentuk tiga ular berwarna hitam, “Kau yang menghamili Yue Rou! Aku akan membunuhmu bocah!”


‘Bocah manusia jangan gunakan Tanda Mata Dewa untuk meningkatkan kemampuanmu. Tanda Mata Dewa dapat kau gunakan untuk menyalin teknik ataupun jurus milik lawanmu. Obsesimu akan menjadi kuat membuatmu mengeluarkan Tanda Mata Dewa yang membebani tubuhmu.’ Rubah Putih menambahkan jika Ling Zhen terus-menerus menggunakan Tanda Mata Dewa dan meningkatkan kemampuannya ke Pendekar Langit Tahap Menengah maka suatu saat tubuh Ling Zhen akan hancur.


‘Tetapi tubuhmu berbeda dengan manusia biasa. Aku dengar kau akan menikahi manusia perempuan bernama Yue Rou dan Ratu Chu. Kedua perempuan itu memiliki tubuh istimewa yang memiliki sejuta rahasia dimana pria yang mendapatkan keperawanannya akan meningkat pesat kemampuannya.’ Rubah Putih menambahkan.


Ling Zhen mendecakkan lidahnya, ‘Jangan seenaknya mengatakan itu, Rubah Putih!’ Wajah Ling Zhen sedikit memerah mendengarkan penjelasan Rubah Putih.


“Apa hanya segini kemampuanmu, pantas saja Senior Yue tidak mau denganmu.” Ling Zhen sengaja memprovokasi sebelum menambah kecepatan gerakannya sambil memainkan pedangnya dengan lincah.

__ADS_1


__ADS_2