
“Pemuda ini sepertinya kerasukan? Lihat dia sudah tidak menyadari jarak perbedaan diantara kemampuan kita!” Shi Mubai mengejek Ling Zhen dan mengeluarkan sejumlah aura pembunuh.
Aura pembunuh itu bercampur dengan tenaga dalam sehingga Shi Mubai memanipulasinya menjadi ratusan pukulan tak kasat mata.
Namun Ling Zhen menghindarinya dengan mudah bahkan menghindar hanya dengan memejamkan matanya.
“Ini?!” Setengah tidak percaya dengan apa yang barusan dilihatnya, Shi Mubai kembali melepaskan seratus pukulan tak kasat mata, tetapi hasilnya tetap sama dan Ling Zhen menghindarinya.
“Oi, Mubai! Berhenti bercanda!” Tang Mu berteriak dan menghembuskan angin tajam dari mulutnya, tetapi sesuatu yang mengejutkan terjadi saat Ling Zhen juga menghembuskan angin tajam dari mulutnya.
Ledakan dan kehancuran dari dua benturan angin tajam itu membuat Tang Mu terkejut karena Ling Zhen melakukan hal yang sama dengannya.
“Dengan seluruh potensinya, manusia bodoh ini tidak menggunakan seluruh kekuatan Roh Dewa dengan sempurna. Semua ini percuma.” Ling Zhen berbicara sendiri dan membuat Tang Mu mengerutkan keningnya.
“Kalian berdua, aku rasa dia adalah kunci yang kita cari selama ini. Manusia yang menjadi kunci pembuka dunia bawah dengan dunia manusia.” Tang Mu untuk sesaat sempat panik, tetapi sekarang senyuman lebar terpahat diwajahnya.
“Jika itu benar, maka kita hanya perlu menangkapnya dan menjadikan pemuda ini sebagai tumbal!” Shi Mubai tertawa lalu menghembuskan api berbentuk awan kearah Ling Zhen.
Kemudian Lin Zi menarik Pedang Petir Ilahi dan melepaskan satu tebasan yang dipenuhi energi pedang. Tebasannya itu membelah langit dan membentuk harimau berwarna ungu.
Ling Zhen menyeringai lebar dan segera memainkan Pedang Pencabut Nyawa. Hanya dalam satu kali tarikan napasnya, Ling Zhen sudah menghempaskan serangan dari Shi Mubai dan Lin Zi.
__ADS_1
“Majulah secara bersamaan, jika kemampuan kalian seperti ini aku rasa aku dapat membunuh kalian bertiga.” Ling Zhen membunyikan lehernya sebelum sebuah aura hitam pekat menyebar dari tubuhnya.
Tang Mu berasumsi jika sosok pemuda dihadapannya bukankah Ling Zhen yang sesungguhnya, melainkan Ling Zhen memiliki sesuatu yang Sekte Pemuja Iblis cari yaitu Kekuatan Iblis.
“Apa dia dibawah kendali Iblis? Sesuatu yang kita cari selama ini akhirnya tidak sia-sia.” Tang Mu mengeluarkan aura pembunuh berjumlah besar dan memainkan Tombak Langit.
Sedangkan untuk Shi Mubai mengeluarkan Pedang Es Abadi dari Cincin Ruang dan melesat kearah Ling Zhen diikuti Lin Zi yang juga telah melancarkan sejumlah tebasan dilapisi petir.
Aura kematian yang keluar dari tubuh Ling Zhen tidak berpengaruh pada orang yang telah membunuh banyak manusia. Melihat itu Kutukan Roh Dewa Kematian justru tertawa dan menyambut tebasan pedang Lin Zi lalu kembali menyambut tebasan lainnya yang dilancarkan Shi Mubai.
Dalam waktu beberapa detik, seketika setengah Ibukota Chudong menjadi tempat pertarungan dahsyat antara Ling Zhen melawan ketiga perwakilan Sekte Pemuja Iblis.
Sebuah benturan tebasan menghancurkan bangunan dan tanah, sementara dampak dari pertarungan itu benar-benar telah merusak setengah Ibukota Chudong.
“Bagaimana dia bisa berkembang secepat ini?!” Lin Zi masih tidak menyangka Ling Zhen dapat mengimbangi permainan pedangnya, terlebih setiap tebasannya berhasil ditangkis dengan mudah.
Sementara Shi Mubai tertawa menikmati pertarungan. Dengan melancarkan sejumlah tebasan yang membekukan udara dan sekitarnya, Shi Mubai mendominasi serangan dibandingkan Ling Zhen.
“Menarik, menarik! Mari kita bertarung sampai mati!” Shi Mubai mengeluarkan energi pedang berjumlah besar sebelum melepaskan satu tebasan yang membentuk harimau es.
Ling Zhen menyeringai lebar dan menahan tebasan tersebut sebelum memainkan pedangnya lebih lincah dari sebelumnya.
__ADS_1
Menyadari perubahan pada Ling Zhen, Tang Mu mengamati dan melihat jika Ling Zhen memiliki potensi untuk menjadi orang terkuat.
“Kekuatan Iblis yang selama ini kami cari, apa dia benar-benar memilikinya?” Tang Mu memperhatikan pertarungan itu sambil berdiri diatas kepala Laba-Laba Neraka.
Tang Mu mengepalkan tangannya dengan erat, “Setelah mengorbankan ribuan nyawa bahkan jika aku harus membunuh seluruh orang di benua ini, aku akan menghabisi Delapan Jari Kematian dengan tanganku sendiri!”
“Laba-Laba Neraka, hancurkan kota ini dan mengamuklah!” Tang Mu melompat keatas menyaksikan Laba-Laba Neraka melepaskan jaring-jaring api yang keluar dari tubuhnya.
Shi Mubai dan Lin Zi menjauh setelah melancarkan serangan kombinasi. Ling Zhen tidak mengejar keduanya, melainkan menatap tajam Laba-Laba Neraka.
“Sampai memanggil makhluk dunia bawah seperti ini, apa kalian sadar dengan yang telah kalian lakukan, manusia?” Ling Zhen melepaskan energi pedang dan seketika Pedang Pencabut Nyawa berwarna hitam pekat.
Dalam satu kali tebasan, Pedang Pencabut Nyawa memotong tanah dan menghancurkan tubuh Laba-Laba Neraka menjadi dua bagian.
Mata Tang Mu, Shi Mubai dan Lin Zi tidak percaya dengan apa yang mereka lihat barusan. Terlebih saat ini Ling Zhen sudah terbang kearah ketiganya.
Namun saat jaraknya sudah dekat, mulut Ling Zhen mengeluarkan darah segar berjumlah banyak.
“Sial, tubuh manusia ini begitu lemah. Aku harus mengakhiri ini secepatnya...” Ling Zhen kembali melepaskan energi pedang berjumlah besar.
Saat Pedang Pencabut Nyawa memancarkan aura mengerikan, Tang Mu juga melepaskan tenaga dalam berjumlah besar sebelum melempar Tombak Langit kearah Ling Zhen.
__ADS_1
Mulut Ling Zhen mendesis bersamaan dengan sebuah tebasan yang terayun dari tangannya.
“Membelah Malam!”