Immortal Warrior

Immortal Warrior
IW 21 : Awal Gejolak Ibukota Jiayang


__ADS_3

“Kau! Bagaimana bisa kau kabur dari alun-alun?!” Zhong Feng berkeringat dingin melihat Ling Zhen berada dihadapannya, terlebih cengkeraman tangan Ling Zhen membuat tubuhnya tidak dapat digerakkan.


Ling Zhen membanting tubuh Zhong Feng dan melepaskan segenap kemampuannya, hingga terlihat kemampuan seorang Pendekar Bumi Tahap Puncak yang membuat Zhong Feng tidak dapat berhenti gemetar ketakutan.


“Pendekar Bumi- Argh!” Saat Zhong Feng berbicara dan terkejut, Ling Zhen sudah melepaskan satu tendangan pada perutnya.


“Jawab pertanyaanku ini! Katakan padaku dimana orang bernama Lin Zi?!” Ling Zhen menatap dingin Zhong Feng dan mengeluarkan Pedang Sembilan Naga, “Aku akan membunuh semua orang yang terlibat dengan Sekte Pemuja Iblis. Malam ini tidak ada yang bisa lari dariku! Jadi cepatlah jawab pertanyaanku!”


Mendengar itu Zhong Feng semakin berkeringat dingin, “Saat kau mencoba mengancamku, mungkin saja Keluarga Li dan Keluarga Jia sudah mati!”


“Mencoba mengancamku? Tenang saja, aku sudah menghancurkan semua markas Rumah Gaya Bulan dan pendekar aliran hitam yang kau sewa. Sisanya hanya para petinggi dan pendekar Sekte Pemuja Iblis yang sedang menuju kemari!” Ling Zhen berkata dengan dingin sambil memotong kedua tangan Zhong Feng.


Ling Zhen mendecakkan lidahnya saat Zhong Feng berteriak kesakitan, lalu menjambak rambut Zhong Feng sebelum melemparkannya ke arah jendela.


“Jadi kau juga bisa merasakan sakit? Apakah ini sangat nikmat sampai kau berani menuduhku? Kematianmu tidak akan mudah, bedebah sialan!” Ling Zhen melepaskan sebuah aura pembunuh pekat dan membuat tubuh Zhong Feng tidak mengeluarkan darah, yang ada hanya merasakan rasa sakit dari siksaan itu.


Ling Zhen melepaskan kuncian pergerakan pada tubuh Yuan Mei, lalu menyuruh Yuan Mei dan Jia Ruan untuk pergi ke tempat keberadaan Keluarga Li.


“Pergilah ke penginapan Keluarga Li. Malam ini tidak ada tempat yang aman di Istana Jia, bahkan aku tidak tahu berapa jumlah penyusup yang menjadi pengawal istana.” Ling Zhen menendang kepala Zhong Feng sambil menunjuk ke bawah, dimana dia melihat tubuh Zhong Feng yang terjatuh dari ketinggian dan pertempuran sesama pengawal istana.


Yuan Mei dan Jia Ruan terlalu takut untuk mendekati Ling Zhen, namun mata mereka berdua terbuka lebar saat melihat seluruh halaman Istana Jia penuh akan suara senjata berbenturan dan kobaran api.


Ling Zhen memandang kekacauan yang terjadi dibawah sana dari lantas atas bangunan, kemudian melepaskan kemampuan Api Phoenix sebelum kedua sayap muncul dibelakang punggungnya.


Ling Zhen menoleh kearah Yuan Mei dan Jia Ruan yang terdiam, sebelum keduanya pergi menuju penginapan Keluarga Li.

__ADS_1


Selepas kepergian keduanya, Ling Zhen terbang rendah dengan kecepatan tinggi dan melepaskan tebasan pedang pada pengawal istana yang berperan sebagai penyusup.


Kedatangan Ling Zhen membuat pertempuran berhenti sejenak, bahkan semua mata kini tertuju pada dirinya yang sedang menginjak tubuh Zhong Feng.


“Lihat bagaimana dirimu ini, sangatlah menyedihkan!” Dengan tangan yang menjambak rambut Zhong Feng, dan pedang yang melingkar dileher, Zhong Feng hanya bisa pasrah dan mencoba bunuh diri namun tubuhnya terkunci oleh Ling Zhen.


Sesaat setelah Ling Zhen berhasil mengetahui pengawal istana yang bertindak sebagai penyusup, empat orang terbang dengan kecepatan tinggi kearahnya.


Ling Zhen bisa mengetahui jika kemampuan empat orang ini kurang lebih sama seperti dirinya dan seorang Pendekar Bumi tentunya.


‘Aku tidak akan bertahan hidup jika tidak melebihi batasku!’ Ling Zhen menyeringai saat salah satu dari empat orang itu menyerangnya secara terbuka.


“Pendekar muda, siapakah dirimu?! Setelah menghancurkan markas kami, dan membunuh seluruh anggota kami, kau berani menunjukkan dirimu disini!” Pria bernama Jian Gu ini memberikan pukulan yang membuat Ling Zhen mundur beberapa langkah ke belakang.


Jian Gu merupakan tiga petinggi Rumah Gaya Bulan yang tersisa, kemampuannya telah mencapai Pendekar Bumi Tahap Puncak sekitar dua bulan yang lalu.


“Kau benar-benar telah bertindak terlalu jauh!” Mata Jian Gu menatap tubuh Zhong Feng yang mengenaskan, “Apanya yang lucu?”


Melihat Ling Zhen tertawa, Jian Gu merasa ada yang tidak beres dengan pemuda itu.


“Maaf, aku hanya tidak sabar bertemu dengan petinggi Sekte Pemuja Iblis itu!” Telapak tangan Ling Zhen membuka sebelum Pedang Sembilan Naga menghilang dan berubah menjadi Rantai Raja Neraka.


“Kemampuan Raja Neraka sangatlah menyebalkan, karena menghisap jiwa setiap orang yang dibunuhnya!” Ling Zhen menggerakkan Rantai Raja Neraka dengan lincah.


Rantai Raja Neraka beradu dengan pukulan Jian Gu yang penuh tenaga dalam. Gerakan Jian Gu sangat mahir, bahkan sama sekali tidak merasa terintimidasi saat Ling Zhen terus menerus menyerangnya.

__ADS_1


“Saudara Jian, kami serahkan pemuda itu padamu!” Dua pria yang sedang mengamati pertarungan dari atas bergerak menuju Istana Jia, namun dengan kecepatan tinggi Ling Zhen menahan keduanya.


“Sayap Phoenix!” Ling Zhen melepaskan sejumlah aura tubuhnya sebelum membuat ledakan yang menggema dilangit Ibukota Jiayang, “Ledakan Sembilan Phoenix!”


Tubuh dua petinggi terpental ke tanah, sementara pemimpin Rumah Gaya Bulan hanya diam mengamati pertempuran.


“Berniat melewatiku? Jangan berharap! Aku sarankan kalian berempat menyerangku bersama-sama, mungkin kalian bisa melewatiku!” Ling Zhen berkata dengan tenang, namun ucapannya terkesan sangat merendahkan.


Ekspresi wajah Jian Gu dipenuhi kemarahan, bahkan pemimpin Rumah Gaya Bulan yang dari tadi diam terlihat tersulut emosi akan perkataan Ling Zhen.


“Saudara Jian, siapakah pemuda ini? Apakah dia orang yang membunuh adikku?” Pemimpin Rumah Gaya Bulan mendekati Jian Gu dan melepaskan aura pembunuh dalam jumlah besar.


‘Ini akan sulit...’ Ling Zhen bisa merasakan tekanan intimidasi yang teramat kuat.


‘Seni Napas Phoenix...’ Ling Zhen berniat mengombinasikan kemampuan Phoenix dengan Rantai Raja Neraka.


“Aku tidak mengenal siapa pemuda ini, Ketua Hei. Tetapi dia bekerja sebagai pengawal Keluarga Li.” Jian Gu menjelaskan.


“Adikku Hei Rui mati saat menjalankan misi! Jika orang yang membunuhnya adalah pemuda ini, aku akan membalaskan kematiannya!” Mendengar ucapan pemimpin Rumah Gaya Bulan, Ling Zhen melepaskan sebuah serangan sebelum angkat bicara.


“Cakar Raja Phoenix!”


Pemimpin Rumah Gaya Bulan dan Jian Gu menahan serangan cakar kedua kaki Ling Zhen yang diselimuti api secara bersamaan.


“Kemampuan ini? Apa dia dari luar benua ini?” Pemimpin Rumah Gaya Bulan menatap Ling Zhen tajam.

__ADS_1


“Jadi kau pemimpin dari kelompok ini?” Ling Zhen menatap pemimpin Rumah Gaya Bulan sebelum melepaskan cakaran demi cakaran kaki sambil terbang dengan kecepatan tinggi.


“Akulah yang membunuh adikmu saat dia mencoba membunuh Tuan Putri Jia.” Seketika raut wajah pemimpin Rumah Gaya Bulan murka.


__ADS_2