Immortal Warrior

Immortal Warrior
IW 19 - Tuduhan


__ADS_3

Sehari telah berlalu semenjak acara perjamuan malam, tidak kejadian yang menghebohkan selain identitas kelima penyusup.


Tiga hari sebelum acara pernikahan Jia Ruan dan Zhong Feng, acara pertemuan ketiga keluarga besar diadakan lebih cepat. Tidak ada tanda-tanda penyusup, dan semua tidak sesuai rencana yang tercatat diberkas catatan Rumah Gaya Bulan.


Ling Zhen bertindak hati-hati karena bagaimanapun Zhong Feng telah mengambil perubahan tindakan. Seharusnya saat acara pertemuan tiga keluarga, Li Jingshan dan Li Rong akan kembali diserang, dan Li Hua diculik tetapi tidak ada tanda-tanda penyerangan.


Hingga akhirnya sehari sebelum pernikahan Jia Ruan dan Zhong Feng, sesuatu yang menghebohkan Istana Jia terjadi karena Ling Zhen dituduh telah melakukan pelecehan seksual pada puluhan dayang di Istana Jia.


Seorang pelaku yang menggunakan pakaian menyerupai dirinya dilihat langsung oleh para kasim dan beberapa orang yang menghadiri pertemuan tiga keluarga besar.


Empat belas dayang menjadi korban pelecehan seksual dan hanya satu saja yang bertahan hidup. Sementara tiga belas dayang mati dengan cara mengenaskan.


Ling Zhen ditangkap puluhan pengawal saat sedang sarapan pagi bersama Li Jingshan, Li Rong dan Li Hua.


“Paman, serahkan ini padaku. Kau harus memberiku sebuah hukuman mati padaku, jika tidak keluargamu akan dipandang buruk oleh keluarga besar yang lain,” ujar Ling Zhen mengingatkan.


‘Pendekar Ling...’ Li Jingshan tidak menyangka semuanya akan menjadi seperti ini.


Dengan berat hati, Li Jingshan memainkan perannya. Kemudian dia menyuruh pengawal istana yang menangkap Ling Zhen agar membunuh pemuda itu dengan cara digantung.


“Ternyata pengawal Keluarga Li merupakan dalang pemerkosaan itu?”


“Aku tidak menyangka, tetapi mengapa Keluarga Li memperkejakan pengawal mencurigakan seperti orang itu?”


Reaksi para orang-orang terhadap Keluarga Li berubah. Bahkan banyak yang menjadi berhati-hati saat berbicara dengan anggota Keluarga Li.


___


Berita tentang pengawal Keluarga Li yang melakukan pelecehan seksual sampai ditelinga Jia Ruan. Gadis itu awalnya sedikit tidak percaya, namun setelah mendengar penjelasan Zhong Feng tentang kematian sadis para dayang akhirnya Jia Ruan mempercayainya.

__ADS_1


“Paman, aku akan berjanji membahagiakan Ruan‘er dan memenuhi harapanmu...” Zhong Feng tersenyum.


“Feng‘er, kau adalah menantu yang hebat. Semoga saja aku tidak salah menilaimu.” Jia Zheng tertawa dan merasakan kejanggalan pada hatinya.


‘Semakin mendekati hari pernikahan Ruan‘er, aku merasa tidak enak?’ Jia Zheng membatin dan meminum air untuk menenangkan pikirannya.


Saat ini Keluarga Jia Ruan dan Zhong Feng sedang makan bersama. Mereka sedang membahas jalannya pernikahan.


Saat Zhong Feng menunjukkan dirinya menjadi orang yang dapat diandalkan dengan kata-kata manisnya, Jia Ruan tersipu malu dan wajahnya merah merona.


Tak lama Jia Zheng yang melihat bagaimana putri semata wayangnya termakan kata-kata manis Zhong Feng hanya menggelengkan kepalanya.


“Ruan‘er, ayah ingin membicarakan ini denganmu dihadapan Feng‘er...” Seketika Yuan Mei, Jia Ruan dan Zhong Feng terdiam saat Jia Zheng berkata demikian.


“Ada apa, Ayahanda?” Jia Ruan bertanya.


“Ibu juga merasakan hal yang sama dengan ayahmu ini.” Yuan Mei menanggapi.


Zhong Feng terdiam seribu bahasa dan tidak mengatakan apapun lagi. Sementara Jia Ruan memandang wajah Zhong Feng dalam.


“Ayahanda, Ibunda, tidak perlu merasa khawatir karena aku mencintai lelaki yang dapat diandalkan. Aku yakin Feng‘gege dapat menjadi suami yang baik.” Jia Ruan memegang tangan Zhong Feng, lalu Zhong Feng membalasnya dan tersenyum tipis.


“Kalau begitu, kami ingin berbicara dengan dayang yang selamat. Karena bagaimanapun kita harus tahu dalang sebenarnya dibalik semua ini.” Jia Zheng dan Yuan Mei berdiri dan berjalan menuju suatu tempat, tetapi Zhong Feng menahan keduanya.


“Bukankah dalang pelecehan seksual itu adalah pengawal Keluarga Li? Kenapa Yang Mulia terlihat tidak percaya?” Zhong Feng bertanya.


Jia Zheng mengangkat alisnya, “Karena aku dan Jingshan telah berteman lama. Aku sangat mengenal dia, dan orang itu tidak pernah salah memilih orang. Aku yakin ada orang yang menuduhnya.”


Zhong Feng mengepalkan tangannya sesaat, ”Lalu dimana dayang yang masih hidup itu?”

__ADS_1


Kali ini Jia Zheng mengernyitkan keningnya, “Kenapa kau menanyakan itu? Lebih baik kau menikmati waktu berdua dengan Ruan‘er, tidak usah memikirkan sesuatu yang mengganggu acara pernikahan kalian.”


Zhong Feng tersenyum dan menggaruk kepalanya, “Aku hanya prihatin pada dayang itu, karena bagaimanapun dia adalah seorang perempuan sama seperti Ruan‘er.”


Jawaban Zhong Feng membuat Jia Zheng dan Yuan Mei menggelengkan kepalanya pelan.


“Dayang itu ada diruanganku.” Yuan Mei meninggalkan ruang makan setelah berkata demikian disusul Jia Zheng dari belakang.


Selepas mendengar perkataan Yuan Mei, Zhong Feng tersenyum tipis dan mengajak Jia Ruan untuk pergi ke alun-alun kota melihat dalang pelecehan seksual mendapatkan hukuman.


Sementara itu Ling Zhen diarak keliling Ibukota Jiayang dan dilempari batu sekujur tubuhnya.


Batu seukuran kepalan tangan menghujani seluruh tubuhnya. Bahkan topeng tengkorak hitam yang menutupi wajahnya sepenuhnya terlepas.


Ling Zhen menerima semua perlakuan ini karena tidak ingin Keluarga Li dicurigai, selain itu semua demi mencari semua orang yang berhubungan dengan Sekte Pemuja Iblis.


Saat melihat identitas dalang pelecehan seksual, mata Jia Ruan melebar karena melihat Ling Zhen yang berlumuran darah.


Pemuda yang kadang terlihat dingin dan perhatian itu dalam kondisi mengenaskan.


“Kenapa?!” Jia Ruan tidak percaya.


“Apa kau mengenalnya?” Zhong Feng menatap Jia Ruan curiga.


“Ah, tidak. Aku hanya terkejut orang yang melakukan tindakan keji itu mempunyai wajah rupawan seperti Feng‘gege.” Jia Ruan berbohong.


Zhong Feng tersenyum dan mengelus rambut Jia Ruan lembut, “Tetapi aku bukanlah manusia sampah sepertinya.”


Jia Ruan pura-pura tersenyum, hatinya merasa sakit dan teriris melihat kondisi Ling Zhen. Dirinya masih tidak percaya dengan semua ini sehingga Jia Ruan memutuskan untuk mengetahui penyebab yang sebenarnya dari kejadian ini.

__ADS_1


__ADS_2