
Immortal Warrior 146 - Terungkap Kembali
“Sudah, hentikan Tuan Guang... ” Zhang Xue berpura-pura lemas dan tidak berdaya. Padahal wanita itu terlihat tidak begitu menikmati milik Guang Liang ataupun permainannya setelah mengetahui keperkasaan Ling Zhen.
“Argh! Aku keluar ! ” Guang Liang mengerang hebat dan memeluk tubuh Zhang Xue dari belakang.
‘Beruntung aku meminum pencegah kehamilan.’ Zhang Xue berpura-pura menikmati sambil membenahi pakaiannya.
Guang Liang menyeringai, “Nyonya, nanti malam kau akan menjadi hidangan utama bersama Yuan Ruyun. Jadi bersiaplah, kami akan memuaskanmu. ” Guang Liang tertawa meninggalkan Zhang Xue yang menatapnya kosong.
Setelah itu Zhang Xue pergi menemui Ling Zhen yang sedang duduk diatas pohon, “Kau mendengarnya bukan? ”
Ling Zhen menoleh kearah Zhang Xue dan melompat kebawah, “Ya, aku mendengarnya.”
“Kalau begitu aku ingin kau membantuku sama seperti aku membantumu.” Zhang Xue menatap Ling Zhen dan menarik tangan pemuda itu menuju rumah pelelangan milik Rumah Golok Perawan.
Di ruangan pribadi yang disiapkan oleh Guang Liang pada Zhang Xue, Ling Zhen duduk dengan tenang dan melihat Zhang Xue sedang membuat sesuatu. Ling Zhen mengetahui Zhang Xue menaruh bubuk perangsang di teh hangat itu, tetapi dia berpura-pura tidak mengetahuinya.
‘Wanita gila, kau pikir aku tidak mengetahuinya? Kau harus bertanggung jawab jika diriku memberontak. ’ Ling Zhen menyeringai melihat Zhang Xue telah selesai membuat minuman hangat.
“Silahkan diminum.” Zhang Xue memberikan secangkir minuman hangat kepada Ling Zhen.
Ling Zhen menerimanya dan meminumnya tanpa ragu. Walau tubuhnya kebak terhadap segala jenis racun, tapi lain ceritanya dengan jenis bubuk yang dicampur Zhang Xue kedalam minuman hangat yang dia minum.
“Maukah kau mendengar ceriatku ini? ” Zhang Xue bertanya dan Ling Zhen menganggukkan kepalanya sebagai tanda bahwa dia akan mendengarkan cerita Zhang Xue.
Zhang Xue menceritakan jika selama penyerangan yang dilakukan Aliansi Bulan Darah dan Jia Bao membuat suaminya disandera. Menurut Zhang Xue sekarang, suaminya disandera dan disiksa. Guang Liang menawarkan pada Zhang Xue untuk menjajakan tubuhnya pada dirinya jika ingin suaminya selamat.
Sudah lama Zhang Xue menjadi budak ranjang Guang Liang. Dan Zhang Xue belum mendapatkan kepastian tentang keselamatan suaminya. Namun beberapa hari yang lalu Guang Liang mengatakan kepada Zhang Xue jika dirinya bersedia menjadi budak ranjang petinggi Aliansi Bulan Darah maka bisa saja suaminya itu akan selamat.
__ADS_1
Ling Zhen mengerutkan keningnya karena berpikir Zhang Xue memiliki nasib yang sama dengan Gong Ning. Soal perempuan, Ling Zhen selalu mendapatkan keberuntungan semenjak dirinya terkena Kutukan Roh Dewa Kematian.
“Nyonya, katakan padaku apa kau masih mencitai suamimu? ” Ling Zhen bertanya untuk memastikan.
“Cinta. Bisa dibilang aku menikah dengannya karena dia menolongku saat aku dan kekasihku diserang sekelompok perampok. Waktu itu aku masih muda, kekasihku mati tetapi aku selamat karena suamiku dan pengawalnya menyelamatkanku. ” Semenjak itu Zhang Xue tidak pernah merasakan cinta, bahkan dia menerima lamaran suaminya itu karena merasa berhutang budi.
Setelah mendengar cerita Zhang Xue, Ling Zhen menajamkan indera pendengarannya. Beberapa saat dia melepaskan Aura tubuhnya untuk merasakan hawa keberadaan disekitarnya. Di Rumah Golok Perawan tidak ada pendekar yang setara dengannya dan Ling Zhen dapat dengan tenang merasakan hawa keberadaan manusia.
Ruangan tempat Zhang Xue dan dirinya berada adalah ruang nomor dua, sedangkan di ruangan nomor lima Ling Zhen mendengar obrolan yang menarik.
“Nyonya ikut aku. ” Ling Zhen berdiri dan memberi isyarat pada Zhang Xue untuk mengikutinya.
Zhang Xue berdiri dan mengangkat alisnya, “Ada apa? Kau hendak membawaku kemana? ”
Ling Zhen tersenyum, “Ikuti saja aku. Aku ingin kau menyiapkan mentalmu. ”
Zhang Xue bertanya-tanya mengenai tindakan Ling Zhen. Dia mengikuti pemuda itu dan berdiri didepan pintu ruangan nomor lima.
“Hahaha, istrimu itu sangat enak, Tuan Zhang. Kau tenang saja, kau akan kami bebaskan jika kau membiarkan Tuan Gong menikmati tubuh istrimu. ” Suara Guang Liang terdengar.
“Aku baru saja bermain dengannya, setelah ini kau bisa menggunakannya Tuan Gong. ” Kembali Guang Liang berkata.
“Lakukan sesuka kalian. Aku tertarik padanya karena tubuhnya. Kekasihnya mati karena saat itu aku menyewa beberapa penjahat untuk menjadi perampok. Aku tidak menyangka ini akan berhasil. Kau bisa menikmati wanita itu, Tuan Gong. Dan aku akan menikmati bagaimana rasanya Permaisuri Jia Lun. ” Tubuh Zhang Xue mendadak lemas saat mengetahui pemilik suara ini tidak lain adalah suaminya sendiri.
“Nyonya, wajahmu pucat. Sebaiknya kita pergi sebelum mereka menyadarinya. Kau bisa meminta tolong padaku, karena pada akhirnya aku akan membunuh mereka semua. ” Ucap Ling Zhen sambil menarik tangan Zhang Xue menuju ruangan nomor dua.
Zhang Xue masih tidak terima dengan kenyataan yang baru saja dia dengar. Wanita itu memeluk tubuh Ling Zhen dan menangis.
Ling Zhen mengelus kepala Zhang Xue dan berkata, “Semua akan baik-baik saja. Mereka akan mendapatkan balasannya. ”
__ADS_1
____
Akhirnya acara pelelangan digelar. Disana hanya ada para pria hidung belang dan dua wanita. Ling Zhen melihat Rumah Golok Perawan ada Jia Bao, Gong Wang, Guang Liang, suami Zhang Xue dan beberapa petinggi Aliansi Bulan Darah serta orang-orang kaya yang ingin membeli wanita di rumah pelelangan ini.
Zhang Xue dan Jia Lun adalah dua wanita yang hadir di pelelangan karena keduanya akan dinikmati oleh Aliansi Bulan Darah tepat setelah acara ini selesai.
“Sepertinya aku bisa membunuh mereka semua disini... “ Ling Zhen bergumam pelan.
“Jangan bertindak gegabah, bocah nakal. Kau harus memenuhi permintaanku karena berkatku, aku bisa membawamu masuk kedalam pelelangan. Aku ingin kau membunuh Guang Liang dan suami bodohku itu. ” Zhang Xue sudah membulatkan tekadnya.
“Jika kau membunuh mereka berdua, aku akan menungumu diranjang. Jadi bersiaplah. ” Zhang Xue berkata dengan bisikan menggoda karena dia mengetahui Ling Zhen sudah meminum minuman hangat yang dia campur dengan cairan perangsang.
Ling Zhen tersenyum, “Nyonya, sudah aku katakan padamu aku melakukan itu hanya dengan wanita yang kusukai dan membuatku tertarik. Katakan padaku, apa kau memiliki perasaan padaku? ”
Zhang Xue tersenyum manis, “Siapa yang tidak tertarik dengan pemuda tampan dan perkasa sepertimu. Aku menyukaimu, bocah nakal. Katakan padaku, apa aku masih terlihat cantik?”
“Kau pandai merayu, Nyonya. Dimataku kau masih cantik. “ Jawaban Ling Zhen membuat jantung Zhang Xue berdetak kencang.
“Tetapi aku telah ternoda. Aku tidak pantas untukmu. ” Zhang Xue terlihat salah tingkah.
Ling Zhen tersenyum, “Kau cukup bersedia dan aku akan bertanggung jawab. Nyonya, sepertinya kau telah membuatku tertarik padamu. ”
Zhang Xue tersipu malu sebelum akhirnya sebuah tirai dipanggung terbuka memperlihatkan puluhan wanita dengan pakaian terbuka. Puluhan wanita itu dimasukkan kedalam sebuah penjara kayu.
‘Hmmm... ’ Ling Zhen melihat banyak wanita cantik disana dan dia akan memenangkan semua pelelangan ini bagaimanapun caranya.
‘Aku tidak akan berakhir seperti mereka. ’ Zhang Xue sendiri merasa ketakutan saat mengetahui nasib para wanita dipenjara kayu tersebut.
Saat Ling Zhen menatap puluhan wanita dipanggung, dia sempat melihat Jia Bao dan para petinggi Aliansi Bulan Darah meninggalkan ruangan dan keluar dari Rumah Golok Perawan.
__ADS_1
“Gong Wang, aku harap kau dapat membeli mereka semua. Guang Liang, kau memang pandai menculik perempuan bertubuh indah. ” Jia Bao tertawa keras meninggalkan Jia Lun yang duduk sendirian di ruangan nomor satu.