Immortal Warrior

Immortal Warrior
IW 34 - Dua Penyerangan


__ADS_3

Bibi Qian menceritakan tentang kejadian di Kekaisaran Qing setelah pembantaian keluarga Ling. Banyak kejadian yang tidak pernah Ling Zhen duga, salah satunya kudeta yang terjadi di keluarga Ji, sehingga menyisakan satu orang yang mewarisi darah keluarga Ji, Ling Zhen tidak menyangka keluarga Ji akan mengalami hal yang sama dengan keluarga Ling.


“Kakak Ji, aku tidak percaya dia akan mengalami semua ini...” Ling Zhen memegang dagunya dan menatap meja didepannya, “Bibi Qian, bukankah terjadi kudeta, lalu siapa orang di keluarga Ji yang membunuh orang tua Kakak Ji?”


Bibi Qian tersenyum kecut, sebenarnya dia tidak ingin menceritakan hal ini pada Ling Zhen, tetapi yang melakukan kudeta dan membunuh saudaranya sendiri adalah adik kandung kepala keluarga Ji.


“Era telah berubah, kekacauan terjadi dimana-mana. Bahkan sesama saudara saling membunuh...” Setelah berkata demikian, Yue Rou meminum teh hangat dan anggun.


“Benar sekali, Nona Yue. Manusia selalu dibutakan akan sesuatu.” Bibi Qian tersenyum melihat Yue Rou.


Ling Zhen masih tidak percaya jika keluarga Hei dan keluarga Wang bekerjasama untuk menghancurkan keluarga Ling dan keluarga Ji. Tetapi setelah mendengar langsung dari Kakek Kong dan Bibi Qian, maka satu-satunya cara dia harus membuktikannya sendiri.


“Bibi Qian, aku akan melakukan penyerangan pada keluarga Wang yang ada di kota ini, sekaligus aku ingin memastikannya dari mulut Wang Huang...” Ling Zhen berdiri dan hendak berpamitan namun Bibi Qian mencegatnya.


Menurut Bibi Qian, melakukan penyerangan pada keluarga Wang hanya akan membuat Ling Zhen berurusan dengan kelompok yang mendukung keluarga Wang dari belakang.


“Kelompok aliran hitam ini telah menguasai beberapa sekte aliran hitam dan netral. Kekuatan besar yang membuat dunia persilatan Kekaisaran Qing kacau adalah Sekte Pemuja Iblis.” Bibi Qian menambahkan jika sekarang sekte aliran putih dan netral yang berhasil selamat dari pembantaian membentuk sebuah sekte yang bernama Lembah Hujan.

__ADS_1


Sementara dua kelompok sekte aliran hitam yang namanya menggema dan ditakuti di Kekaisaran Qing adalah Benteng Serakah dan Lentera Kerakusan.


“Bibi Qian jangan khawatir, setelah ini aku akan menemui Kakak Ji dan bertanya langsung padanya...” Ling Zhen justru tidak mempedulikan peringatan Bibi Qian dan kembali melangkahkan kakinya keluar gedung.


“Aku akan menunggumu disini, Zhenzhen.” Yue Rou melambaikan tangannya dan memilih mengobrol dengan Bibi Qian.


“Lakukan sesukamu.” Ling Zhen tanpa menoleh kebelakang segera terbang dengan kecepatan tinggi setelah keluar dari gedung Paviliun Bulan Biru.


___


Pendekar yang kurang lebih sekarang berjumlah lima puluhan orang itu merupakan anggota dari Benteng Serakah.


Saat semua orang yang hadir dihalaman depan kediaman sedang berpesta dengan meminum arak, tak lama muncul aura pembunuh diiringi suara tepuk tangan dari pemuda yang baru saja diangkat menjadi Walikota yang baru.


“Hormat pada Senior Wang Di dan tuan muda Wang Huang!” Serentak pasukan militer keluarga Wang membungkuk, begitu juga dengan pendekar dari Benteng Serakah.


Sebelum Wang Huang berbicara, Wang Di yang merupakan petinggi Benteng Serakah memperingatkan pada semua orang yang hadir jika cepat atau lambat mereka akan memulai rencana untuk mengambil sumber daya dari Paviliun Bulan Biru dan menjatuhkan keluarga Ji.

__ADS_1


“Beruntung garis keturunan terakhir kepala keluarga Ji adalah perempuan, dan dia akan menikah dengan kakak tuan muda Wang Huang. Kalian paham bukan betapa cantiknya perempuan itu? Kita akan menguasai seluruh Kekaisaran Qing dengan cara apapun!” Saat Wang Di mengangkat tangannya, seluruh pendekar anggota Benteng Serakah dan pasukan militer keluarga Wang berteriak.


Wang Huang maju dan tersenyum lebar, “Untuk itu, maka kita akan memulainya dari Paviliun Bulan Biru yang ada di Kota Wuzhen!”


Ketika Wang Huang tertawa lantang, sebuah ledakan api menggema dikerumunan pasukan militer keluarga Wang.


“Siapa itu?!” Salah satu prajurit militer keluarga Wang menunjuk seseorang yang terbang diatas langit dan menyemburkan api dari mulutnya ke arah mereka.


Wang Huang menunjuk pemuda itu, “Dia adalah orang yang telah mengambil tubuh Walikota tidak berguna itu!”


Wang Huang menatap pemuda itu dengan seksama sebelum tersenyum menyeringai, “Pendekar Bumi Tahap Puncak? Di Kekaisaran Qing banyak pendekar aliram hitam yang mencapai tahap itu termasuk diriku. Berkat kekuatan ini, kami berhasil meratakan sekte aliran putih ataupun netral. Sepertinya aku harus memberi bocah itu pelajaran!”


Wang Huang melompat ke atas dan terbang menuju pemuda yang menyerang kediaman Walikota.


Saat jaraknya semakin mendekat, sebuah sayap api muncul dibelakang pemuda itu.


“Phoenix?” Mata Wang Huang melebar dan belum sempat bereaksi dirinya sudah terkena ledakan yang mengenai tubuhnya langsung.

__ADS_1


__ADS_2