Itu Kamu

Itu Kamu
AWAL


__ADS_3


Dinginnya malam, alunan musik dan aroma kopi hitam menemaniku kala ini.


Kusandarkan punggungku pada kursi kayu di sudut kamar, sembari menghisap rokok yang sedari tadi bertengger di jariku.


Memori dan memori semakin menbajiri otakku.


"Udah 10tahun berlalu ya Ria.. "


gumamku..


 



 


"Vi hari ini mau jengjeng di smk cewe sebelah ngga? cuci mata lagi kita. " ajak Dito. Teman sepermainanku di SMA.


Dengan malas aku membonceng motor butut nya,


Saat kami sampai, tepat sekali dengan jam pulang sekolah Smk Putri, aku sebenernya tak berminat sama sekali. Ya aku terlalu malas untuk menjalin percintaan. Orang bilang wajahku tampan dengan tinggi 182cm dan kulit coklat bersih, tulang rahang yang kuat dan tatapan mata tajam. Tapi menurutku cewek itu merepotkan dan membayangkan saja sudah membuatku mual dan malas dekat dengan makluk Tuhan paling sexy itu.


"Pak ciloknya 5rb" .


Seperti dugaan kalian tujuanku mau ikut Dito kesini ya karna cilok di depan Smk Putri terfavorit.


"Vi aku juga dong dibelikan, aku ngga ada uang udah buat beli bensin Hehe" .


"**** dasar, tinggal pesen sono".

__ADS_1


Aku berjongkok disebelah motor Dito ,melahap cilokku, Dito mengatur rambut keritingnya dan tebar pesona ke cewek-cewek Smk Putri.


"Hari ini pun rame ya vi, setiap kesini pasti banyak anak laki sekolah lain nongkrong disini".


"Sama aja kali sama kamu, berharap ada yang kecantol haha. Eh Bram sama Satya mana to? "


"Aah sialan, boleh lah coba coba. Katanya bakal nyusul. Coba di tilpun."


Saat ku keluarkan ponselku tiba-tiba aku di kagetkan dengan tepukan pelan di punggungku


"Prasraya virendra?" sapanya.


 


\*


 


"..."


Sialan kenapa nih cewek malah nyapa.


"kamu lupa apa pura pura lupa hayo? "


katanya lagi.


"Dia pura pura cuek mbak bukan lupa, hehe kenalin aku Dito. temenya Viren"


kutengok Dito yang lagi nyodorin tangannya ke tuh cewe,


"..."

__ADS_1


hening sesaat, tak lama dibalasnya jabatan tangan Dito dan cewek itupun berlalu pergi.


Belum jauh dia berjalan dia berbalik dan berteriak.


"Vi aku Aria Eveylin temen satu smp kamu, yang dulu kamu bilang culun. Besok kesini lagi ya Vi! Dadah!"


* * * * * * * * * * * * *


"aaah kamu ad kenalan ngga bilang mana cantik sekali, " protes Dito ,seketika membuat Bram dan Satya penasaran.


Cuek dan hanya ku lantunkan lagu seraya memainkan gitarku.


"Siapa emang sih Vi cewek yang diceritain nih kutu? " tanya Bram.


"kamu kenal dia kok", sautku sekenanya


"kenalan kita di situ ya cuma... Jangan bilang tebakan aku bener!!! aaaargh sialan.... "


ocehan Bram semakin membuat yang lain penasaran dan bingung.


"Dia anak osis di smp yang sering dijahilin sama si Bram, Cinta pertama gitulah haha, kampungan deketin cewe pake cara lama. Dirayu dong"


muka Bram memerah , dilemparnya bantal ke arahku.


"Jadi si Bram selama ini ke Smk Putri ngarep ketemu tuh cewe? tapi ketemunya sama kamu vi? haha apes bener Bram? " goda Satya


"tapi serius cantik nya, senyumnya wanginya aduh pengen disayang sayang pokoknya, siapa namanya tadi" oceh Dito


"Aria evelyn"


jawab aku dan Bram bersamaan.

__ADS_1


**bersambung**


__ADS_2