Itu Kamu

Itu Kamu
Eps 12...


__ADS_3

Pagi itu di apartemen Ranty dan pak Purnama sedang menikmati segelas susu sambil melihat acara TV. Sedangkan ibu Dewi memasak sarapan untuk mereka semua.


"Ibu sama ayah kapan balik ke Semarang?." Tanya Ranty.


"Memang ibu sama ayah gak boleh lama di sini?." Tanya balik ibu Dewi.


"Boleh lah, Ranty malah senang kalau ibu, ayah dan Edi di sini." Jawab Ranty dengan santai.


"Ndok kapan to kamu mau nikah ibu sama ayah pengen gendong cucu, kejadian kamu sama Rasid kan sudah lama memang kamu belum bisa melupakan kejadian itu?." Tanya Ibu Dewi.


"Ya ini yang Ranty bikin malas mesti bahasanya nikah melulu, Edi sana bu yang suruh nikah dia kan sudah ada calon."Ucap Ranty.


"Ngawur mbak iki, daftar kuliah saja baru, kasih makan apa tar istri ku nanti? Kenapa mbak menerima lamarannya mas Tedi saja." Ucap Edi yang baru keluar kamar mandi.


"Ya kenapa kamu gak mau terima nak Tedi saja, dia juga dokter." Tanya ibu Dewi.


"Memang ayah setuju kalau aku sama mas Tedi, seenggaknya Ayah tahu mas Tedi orang nya seperti apa?." Tanya Ranty kepada pak Purnama.


"Ayah gak mau komentar, sekarang kamu wes gedhe iso mikir dewe. Ayah cuma mau yang terbaik buat kamu aja." Jawab Pak Purnama santai sambil menghabiskan susu hangatnya.


"Ya apa to ayah iki, Ibu lo pingin cucu." Ucap Ibu Dewi sambil cemberut.


"Sudah gak usah bahas masalah cucu lagi, kalau ada waktu Ranty cariin cucu buat ibu, hari ini Ranty libur mau jalan - jalan atau kulineran gak mumpung di Surabaya, ayah, ibu sama kamu Edi mau apa hari ini." Tanya Ranty mengalihkan pembicaraan.

__ADS_1


"Hari ini ibu mau jalan - jalan sama makan - makan enak." Jawab ibu Dewi.


"Sama mbak." Ucap Edi.


"Kalau ayah?." Tanya Ranty.


"Ayah antar kerumah dokter Wawan saja, nanti kalau sudah selesai dengan acara jalan - jalan kalian baru jemput ayah." Ucap Pak Purnama.


"OK, yuk buruan siap - siap." Ucap Ranty.


Mereka semua pun langsung bersiap - siap untuk kegiatan dan rencana hari itu.


**********


"Assalamualaikum." Ucap salam Billy dan Ayana.


"Waalaikumsalam." Ucap balas salam Farel dan Rafi.


"Pakdhe, budhe, YOGA." Ucap Rafi senang.


"Hey ponakan pakdhe sudah sehat belum?." Tanya Billy kepada Rafi.


"Sudah dong, kata papa hari ini aku sudah boleh pulang pakdhe." Jawab Rafi.

__ADS_1


"Oh, jadi sudah boleh pulang." Ucap Billy.


"Iya mas hari ini Rafi sudah boleh pulang, ini aku mau ke bagian administrasi untuk mengurus kepulangan Rafi." Ucap Farel sambil berkemas.


"Sini aku bantu berkemas, kamu bisa ke ruang administrasi untuk mengurus kepulangan Rafi, oh iya untuk sementara kamu dan Rafi tinggal di rumah saja, jadi ada yang jaga Rafi." Ucap Ayana.


"Iya Aya, makasih banyak, jagain Rafi dulu ya aku mau keluar mengurus ini." Ucap Farel dan langsung keluar kamar untuk mengurus kepulangan Rafi.


"Oh iya mana dokter cantik yang cantiknya mengalahkan bunda ku?." Tanya YOga dengan polosnya.


"Dokter Ranty beberapa hari ini gak memeriksa aku, di gantiin sama dokter lain. Kemana ya budhe dokter Ranty?." Jawab dan tanya Rafi.


"Yang jelas dokter Ranty hari ini libur karena hari minggu." Jawab Ayana.


"Memang benar ya bunda kalau dokter Ranty lebih cantik dari bunda." Tanya Yoga.


"Yang semua wanita itu cantik semua gak ada yang jelek." Jawab Ayana santai.


**Maaf karena terlalu lama untuk kelanjutannya dan terlalu sedikit ceritanya. Ini saya masih belum Vit dan masih butuh istirahat. Mohon maaf untuk para pembaca yang menunggu kelanjutan ceritanya.


TERIMA KASIH


TUNGGU KELANJUTANNYA**

__ADS_1


__ADS_2