Itu Kamu

Itu Kamu
Eps 37...


__ADS_3

Ranty dan Lesti sudah sampai di warung mapan. Mereka memilih tempat duduk paling pojok agar lebih santai. Tak lama salah satu pelayanan dari warung mapan tersebut datang menawarkan menu makanan. Ranty dan Lesti hanya memilih menu menu minuman dan camikan saja sambil menunggu Farel dan Rico datang mereka baru mereka memilih menu makanan.


"Ranty." Panggil Lesti.


"Ya ada apa." Jawab Ranty.


"Emm....." Lesti hanya berdehem.


"Kamu mau tanya apa? Apa masih mau membahas masalah kapan aku nikah atau membahas masalah perasaan ku kepada pak Farel." Ucap Ranty.


Lesti yang ketahuan dengan maksud nya hanya tersenyum lebar. "Ya ketahuan dong."


"Habis sudah bisa di tebak." Ucap Ranty sambil menghembuskan nafasnya.


"Les..., jodoh, rezeki, hidup, mati itu semua ketentuan Alloh. Jika Jodohku sudah ada pasti aku terima dengan ikhlas jadi aku jalanin saja sebagai mana mestinya." Ucap Ranty.


"Iya aku tahu." Ucap Lesti.


Saat mereka asik mengobrol tiba-tiba dua orang lelaki menggunakan setelan jas yang menarik perhatian para wanita berjalan menghampiri Ranty dan Lesti. Mereka adalah Farel dan Rico yang membuat heboh para pengunjung dan pelayan warung mapan.


"Coba lihat Ran." Ucap Lesti sambil menunjuk kearah Farel dan Rico.


Ranty yang membelakangi mereka langsung menoleh kearah yang di tunjuk Lesti, Ranty yang melihat hanya tersenyum manis kearah Farel.


"Assalamualaikum." Ucap Farel dan Rico.


"Waalaikumsalam." Jawab salam Ranty dan Lesti.


"Oh iya Ran, gimana menurut mu apa masih keren bapak - bapak ini?." Tanya Lesti.

__ADS_1


"Ya kalau di lihat sih masih lumayan lah." Ucap Ranty sambil tertawa.


"Kamu ini, masa' ganteng kayak gini di bilang lumayan." Ucap Farel.


"Terus maunya di bilang apa?." Tanya Lesti.


"Ya keren, ganteng, tampan, cakep, imut atau apalah." Ucap Rico.


"Dilihat dari mana nya pak Rico." Ucap Ranty.


"Dari sedotan Ran." Ucap Lesti sambil memperagakan sedotan sebagai teropong.


Mendengar ucapan Lesti mereka pun tertawa bersama.


"Sudah pesan belum sayang?." Tanya Rico.


"Ya sudah kalau gitu kita pesan makanan dulu." Ucap Farel dan langsung memanggil salah satu pelayanan yang ada di situ.


Setelah mereka pesan makanan, tak lama kemudian pesanan mereka pun datang. Karena lapar mereka langsung memakannya dengan lahap.


"Kamu doyan atau lapar Les? Setahu ku dulu kamu gak begitu suka mie." Tanya Farel.


"Lapar plus doyan mas. Gak tahu semenjak hamil nafsu makan ku lebih banyak dari pada sebelumnya." Jawab Lesti.


"Gak masalah yang penting harus di kontrol biar asupan makan yang di makan sama Lesti di serap oleh anak juga." Ucap Ranty.


"Siap bu dokter." Ucap Lesti sambil memberi hormat.


"Oh iya pak Farel, saya lama gak melihat Rafi di apartemen, apa dia menginap di rumah bu Ayana?." Tanya Ranty.

__ADS_1


"Dua hari ini Rafi menginap di rumah orang tua Nata. Karena mereka kangen dengan cucu satu - satunya." Jawab Farel.


"Oh.... Makanya biasanya kalau libur Rafi pasti main sama Edi di apartemen ku, ternyata dia lagi pergi ke rumah kakek nenek nya." Ucap Ranty.


"Iya kemarin di jemput sama kakek nya dan hari ini dia pulang mungkin sekarang sudah di apartemen." Ucap Farel.


"Oh....!"


"Oh ya Ran nanti sehabis dari sini kamu ada acara gak?." Tanya Rico.


"Gak ada mas aku langsung pulang." Jawab Ranty.


"Kalau gitu nanti waktu pulang aku mau nitip antarkan itu orang sekalian ya." Ucap Rico sambil menunjuk ke arah Farel.


"Jaga ucapan mu ya pak Rico, apa anda mau saya potong gaji. Masa' bos seganteng dan sekeren ini di samakan dengan barang pakek dititipin segala, aku bisa pulang sendiri ke apartemen kok." Ucap Farel kesal.


"Maaf - maaf pak bos bercanda saja, kan kalian tinggal di apartemen yang sama kenapa gak sekalian bareng saja pulangnya sekalian irit di ongkos. Boleh kan Ran?." Ucap Rico.


"Kalau aku sih boleh - boleh saja, tapi gak tahu pak Farel mau atau gak?." Tanya Ranty.


"Memang boleh kalau aku bareng?."


"Ya boleh lah pak, kalau gak boleh dulu waktu di bandara bapak sudah saya tinggal saja." Ucap Ranty sambil tertawa pelan.


Setelah pembicaraan itu dan makan mereka selesai akhirnya mereka pun pulang. Rico dan Lesti berpamitan kepada Farel dan Ranty, mereka berjalan ke arah parkiran mobil. Farel menawarkan dirinya untuk membawa dan menyetir mobil milik Ranty, Ranty pun setuju dan langsung memberikan kunci mobilnya kepada Farel.


TERIMA KASIH


TUNGGU KELANJUTANNYA

__ADS_1


__ADS_2