Itu Kamu

Itu Kamu
Eps 49...


__ADS_3

Setelah sampai di kota, Farel langsung memarkirkan mobilnya di tempat parkir salah satu pusat perbelanjaan di Kota Malang. Setelah mobil terparkir Ranty langsung membangunkan Rafi yang sedang tidur nyenyak di dalam mobil. Rafi pun bangun dengan perlahan setelah Ranty membangunkan nya.


Mereka bertiga berjalan masuk kedalam pusat perbelanjaan. Ranty berjalan menuju tempat informasi dan menanyakan salah satu toko baju langganan nya yang di pusat perbelanjaan itu. Setelah bertanya Ranty langsung menghampiri Farel dan Rafi yang sedang menunggu nya.


"Kamu tanya apa Ran?." Tanya Farel.


"Tadi sebelum sampai di sini aku sempat lihat di internet apa ada toko baju yang biasa aku beli ada di pusat perbelanjaan ini, ternyata ada terus aku ke informasi cuma mau memastikan ada atau gak mas. Yuk kita jalan ke lantai tiga tempatnya ada di sana." Ucap Ranty mengajak Farel dan Rafi.


"Bun aku haus." Ucap Rafi.


"OK anak bunda mau minum apa biar bunda belikan." Ucap Ranty


Farel yang mendengar ucapan Ranty sangat senang. Farel langsung memegang tangan Ranty lalu ditariknya tangannya agar Ranty mendekat dengan Farel dengan pelan Farel pun langsung membisikkan sesuatu kepada Ranty.


"Terima kasih kamu sudah bisa menerima Rafi." Bisik Farel.


Ranty yang menerima perlakuan seperti itu hanya menunduk malu.


"Iya mas." Ucap Ranty langsung melepaskan genggam tangan Farel dari tangannya.


Ranty langsung mengalihkan perhatiannya dengan mengajak Rafi mencari minuman setelah itu mereka menuju toko baju pilihan Ranty.


Farel dan Rafi duduk di kursi tunggu. Mereka menunggu Ranty yang sedang memilih beberapa baju untuk dia pakai untuk acara ulang tahun di rumah orang tua Farel.


"Apa masih lama Ran?." Tanya Farel.


"Iya sebentar mas. Aku bingung mau pakai yang mana, memang nanti saat acara ulang tahun Rafi di sana acaranya formal atau nyantai." Tanya Ranty bingung.


"Acaranya santai, kamu pakai apa saja tetap cantik kok benar gak Raf." Ucap Farel.


Rafi yang mendengarkan hanya menganggukkan kepalanya sambil meminum minumannya.


"Serius dong mas, seenggaknya aku harus kelihatan sopan. Memang nanti saat acara mas dan Rafi pakai baju apa?." Tanya Ranty yang masih sibuk memilih pakaian.


"Kamu mau pakai apa Raf untuk ulang tahun mu?." Tanya Farel kepada Rafi.

__ADS_1


"Terserah papa saja." Jawab Rafi.


"Kalau gitu gimana kalau kita beli saja sekalian yang sama warnanya, biar gak kelamaan." Ucap Farel.


Ranty yang mendengarkan ucapan Farel merasa bersalah karena setiap kali dia berbelanja pakaian selalu lama memilih nya. Maka dari itu dia lebih suka berbelanja sendiri dari pada di temani orang.


"Maaf ya mas, ini sudah kebiasaan ku kalau belanja pakaian selalu lama." Ucap Ranty.


"Iya gak masalah kok, maaf gak usah di ambil hati ucapan ku, kamu belanja saja kami tunggu, ini aku sekalian mau memilih baju buat nanti juga." Ucap Farel yang langsung berdiri di sebelah Ranty dan memilih beberapa kaos.


Setelah memilih - milih akhirnya Farel memutuskan memilih kaos polos dengan warna yang sama dengan milik Rafi. Ranty pun ikut memilih beberapa pakaian yang warnanya hampir sama dengan milik Farel dan Rafi.


"Kalau ini gimana mas bagus kan?." Tanya Ranty sambil menunjukkan pakaian yang baru saja dia pilih setelah Farel memilih kaos untuk dirinya dan Rafi.


"Sip bagus itu." Ucap Farel sambil mengacungkan ibu jari nya.


"Gimana menurut mu Raf?." Tanya Farel.


"Bagus bunda pasti bunda cantik kalau pakai baju itu." Ucap Rafi.


"Ya sudah aku pilih ini saja untuk nanti malam." Ucap Ranty.


Farel yang berada di sebelah Ranty untuk membayar melihat sebuah pakaian yang membuat tertawa sendiri, Ranty yang melihat Farel yang tertawa langsung bertanya karena penasaran.


"Kenapa mas ada yang salah?." Tanya Ranty penasaran.


"Gak cuma ngebayangin kamu pakek itu gimana." Ucap Farel sambil menunjuk sebuah lingering yang di pajang di dekat meja kasir.


"Dasar genit." Ucap Ranty marah.


"Maaf Ran, jangan marah ya cuma bercanda." Ucap Farel.


Ranty hanya diam karena kesal dengan candaan Farel.


"Maaf bu ini belanjaannya di jadikan satu atau sendiri - sendiri bayarnya?." Tanya kasir.

__ADS_1


"Sendiri - sendiri mbak."


"Jadi satu mbak."


Jawab Farel dan Ranty bersama.


"Sendiri - sendiri saja mbak." Jawab Ranty lagi.


"Kamu marah karena aku bercanda tadi, maaf Ran gak aku ulangi lagi, jadi kamu jangan marah ya." Ucap Farel memohon.


"Aku gak marah kok mas, tapi untuk belanja ini biar aku yang bayar, aku gak mau di bilang cewek matre." Ucap Ranty.


"Tapi aku gak pernah menganggap mu seperti itu." Ucap Farel.


"Iya aku tahu, cuma aku masih bisa membayar kenapa gak aku bayar sendiri." Ucap Ranty yang menyerahkan kartu kredit nya kepada kasir.


"Untuk yang ini saya yang bayar dan untuk satu kaos ini biar bapak ini bayar sendiri." Ucap Ranty kepada kasir toko.


"Baik bu saya hitung dulu semua ya." Ucap kasir.


"Iya." Jawab Ranty.


"Lho kenapa baju Rafi juga kamu yang bayar." Ucap Farel.


"Khusus buat Rafi karena hari ini adalah hari spesial untuk nya." Jawab Ranty.


"Pilih kasih, dasar jahat, gak sayang aku." Ucap Farel menirukan gaya anak yang sedang ngambek.


"Idih papa kayak anak - anak gak malu, bunda kan beliin aku baju kenapa papa marah, bukannya papa uangnya banyak kok pakek ngambek segala." Ucap Rafi.


"Rafi aja tahu." Ucap Ranty sambil menahan tertawa.


"Ya sudah kali ini aku kalah lain kali awas ya kalian berdua." Ucap Farel yang gak mau kalah dengan mereka.


Setelah membayar semua mereka langsung berjalan menuju toko kue untuk membeli beberapa kue untuk di bawa ke rumah pak Hermawan. Setelah selesai semua mereka menuju parkir mobil dan melanjutkan perjalanan menuju rumah pak Hermawan yang ada di kota Malang.

__ADS_1


TERIMA KASIH


TUNGGU KELANJUTANNYA.


__ADS_2